Pengikut

Senin, 24 Januari 2022

 

PEMILU TELAH DITETAPKAN



DUH ....DIA DATANG LAGI

Semalam sebelum tidur, aku tak sempat membaca isi chat dari teman-temanku, baik teman sekolah, kuliah maupun grup-grup lainnya. Badanku terlalu lelah setelah aktivitas di siang hari, belum lagi kegiatan belajar nulis yang dimulai pukul 19.00 wib hingga 22.00 wib dan dilanjutkan dengan membuat resume F1 yang kejar-kejaran. Luar biasa. semua ini perjuangan untuk hidup baik dalam artian nyata maupun dalam arti yang lainnya.

Pagi hari saat bangun tidur, kubuka HP dan kubaca satu demi satu. Kemudian Kuberhenti sejenak diberita yang membahas pemilu. Duuuuh,....dia datang lagi...

Pemilu bagiku adalah sandiwara yang penuh dengan kemunafikan karena banyak janji-janji pejabat disampaikan, akan tetapi saat waktunya tiba semua itu diabaikan.

Pemilu hanyalah ajang penghamburan dana yang luar biasa. Mungkin jika dipakai untuk membayar utang-utang bangsa ini bisa terlunasi. Aku hanya warga biasa yang jika saatnya tiba, selalu seperti makan buah simalakama, dipilih kadang suka ingkar janji, tak memilih kursi kita di duduki orang dan itu juga merugikan.

Jadi apa yang bisa aku dapat? saat aku memilih, jika yang dipilih olehku tidak melaksanakan amanat aku ikut berdosa, dan jika kita tidak memilih, kitapun sebagai warga ikut berdosa karena telah melalaikan hak suara yang mungkin bisa diduduki oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Terus bagaimana langkah terbaik kita saat ini? kita tak dapat membedakan kebaikan orang hanya melihat peci yang dikenakan atau sedekah yang diberikan atau perangai yang menjanjikan saja. Karena hati manusia itu tak dapat diselami seperti halnya lautan, walaupun dalam, masih bisa diselami, walaupun luas masih bisa kita arungi. Tapi hati manusia, walaupun kecil, tapi isinya sangat tersembunyi. Karena lazimnya manusia yang memiliki sisi buruk dan baik, saat iman kita dipuncak, kita akan tahu dan mengerti mana kebaikan dan mana keburukan, akan tetapi saat iman kita di bawah, kebaikan itu tertutup oleh kabut kelam keburukan dengan alasan "sedikitsih gakpapa kali"



Namun aku sebagai warga yang baik, selalu berdoa semoga di masa yang akan datang, pemilu bisa memunculkan sosok-sosok pahlawan yang akan mensejahterakan rakyat sehingga Indonesia menjadi sejahtera gemah ripah loh jinawi dan rakyat merdeka di tanah kelahirannya sendiri. Tumpas para pengkhianat rakyat yang hanya bekerja demi kenikmatan hidupnya saja dan hancurkan semua kedzoliman yang dapat menghancurkan negeri kita tercinta ini.

Selamat untuk para wakil rakyat yang telah sukses mensejahterakan hidupnya dan sebagian kecil rakyatnya. Semoga para penggantinya adalah orang-orang yang lebih kredible dan benar-benar wakil rakyat, pelayan rakyat, yang akan membahagiakan rakyat.

Aku Manusia Biasa

 

AKU MANUSIA BIASA



Hari ini selesai pekerjaan rumahku, kusiapkan amunisiku persiapan saat aku menulis. Karena selama ini aku rasakan, saat aku menulis, aku kadang enggan beranjak dari kasur tipisku yang dengan setia menopang tubuhku yang bohay dan aduhai ini. 

Aku hanyalah manusia biasa yang tidak akan luput dari rasa haus dan lapar. Sesibuk apapun aku, air putih selalu menjadi pendamping setiaku agar aku tidak dehidrasi. Akupun sangat menyayagi usus besar dan usus halusku yang harus menggiling remah-remah yang mengenyangkan agar aliran darah ditubuhku tetap terisi nutrisi yang bisa menyehatkanku dan menguatkanku.  Walau aku tahu berbagai nutrisi kumasukkan, takakan bisa menolak waktu senjaku, akan tetapi setidaknya aku masih sehat dan kuat menjadi pelayan suami dan anakku serta masih bisa membagikan ilmu yang aku miliki kepada murid-murid dan mahasiswaku tercinta.

Bagiku menulis adalah kesenangan yang tak dapat tergantikan. Karena disini dengan tanpa sengaja aku bisa berbagi ilmu dan mendapatkan ilmu dari tulisan sahabat-sahabat penaku. terimakasih semuanya yang telah mau berbagi denganku.

Namun ingat, kita manusia biasa yang harus bersyukur atas karunia yang Allah berikan dengan cara menjaganya baik jiwa kita maupun raga kita, baik makan dan minum kita maupun rohani kita dengan ibadah dan kebaikan. 

Makanya seperti inilah aku sebelum asyik dengan kegiatanku menulis, kuhidangkan apa yang aku inginkan, agar aku dapat mudah mendapatkannya dan isi kepalakupun keluar ide-idenya. Selamat pagi,...selamat berkarya .......awali semua dengan bismillah inshaallah barokah. Amin yra

4. HOW TO BE THE F1

                                                     HOW TO BE THE F1


Nama                : How To Be The F1

Pertemuan        :    4
Waktu              :  Senin, , 21 Januari  2022  
Pukul                : 19 wib s.d selesai
Moderator        : Ibu Widya  Setianingsih
Narasumber     : Ibu Maesaroh, M.Pd
Judul                : How To Be the f1



Kesan pertama melihat judulnya, hatiku sedikit risau karena aku pikir akan menggunakan bahasa Bule. Wah...harus siap-siap kamus, dengan cemilan roti gandum mentega keju, biar ngomongnya jadi agak lancar.....padahal, apa urusannya yah, makan roti sama lancar bahasa bule.

Namun saat acara dibuka oleh Ibu Widya yang cantik, eeeeeeeeh,....rupanya bahasa kita juga. syukurlah. Jadi menu roti pakai kejuku bisa diganti lagi nih sama nasi tutug oncom pakai karedok ikan asin dan tahu tempe,,,mak nyus.......

Perkenalan Ibu narasumber kita malam ini dimulai dengan karyanya yang pilu mendayu-dayu bikin ingat masa lalu...

Senja Mengukir Cinta

Oleh: Maesaroh


Deru angin dalam semilir

Mengukir ruang resah

Tentang senja paling gulita

Yang membawa rasa untuk dia.


 

Untuk rembulan dalam temaram

Ku titipkan singasana cinta

Berceloteh tentang rindu

Yang bersembunyi dalam diam.


 

Sunyi bertahta dalam gelap

Hampa riak suara, kelabu

Hanya menandu rindu

Dari cinta yang berselimut dingin.



Rasa cinta yang tetap terjaga

Bak bersanding dengan alam

Menjadi singgasana keabadian

Membumi dengan lubuk paling dalam.


 

Untuk dia, ku jaga rasa

Memeluk rindu seabad

Ku sampaikan dalam maya

Agar terukir cerita paling menawan.


 

Lebak, 20 Juni 2021


Narasumber kita malam ini adalah  Seorang bloger, motivator dan novelis. Seorang guru muda yang multitalenta. The Queen of Diction. Ratu Diksi, Ibu Widya menyebutnya demikian karena kepiawaian Beliau merangkai kata-kata indah sarat makna. Siapa dia??????jeng....jeng......inilah dia...Ibu Maesaroh....Beliau bilang jika Maesaroh, nama Panggungnya Blogger Millenial dan nama penanya Maydearly. Keren. 

Namun sayang, beliau tidak mau memberitahukan biografinya, katanya "The secret" . Ibu Maesaroh  berasal dari Provinsi Banten, tepatnya dari Kota Lebak. Salah satu kota yang kaya akan budaya. Di kenal dengan motto Lebak Unique karena miliki Tanah Baduy.

Menurut beliau bahwa membuat resume jika ingin cepat yaitu dengan menggunakan dua perangkat yaitu gawai sebagai alat menyimak dan laptop sebagai alat menulisnya.

Kemudian cara menulis resume dengan benar  menurut Ibu Maesaroh yaitu :

1. Amati materi dari Narasumber dengan baik, Tiru bahasa Narsum dengan tehnik parafrase, dan modifikasi menjadi bahasa sendiri (ATM) Amati, Tiru, Modifikasi. Ingat, bahasa yang kita tulis adalah bahasa gubahan dari Narasumber. So, we must think hard!

2. Memodifikasi Bahasa Narsum dengan gaya bahasa sendiri. Jelas ya, Jangan Copy Paste Bahasa Narasumber secara menyeluruh. Jika kita akan meniru bahasa Narsum, maka sisipkan 

Menurut Pak.....

Atau dengan memberi tanda  (") dengan tulisan cetak miring.

3. Hindari Copy Paste seluruh materi Narsum. Artinya, perlu keterampilan dalam mengolah bahasa menjadi bahasa sendiri yang memiliki poin sama dengan yang disampaikan oleh Narasumber.

4. Kembangkan materi dengan relevansi sumber lain yang berhubungan dengan materi tersebut. So, perlu kesiapan untuk menulis resume.

5.   Berikan kesimpulan di akhir penjabaran resume atau tepatnya sebelum kalimat penutup

6. Yang terpenting dari menulis resume adalah membuatnya dengan gaya bahasa sendiri. Kenapa ini menjadi keharusan? Sejatinya seorang penulis yang baik, adalah penulis yang memiliki karakter dalam tulisannya. Sebagaimana Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman bahasa, maka bahasa yang baik, adalah bahasa yang mempertahankan keindahan bahasanya sendiri.

Menurut beliau intinya yah be your self tulislah sesuai yang kita suka

Makanya saya  menulis sesuai dengan apa yang sedang saya rasakan, saya lihat, dan saya pegang. Pokoknya yang dekat dengan kita dan kita temui sehari-hari.

SET OUR MIND

1. Posisikan resume anda di urutan pertama karena dengan memposisikan diurutan pertama akan banyak peminat yang berkunjung

2. berikan karakter pada resume anda, jika resume kita dibuat dengan bahasa yang menarik akan membuat  tulisan kita lebih berkarakter

3. tambahkan referensi lain yang berkaitan dengan materi. Hal ini dilakukan agar tulisan kita lebih kredibel

4. meramu tulisan dengan bahasa yang khas agar pembaca merasa tidak bosan dan menunggu tulisan kita selanjutnya

Untuk menjadi penulis yang handal, kita harus mengatur pola pikir kita. Untuk menjadi penulis, tentunya tujuan utama kita adalah agar tulisan kita ada yang baca.Tidak mudah membuat banyak orang tertarik dengan dunia literasi, terkadang banyak tulisan yang berserak di WAG. Namun ada yang membaca dan banyak pula yang mengabaikan. Benar banget. Bahkan kadang orang-orang yang kita harapkan memperhatikan kitapun  tak peduli dengan link yang kita bagikan, mereka sekedar melihat linknya saja tanpa membukanya. Apalagi di zaman sekarang ini tingkat keinginan membaca masyarakat kita bisa tergolong rendah.

Untuk itu, seorang penulis harus memiliki karakter, karena terkadang ada saja yang mau membaca tulisan bergantung pada siapa penulisnya. Karena kesan pertama mereka saat pertama  membaca naskah kita akan membuat mereka penasaran dengan tulisan kita selanjutnya.

Disini kita semua adalah penulis, akan tetapi tak jarang jika semua dari kita saling membaca tulisan satu sama lain. Berbeda ketika ada seorang penulis yang sudah terkenal seperti Tere Liye misalnya, tanpa beliau suruh, kita pasti mencari Tulisannya. Itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki karakter dalam menulis. Harus memiliki kekhasan dalam bahasa tulisan. Sebagai penulis pemula, memang bukan hal yang mudah untuk menumbuhkan sikap percaya diri.

Menurut Ibu Maesaroh hindari plagiarisme karena memang diantara kita masih ada yang suka mengcopy karya orang agar mudah dan cepat tanpa berpikir panjang dan bersusah payah merangkai kata-kata. 

Semakin kita sering dalam menulis, maka semakin handal pula kita serta makin tinggi pula rasa percaya diri kita. oleh karena itu menurut ibu Maesaroh, Untuk menjadi penulis handal, kita harus memupuk mental baja dalam menulis dengan cara:

1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luarbiasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.

2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus membuat kita semakin memperbaiki tulisan. 

3. Bangunlah tulisan di berbagai Blog. Hal ini amat perlu karena terkadang orang akan bosan melihat penampilan kita yang itu itu saja. Ibarat memakai baju, tentu orang akan bosan jika baju yang kita pakai hanya warna hijau saja. Itulah sebabnya tulisan harus memiliki warna lain, salah satunya  tulisan kita pada blog lainnya. Seperti Omjay yang memiliki banyak blog dan banyak pengunjung.

4. Menulis di berbagai blog juga menanamkan mental penulis yang mudah beradaptasi dan tak segan memberi perubahan.

Menurut Ibu maesaroh , Trik Cepat Menulis Resume  adalah sebagai berikut :

1. Duduk 10 menit sebelum kuliah di mulai

2. tulis narasi pembuka yang nyambung dengan materi  dan narasi penutup sebagaisimpulan pemaparan

3. tulis resume dengan paragrap yang pendek .

4. tulis pernyataan narasumber dengan gaya bahasa paralelisme


Pesan terakhir dari Ibu Maesaroh 

"Yang terpenting dari semua poin yang saya sampaikan adalah mulailah menulis, mencoba menulis.Menulislah dengan gaya sendiri, jika terasa sulit kuncinya hanya menulis dan teruslah menulis semakin sering semakin terampil menulislah dengan kekhasan, sampai orang mencari tulisanmu. Materi ini saya tutup dengan penggalan ayat motivasi Jadilah manusia cerdas yang siap menerima perubahan"

Acara selanjutnya adalah tanya jawab

1. Dari Ibu Inge yang menanyakan cara mensiasati agar tidak terpengaruh oleh tulisan orang lain apa ? dan Ibu Mae menjawabnya agar kita berprinsip bahwa kita mampu

2. Ibu Afiatur bertanya bagaimana cara membuat tulisan kita berkarakter? menurut ibu Maesaroh, karakter kita akan terbentuk jika kita sering membaca dan menulis

3. Ibu Chaula menanyakan bagaimana agar tidak terpengaruh oleh tulisan narasumber? dan Ibu maepun menjawab bahwa boleh saja sama dengan narasumber hanya memberikan tanpa kutip atau konjungsi kalimat tidak langsung menurut ibu/bapak...

4. ibu maria menanyakan agar bisa di zona menulis yang menyenangkan, agar tidak plagiarisme dan tidak menggunakan bahasa narasumber? jawab Ibu maesaroh adalah bahwa agar di zona menyenangkan yah pakai bahasa sendiri, terus agar tidak plagiarisme gunakan parafrasi sedangkan agar tidak seperti narasumber, pakai tanda kutip atau hubung, ini pertanyaannya sama dengan ibu chaula

5. Ibu mutmainah menanyakan agar kalimat enak dibaca dan disertai diksi bagaimana? dan Ibu Maesaroh pun menjawab bahwa perlu memahami keterampilan sense of jurnalism dimana sebuah tulisan bisa memiliki ruh dan dapat menyentuh hati pembaca. Bisa di kepoin di kelas diksi

6. Pak Ahmad Zaki penasaran katanya apa yang Ibu Mae lakukan agar kata-kata cepat menjadi buku? he,,he,,, pengen tahu aja nih si bapak. Tapi Ibu Mae tetap menjawab dengan sabar  dan jawabnya singkat bisa ala biasa

7. ibu isti menanyakan cara  agar kita percaya diri dan tidak menganggap rendah karya sendiri serta cara mengawali sebuah resume? jawabannya ibu Mae adalah bahwa semakin kita sering menulis semakin ahli dan gakusah peduli apa kata orang, sedangkan mengawali sebuah resume sebenarnya ada aturannya namun untuk membukukan harus menggunakan referensi dan bahasa sendiri

8. Ibu Parni menanyakan cara mengisi blog yang banyak karena 1 juga belum terisi semua lalu sejauh mana kita disebut   plagiarisme? dan Bagaimana mengatur pola pikir kita agar menjadi penulis yg handal? Menurut Ibu mae, menulis di berbagai blog mambantu kita untuk lebih beradaptasi dalam menulis. Kita dikatakan plagiarisme ketika mengcopy seluruh tulisan/bahasa narsum. sedangkan agar menjadi penulis handal, kita berusaha dan terampil dalam menulis. Percaya diri adalah kunci utama.

9. ibu widuri bertanya bagaimana jadi yang pertama dan jawaban ibu mae ada di pptnya yang cara menulis cepat

10. Bapak Fransisco menanyakan cara membaca cepat ? dan jawaban ibu Mae Cara mengatasi masalah membaca cepat, menyimak tepat dan dan menulis benar adalah dengan Ambil kesimpulan secara garis besar dari pemaparan materi narsum ketika kita memulainya, maka ide ide  itu akan muncul dengan sendiri

11. Ibu sisca menanyakan cara  agar tidak salah mengirim link. dan jawaban ibu mae  adalah Sebelum grup dibuka, usahakan ibu sudah mengkopi resume ibu. Ketika grup dibuka ibu hanya tinggal klik salin tautan maka ibu akan menjadi yang tercepat.

12. Ibu Cut nisaul menanyakan tentang cara memainkan majasdan meminta contohnya.jawaban ibu Mae adalah  memainkan majas adalah dengan memahami tehnik menulis. Memahami tehnik menulis sense of jurnalism dimana setiap banda yang kita sentuh, yang kita rasa memiliki kontur tersendiri. Bisa lembut, keras, dingin, hangat, hingga panas.

Takdir Cinta

Oleh: Maydearly

 

"Pengecut terbesar adalah pria yang membangunkan cinta seorang wanita tanpa bermaksud untuk balas mencintainya". Bob Marley

Kusebut ia dengan Delima. Sebuah nama yang ingin penulis narasikan sebagai pemilik rasa cinta. Sesekali perasaan di hatinya seperti kemarau. Ia butuh mata air  untuk mengobati dahaga yang gersang. Delima menganggap cinta sebagai angin  paling risau. Ia datang menembus sukma dan pergi dengan sayap-sayap kenangan.

Hikayat rasa berjejer  pada beranda hati si gadis bernama Delima. Mencintai tidaklah mudah, ia perlu belajar  mengeja rindu yang terkadang berontak tanpa  jemu. Masa muda merupakaan penciptaan paling elok dari sketsa cinta. Cinta bak matahari yang hinggap di orbit hati.

Pena ini hanya untaian rasa dari frasa memori tentang sebuah sajak rasa dari takdir sang Delima. Kerinduannya pada lelaki yang dicintainya adalah bara yang sulit di eja, apalagi jika rindu bertepuk sebelah tangan. Hatinya terlalu lemah karena mengemis rasa yang tak pernah memudar. Rasa sesak yang menyakitakan, selalu terjaga dalam sirkuit ingatannya.

Semua punya kisah tentang rasa cinta. Mencintai yang saling berbalas adalah oase paling indah. Aku ingin menarik benang memori tentang cinta sang Delima yang tak berbukit. Sebuah rasa yang menumpuk dalam hatinya, tak pernah berbalas dari lelaki yang dicintainya. Ia  mengenal seorang lelaki yang  ia pikir, saat itu teman laki-lakinya adalah satu-satunya Adam di muka bumi.  Rasa kagum, suka, dan cinta bertumpuk jadi satu. Semua angan Delima hanya tentang dia. Bayangan wajahnya membangunkan larik paling epik. Ya, itulah rasa pada cinta pertama bagi sang Delima.

Lelaki itu  datang kepada Delima dengan sebuah isarat rasa, yang  ia jabarkan sebagai rasa cinta. Segala pengorbanan dilakukan Delima sebagai pembuktian atas rasa cinta. 4 tahun mempertahakan makna agar rasa tetap asri. Sebuah kedekatan yang tanpa komitmen menghadirkan kegundahan yang tak pasti. Bersama tapi  samar, saling cinta tapi tak berucap. Hingga sampai pada pucuk ratapan, sebuah pertemuan dengan orang ketiga.

Waktu itu, Delima berkumpul dalam suatu wadah ikatan mahasiswa di Kampusnya. Sebuah  organisasi yang kemudian  mengadakan pertemuan di Puncak Cigamea. Di situ Delima seperti dipanah racun paling menusuk. Mendapati orang yang paling di kaguminya dekat dengan temannya. Derai air mata bercucuran dari mega hitam kelopak mata sang Delima. Ingin marah tapi tak pasti, ingin teriak tapi tak berhasrat. Hingga ia  berlari dari puncak dengan kepala paling nanar.

Sepanjang perjalanan di mobil, Delima tak bisa menyeka air mata yang lupa cara mereda. Sesak dan sakit di hatinya adalah gelembung rasa paling koyak. Seminggu bahkan sebulan tak bisa lepas dari rasa cemburu paling buta. Hingga sampai pada pucuk waktu, takdir mempertemukan Delima dengan cinta sejatinya.

Waktu berjalan meninggalkan jejak luka dari hati sang Delima. Ia mencoba melepas ingtn tentang sebuah pepisahan yang tanpa permisi. Ia mencoba menepis episode merindu. Meski binar di matanya menguap pada pucuk kesediha, serta hatinya yang terjermbab pada rindu yang tak tahu cara berteduh. Jika bisa Delima berteriak maka mungkin ia melangitkan kata “I Wanna meet You”, tapi rasa itu semakin melangit semakin sesak dirasakan.

Hingga pada sudut waktu, Delima benar-benar tersadar jika cinta tak harus memiliki. Seperti pepatahnya Fierra BesariBeberapa rindu memang harus sembunyi-sembunyi. Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa". Melupakan larik rasa cinta adalah keberanian yang paling elegan.

Sebuah pertemuan yang tanpa sengaja, tetapi menepi pada guratan takdir yang sempurna. Hari itu, Delima bertemu dengan  cinta sejatinya atas urusan pekerjaan. Mereka  bertemu dengan awalan komunikasi yang sederhana. Tak ada rasa, semua normal dan biasa. Namun, di hari pertemuan itu tanpa sengaja Delima diantarkan  pulang oleh si calon jodohnya. Kebetulan  lelaki itu harus bertemu rekannya yang sekampung dengan Delima. Dari pertemuan itu mereka bertukar nomor Hp, dan kemudian  saling bertukar cerita. Pertemuan yang tanpa sengaja kemudian menciptakan sebuah kedekatan yang mengundang rasa nyaman.

Sampai pada episode dimana lelaki itu  memberikan ketegasan untuk sebuah keseriusan. Namun Delima selalu belajar dari pengalaman. Belajar untuk tak terlalu memberi harapan agar tak larut pada kecewa yang dalam. Kali itu perjalanannya seperti roda di arena balapan. Semakin Delima berlari cinta sejatinya semakin mengejar, semakin ia menjauh cinta sejatinya semakin mendekat hingga sampai pada garis waktu, lelaki itu meminang Delima dengan Syahadat. Itulah suami Delima sebagai cinta sejatinya. Begitulah cinta sejati datang tanpa prediksi, meski berusaha berlari ia tetap datang menghampiri. Tak perlu mengukir kisah ribuan hari, tanpa ujung yang pasti. Cinta sejati pasti datang dengan cepat memberi kepastian yang hakiki.

Jodoh itu terlalu sederhana, ia hanya menunggu kapan waktu berpihak padanya. Yang harus kita sadari hanyalah kebesaran hati atas rasa kecewa, cemburu buta, dan merasa diri tak beruntung. Seperti Hadist Shahih AL-Hakim "Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang kepada kalian siapa yang kalian ridhai akhlak dan agama nya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah dan muka bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Al-Hakim – sanadnya shahih).

Hidup itu sudah di atur oleh Sang Penulis Takdir. Tak perlu tergesa dan terlena untuk segala rasa. Karena berharap pada manusia adalah duri paling pahit. Berserah diri pada Ilahi adalah langkah pasti dari kecewa paling gulita. Belajarlah mencintai sewajarnya, karena Tuhan adalah yang paling berhak untuk cemburu. Ketika kita terlalu mencintai manusia, mencintai dunia, maka Tuhan akan menguji kita dengan menjauhkannya.

Lebak, 6 Oktober 2021

Maydearly


13. pak syamsul menanyakan cara menyadur dan bolehkah menyela tulisan dengan menambahkan motivasi? jawabannya boleh banget

14. Apakah tulisan harus selalu ada diksi dan cara penempatannya? dan bu Mae menjawab bahwa tidak semua suka tulisan berdiksi, jadilah diri sendiri

15. pak Arfan menanyakan apakah resum tidak sama isinya dengan pematerinya? jawabannya adalah bahwa resume itu ringkasan bahasa pemateri. Bahasa yang dikeluarkan pemateri adalah bahasa yang timbul dari kekayaaan intelektual sang pemateri. Jadi ketika kita meresume, ada baiknya dengan kekayaan intelektual yang kita sendiri

16. Pak kadek menanyakan bagaimana cara menempatkan tulisan yang masih belepotan? jawabannya adalah bahwa kita menulis harus dengan hati, rasa  dan kita lihat

17 dan terakhir adalah pertanyaan saya he,...he...he......saya menanyakan rasa setelah banyak karyanya dan apa yang diinginkan Ibu mae....dan jawabannya adalah?......jeng...jeng... perubahan terbesar bagi saya adalah saya seperti mendapat rezeki terbesar bertemu dengan orang2 hebat di komunitas menulis.Tahun lalu, saya pernah gagal mendapatkan beasiswa ke luar negeri di Universitas tazmania. Rasa kecewa itu kubawa lari ke laut, batinku koyak bak menerbangkan kepakan mimpi yang berserak di udara. Beranda kalbu mengajaku untuk menyepi dari keramaian dan berserah pada Ilahi.Sang Waktu  semakin menarik pelatuknya mengitari bulan dan tahun, menyajikan bias bintang untuk mengawalku menuju kehidupan baru, kehidupan menjadi seorang penulis dan bertemu orang2 hebat se Indonesia. mantaaaap.... ternyata memang rejekinya di sini bukan di tazmania

Pencapaian selanjutnya adalah Go to Cappadocia seperti yang lagi viral sekarang😅😅 semangat bunda Maesaroh

18. Pak ibnu Muslim menanyakan apa perlu tulisannya di akun  belajar.id  dipindahkan ke blog? jawaban ibu Mae adalah bahwa Seperti programnya guru penggerak, dimana guru diharuskan menulis di akun Lms, maka akun di id guru pembelajar juga sangat cocok di salin ke blog dan dibagikan untuk referensi pbelajaran.

19. Ibu Yandri Novitasari menanyakan trik dan tips ibu yang pandai memainkan diksi dalam membuat tulisan.  Bagaimana ibu mendapatkan ide ide baru disetiap tulisan dengan menyajikan dengan diksi yang epic untuk di baca? dan cara memainkan diksinya. Jawaban Ibu Maee sejauh kita memahami diksi dengan baik, memahami makna kata dengan baik, memahami padanan kata dengan benar, tentunya majas yang kita gunakan atau tulisan yang kita buat, jauh dari kata lebay, sedangkan cara memainkan diksi  dengan tehnik touch in write, atau make sense of word.


20. apakah dalam menulis diperlukan iringan lantunan musik atau hal lain yang dapat menyebabkan kita bergairah dalam menulis? Bagaimana pengalaman Kak May dalam berproses dalam beraktivitas menulis? ternyata kebiasaan Ibu Mae itu keren lho kata beliau ketika hendak  menulis

1. Sebelum menulis ada baiknya berwudhu, agar tulisan kita memiliki ruh yang sampai pada pembaca.

2. Saya menikmati menulis di waktu fajar sebelum subuh, karna dengan hening, sukma itu terasa bangkit.

3. Menulis dengan merasakan energi udara, karena dengan energi udara kita akan merasa damai. Sehingga ide yang sulit muncul mengalir dengan baik sejalan dengan urat nadi kita.

Jadi inti dari pembelajaran menulis  malam ini  adalah menulislah dengan hati apa yang kita rasa, dan kita lihat, semakin banyak kita membaca dan melihat maka semakin banyak ide yang bisa kita tuangkan dalam tulisan. semakin sering kita menulis, semakin pandai kita memparafrasekan kata-kata narasumber saat memberi materi. semakin kita sering membuat resume, semakin cepat kita menangkap ide dan menuliskannya hingga bisa menjadi F1 

2.

Minggu, 23 Januari 2022

PMS

                                                                         PMS


 

 

PMS.....................

Kini kamu datang lagi

Mengisi hari-hariku tanpa permisi

mengoyak-ngoyak tubuhku  hingga nyeri

Kembung, mulas, letih, pegal dan pening tujuh keliling

Aku tak menolakmu hadir di sini

Namun cobalah kau mengerti

Karena akupun ingin menikmati hari-hari

 

 

PMS......................

Hanya wanita yang tahu nikmatnya kehadiramu

Begitu kental, merah, hitam dan penuh dengan kenistaan

Tapi dari sini awal semua keajaiban Tuhan

Saat kesucian Allah turunkan

Melahirkan keindahan dan kebahagiaan

serta kerinduan yang begitu dalam

Pada jiwa-jiwa yang halal

 

SELAMAT PAGI NEGERI SEJUTA SINGKATAN

                     SELAMAT PAGI NEGERI SEJUTA SINGKATAN

 


Carut marut kosakata Indonesia

Secarut marut negeri kita tercinta

Yang ingin singkat namun padat

Yang ingin mudah walau gundah

Yang ingin untung tapi  buntung

 

Rakyat terkelupas  hatinya

Luka.....

Luka ....

Luka terkoyak dimana-mana

Luka ekonomi.......

Luka jabatan.....

Luka pengangguran....

Dan luka penistaan serta kebiadaban

 

Norma-norma kehidupan telah dicampakkan

Rona-rona penistaan telah dilegalkan

Butir-butir kedaulatan telah digantungkan

Dan ketidakadilan menjadi candu kehidupan

 

Indonesia......

Saat kita mudah tersinggung menjadi baper

saat kita malas bergerak menjadi mager

saat tol cilenyi garut tasik menjadi cigetas

bogor ciawi sukabumi menjadi bocimi

Purwakarta, Bandung, Cileunyi menjadi Purbaleunyi

Jakarta , Bogor, Ciawi menjadi Jagorawi

Palimanan, Kanci menjadi Palikanci

mana PUEBI singkatan yang benarnya

kekuasaan  membuat kata menjadi rancu

jabatan membuat hukum menjadi kebal

Indonesia penuh kerancuan

Indonesia penuh kemirisan

kemana undang-undang dasar 1945

Kemana butIr-butir pancasila dan pasal-pasalnya

yang mengagungkan adab kehidupan

bangsa Indonesia

Sabtu, 22 Januari 2022

 

MUKHOYAM TAHFIDZ QURAN MA MIFTAHUL ANWAR DI BUMI BATARA  BAYONGBONG GARUT

 


MA Miftahul Anwar Bayongbong Garut yang dikepalai oleh Bapak H. Tantan Khoerul Anwar, S.Pd.I merupakan salah satu sekolah yang mengedepankan penguasaan Al-Quran di samping mata pelajaran umum . Sehingga siswa siswi MA Miftahul Anwar dituntut untuk menguasai hafalan Al-Quran saat sudah bergabung di sekolah ini. Hal ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk menjadikan generasi cinta Al-Quran yang siap bangkit memajukan agama islam. Semoga cita-cita dan harapan ini menjadi kenyataan. Amin yra

MA Miftahul Anwar berlokasi di Jalan Raya Cigedug KM.1 Bayongbong Garut. Dengan fasilitas yang masih dalam tahap pengembangan, MA Miftahul Anwar memiliki 9 romble yang terdiri dari 3 kelas IPA dan 6 kelas IPS dengan jumlah siswa kurang lebih sekitar 300 orang dan tenaga pengajar sebanyak 20 orang.

Kegiatan Mukhoyam atau lebih dikenal dengan istilah kemah bhakti merupakan salah satu upaya untuk menjadikan siswa siswi MA Miftahul Anwar  sebagai generasi  cinta Al-Quran  yang siap dan kuat menghadapi tantangan zaman. 

Siswa siswi MA Miftahul Anwar kelas X dituntut harus hapal sebanyak 1 juz dan biasanya dimulai dari juz 30, kelas XI bertambah lagi 1 juz yaitu juz 29 dan kelas XII diberikan kebebasan memilih minimal 1 juz. Namun dalam kenyataannya................. luar biasa, siswa siswi MA Miftahul Anwar  saat ujian akhir tahfidz Al-Quran kelas XII setelah pelaksanaan ujian nasional  banyak yang hapal hingga 5 juz, 10 juz, 20 juz bahkan alumni tahun kemarin ada yang hapal 14 juz yaitu Tasbita sekarang kuliah di UIN Bandung,  Ahmad Ihsanudin 18 Juz sekarang kuliah di UIN Banten,  Aisyah Fathini 24 juz sekarang kuliah di Solo dan Reza  30 juz sekarang kuliah di UIN Bandung. 



Pencapaian yang luar biasa ini menjadikan kami para gurunya menjadi bangga, hingga meneteskan air mata , begitupun halnya dengan kedua orangtua mereka yang turut bahagia dan meneteskan airmata di saat wisuda tahfidz dilaksanakan. Mereka bangga  karena telah berhasil memiliki insan-insan Al-Quran yang siap menjadi garda terdepan dalam memerangi kemunkaran dan kemaksiatan, semoga harapan ini bisa tercapai.

Kegiatan Mukhoyam yang menjadi salah satu cara peningkatan hapalan Al-Quran   dilaksanakan  setiap tahun sebagai salah satu acara rutin dengan agenda kegiatan Murojaah, Ziyadah ( setoran hapalan), dan pemantapan moral  dan mental siswa agar menjadi manusia yang berbudi. Pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 7-9 Januari 2022 bertempat di Bumi Batara  yang terletak di Sukarame Mekarjaya Bayongbong Garut.

Bumi Batara menjadi tempat yang dipilih untuk kegiatan Mukhoyam Tahfidz Quran  setiap tahun karena di sini selain merupakan tempat kegiatan outbond juga menyediakan fasilitas berupa villa yang asri, dengan harga yang minim  dan dikelilingi oleh pemandangan yang menyejukkan hati. Sehingga untuk menenangkan diri, mencari inspirasi dan menghilangkan kegundahan hati bisa di dapatkan di sini, walaupun fasilitas penunjang seperti warung dan kebutuhan sehari-hari sulit di dapatkan. Oleh karena itu saat berkunjung ke lokasi ini diharapkan membawa perbekalan dan kebutuhan yang mumpuni.



Semoga kegiatan mukhoyam ini akan terus bisa dilaksanakan demi kemajuan islam dan kebaikan mental dan moral generasi muda penerus bangsa.Amin

 

SIDANG KTI,UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA CINTA LITERASI

 

SIDANG KTI,UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA CINTA LITERASI



Hari ini sabtu, 22 Januari 2022. Sekolah kami mengadakan sidang KTI siswa kelas 12 tahun pelajaran 2021-2022. Peserta sidang KTI sebanyak 74 siswa terdiri dari 1 kelas jurusan IPA dan 2 kelas jurusan IPS. Pelaksanaan sidang KTI ini diperkirakan akan selesai sekitar 3 hari dengan jumlah penguji 8 orang yang dibagi dalam 4 ruangan yang terdiri dari 2 penguji setiap ruangannya.

Penelitian KTI ini dilaksanakan siswa mulai bulan Oktober hingga Desember 2021, dan proses pembuatan dan pembingan KTI mulai dilaksanakan sekitar bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. KTI  merupakan salah satu syarat kelulusan siswa MA Miftahul Anwar. Suasana tegang dan waswas terlihat di wajah mereka. Ada ketakutan bercampur kekhawatiran. Takut KTI nya tidak berkenan di hadapan penguji. 

KTI atau karya tulis ilmiah yang wajib dibahas oleh siswa MA MIftahul Anwar ini di dalamnya harus membahas tentang pandangan secara umum dan pandangan secara islam menurut Al-Quran dan Hadist. Hal ini dilakukan agar mereka selalu menjadikan Al_Quran sebagai sandaran hidupnya. Dan penelitian ilmiahnya tidak hanya berdasarkan pemikiran akal saja akan tetapi unsur campur tangan kuasa Illahi menjadi hal pokok dalam penelitian ini.



Saat acara pembukaan sidang KTI semua berharap cemas menunggu SK pembagian nama penguji. Dari awal mereka sudah waswas jika melihat aku, sehingga mereka bertanya-tanya, apakah aku ikut menguji ataukah tidak. Aku jawab tidak, karena yang menguji guru-guru dari luar.

Entah kenapa mereka begitu takut, padahal aku biasa saja. Perasaanku he...he ......

Kesan  mereka terhadapku adalah, aku adalah guru yang dalam penulisan,  terkenal sebagai orang yg paling rewel dan teliti. Padahal maksudku baik, agar mereka terbiasa dan pandai bermain kata-kata serta ejaan dan tanda baca.

Sidang dimulai pukul 08.00 wib. Satu demi satu mereka masuk ke ruang penguji, jatah penguji adalah 1 jam peranak. Lama banget yah. Cukup buat mengacak-acak isi KTI mereka.

Seperti yang mereka sudah perkirakan, peserta yang masuk ke ruanganku rata-rata sudah gugup duluan. Entah kenapa bisa begitu. Padahal wajahku tidak menakutkan ha...ha....

Memangsih aku suka rewel dan selalu ingin murid-muridku bisa berbicara lantang di depan umum agar mereka suatu saat siap jika harus terjun ke masyarakat. Begitupun saat ini, mereka harus memaparkan latar belakang dengan jelas, penelitiannyapun harus lengkap dan simpulannyapun nyambung. Kalau data-data kurang lengkap, penulisan eyd dan kata-kata serta daftar pustaka tidak sesuai, pasti akan dapat banyak catatan.

Waktupun berjalan cepat. Hari ini ruanganku dapat jatah 8 anak buat disidang, dan semuanya beres dengan hasil perlu perbaikan.

Semoga kegiatan ini bisa menjadi salah satu kegiatan pembelajaran untuk pembentukan karakter yang pandai berliterasi, berargumentasi dan berpartisipasi dalam menumbuhkan jiwa-jiwa yang bermental tinggi dan bermoral baik yang penuh dengan rasa ingin tahu demi kemajuan ilmu pengetahuan. Amin Yra

 

Jumat, 21 Januari 2022

3. BLOG DAN YOUTUBE MENGANTARKANKU MENJADI GURU INSPIRATIF TERBAIK NASIONAL

Nama                : Lilis Ernawati
Pertemuan        :    3
Waktu              :  Jumat , 21 Januari  2022 
Pukul                : 19 wib s.d selesai
Moderator        : Ibu Rosminiyati
Narasumber     : Ibu Rita Wati, S.Kom
Judul                : Blog dan Youtube Mengantarkanku menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional



 Hari ini banyak rasa berkecamuk di dalam dada. Diantara kegalauanku menanti perkembangan suami yang sedang di rawat di RS Suyoto Bintaro, anakku yang keduapun harus operasi bedah mulut karena gigi bungsunya tumbuh menumpang ke gigi yang lain. Namun di sisi lain ada bahagia karena bisa jumpa teman SMP yang sedang jalan-jalan ke Garut dan malam ini ada kelas menulis yang di selenggarakan di grup PGRI. Dari judulnya kayaknya seru, semoga demikian adanya. 

Pukul 19.00 pun tiba, aku sudah di telepon dari grup pengajian karena belum setor bacaan dan hapalan. aku iyain aja dulu, nanti kalau sudah mengaji aku laporan, atau sambil menyimak sambil mengaji, tak apalah, inshaallah bisa.

pertemuan ini diawali dengan perkenalan narasumber oleh Ibu Rosmiyati. Malam ini narasumbernya dari Jimbaran Bali lho. keren yah...orang jauh...jauh dari rumahku maksudnya, Namanya Ibu Rita Wati, S.Kom. Masih muda lho. tapi prestasinya, keeeewren bingits... gaknyangka, padahal dilihat-lihat orangnya kayaknya sederhana yah, semoga aku bisa seperti beliau.  Amin.


Sebelum kegiatan ini dimulai, Ibu Ros menyarankan agar kita menyediakan secangkir minuman hangat dan semangkuk senyum. Namun sayang aku takada semua itu. Karena yang ada hanya ini saja.

Tapi gakpapa kan Bu Ros? walau hanya ini yang saya miliki.  

Ibu Rita ternyata seorang guru TIK  di SMPN 2 Mendoyo Jembaran Bali. Beliau juga alumni kelas menulis gelombang 10, dan mulai menjadi narasumber sejak kelas menulis ke 16. Dan ini tanggapan peserta setelah melihat profilnya....semuanya merasa kagum.



Ibu Rita menanyakan apa yang ada dipikiran kita setelah melihat profilnya. dan jawaban peserta kelas menulis 23 dan 24 adalah jeng.....jeng.......


Akupun ikut menjawab "Ingin menjadi penulis hebat". 

Ternyata ibu Rita ini awalnya tidak pede menulis sampai tulisannya diendapkan, beliau ikut kelas sejak grup 1, akan tetapi dari angkatan 1-5 hanya menyelesaikan resume saja. sampai akhirnya di angkatan 10 beliau mulai mencoba menulis.  Dari situlah semangatnya muncul hingga akhirnya bisa menghasilkan buku baik solo, duet maupun antologi. Adapun buku yang membuat beliau diundang oleh kemenristek adalah yang berjudul "Buku Antologi Bunga Rampai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Ibu Rita menjadi seorang youtuber dan blogger karena terpaksa oleh keadaan yang saat itu harus pembelajaran jarak jauh. Banyak tontonan youtube yang telah Ibu Rita upload, begitupun halnya dengan tulisannya yang banyak dimuat di blog.

Apasih sebenarnya tujuan Ibu Rita menulis? Tujuan beliau saat menulis materi di blog dan membuat video pembelajaran di youtube sebagai salah satu cara mengajar kepada siswa. Akan tetapi seiring berjalan waktu beliau juga menjadi aktif menulis baik itu cerpen, resume menulis, artikel, PPPK dll. dan ini ternyata merupakan langkah beliau menjadi guru berprestasi.

Tanpa disadari tulisan  dan youtube yang beliau posting sudah ratusan,  sehingga beliau mulai Pede untuk mengikuti lomba-lomba. Berawal dari lomba blog di PGRI pada tahun 2020 saat itu beliau benar-benar merasa anak baru dalam perlombaan tersebut. Namun ternyata berhasil mendapatkan peringkat 8 Nasional.

 Berawal dari situ akhirnya beliau mulai sering mengikuti even lomba blog. Namun,  banyak kalahnya dari pada menangnya. Akan tetapi selama kita berusaha dan tidak mudah putus asa akhirnya sampai juga pada prestasi Juara 1 lomba blog PGRI Tingkat Nasional, Ibu Ritapun makin pede,

Menurut Ibu Rita, menjadi blogger dan youtuber.bagi guru sangat bermanfaat sebagai ilmu jariyah/ amalan yang tidak terputus selama ilmu itu masih dipakai

Acara selanjutnya adalah tanya jawab. Seperti biasa, peserta menulis grup 23 dan 24 ini memang luar biasa. banyak sekali yang bertanya....untung narasumber di grup ini, sabaaaaaaaaarnya luar biasa, dan gakpernah pelit membagi ilmunya....kewreeen. pokoknya. 

Adapun beberapa pertanyaan yang disampaikan peserta diantaranya dari Ibu Siti Rohani yang bertanya tentang  langkah menjadi guru prestasi, relevansi menulis dan guru berprestasi , dan jawaban Ibu Rita :

1. Langkah menjadi guru berprestasi. Awal saya tidak pernah berpikir untuk menjadi guru berprestasi. Saya hanya ingin berbagi lewat tulisan di blog dan video di youtube. Seiring berjalan waktu tulsian dan video saya sudah banyak. Sehingga ketiak ada even lomba saya bisa memanfaatkan blog dan youtube saya. Dan terbukti berhasil menjadi juara.

2. Relevansi menulis dengan guru berprestasi . ketika kita ingin berpartisipasi untuk mengikuti even gupres maka syaratnya adalah menulis Best Practise dalam bentuk artikel popular ilmiah tergantung permintaan juri. Jika kita tidak memiliki modal menulis maka akan kesulitan untuk menuangkan ide kita. Dan saat ini Kemendikbud sedang menggeliatkan Literas…

Pertanyaan keempat dari  Ibu Maria

1. Apa saja strategi untuk men-judge diri sendiri  supaya ide yang mandek kembali mengalir dalam tulisan dan memiliki rasa percaya diri

2. Apakah pada saat coba-coba tulisan ibu selesai dan apa genrenya?

3. Bagaimana caramembuat resume yang menarik tidak hanya copy?

4. Metode yang mudah dalam mensosialisasikan “Lost learning” , menjadi  ulasan yang keren

Jawaban beliau adalah

1. Selalu berada di dalam Komunitas Menulis jika ingin Pede karena semua tulisan kita akan di apresiasi dan Blog Walking, baca alam, baca buku dll jika ide mandek.

2. Saat coba-coba saya hanya menulis cerpen dan selesai tapi tidak dipublikasikan. Tapi saat ini semua tulisan saya saya publikasikan di blog

3. Gunakan opening dan closing yang menarik yang dikembangkan dengan Bahasa sendiri 

Pertanyaan kelima dari  Afiatur Rizkiyah, dari SDN Pandian V Sumenep. tentang cara meningkatkan rasa percaya diri dan merasa kita mampu melakukan hal yang awalnya kita anggap sulit

 tetap berada di dalam Komunitas Menulis karena tulisan kita akan di apresiasikan dari situ lama-kelaamaan akan tumbuh rasa percaya diri.


Pertanyaan selanjutny Bu Rina Harwati dari MTsN 6 Bantul DIY, tentang aplikasi yang mudah dan menarik serta mengapa awalnya gak pede tapi kemudian mampu, jawaban Ibu Rita berikut ini:

1. Aplikasi mudah dan tampilan menarik tergantung selera ya Bu, saya Cuma menggunakan Bandicam sebagai record di laptop dan untuk ngedit di filmmora. Jika ingin buat lebih menarik saya menggunakan canva.

2. Saat awal saya hanya mencoba membuat novel tapi saya tidak pede saat itu sehingga tidak pernah di terbitkan. Ide saya juga buntu akhirnya ide di novel itu saya penggal-penggal menjadi beberapa cerpen salah satunya ada didalam buku saya Tiara dan Merajut Asa Sejak Belia

Selanjutnya Ibu Zunnurin menanyakan sebaiknya berapa kata yang harus kita tulis di blog agar tidak terlalu membosankan untuk dibaca, dan bagaimana agar tulisan yang ada diblog diminati orang lain untuk dibaca? menurut Ibu Rita sebaiknya setelah 4-6 baris segera pindah paragraf.

Dan masih banyak lagi pertanyaan dari rekan-rekan semua yang beliau jawab dengan keren. Disela-sela jawaban tersebut, beliaupun mengirimkan beberapa video youtube yang pernah beliau tayangkan. Pokoknya komplit pakai telor dua dech inimah,. Namun karena waktu tidak memungkinkan, Maka pertanyaan 16 hingga 29 akan dijawab di blogger beliau. 

Diakhir kegiatan beliau simpulkan dan beri motivasi

Teruslah menulis dan wujudkan cita-cita Bpk/ibu, tuangkan ide dalam tulisan dan biarkan Tulisan Bpk/ibu menemukan takdirnya sendiri

 Quote motivasi dari Ibu kita Kartini

 Nothing is imposible in this world what we look upon today tomorrow maybe acomplsihed Fact

 Tidak ada yang mustahil di dunia ini, jika hari ini terlihat mustahil besok bisa jadi kenyataan



Kamis, 20 Januari 2022

VIRUS OMICRON

KAMU KEMBALI MEMISAHKANKU DARI SUAMIKU

 

 Jika melihat benda ini, di posisi kita sebagai orang awam, seorang ibu/ayah yang memiliki anak kecil yang lucu, apa yang ada di benak anda? pasti sama seperti saya...lucu dan warnanya menggoda. Namun sayang, ternyata itu bukan mainan yang mengasyikkan. Saat kita tahu jika itu gambaran virus omicron, betapa terperanjatnya kita. virus itu menyerupai bola-bola yang suka dilempar dan loncat-loncatan. Kebetulan saya pernah memilikinya, warnanya hijau dan di dalamnya dipasang lampu, sehingga saat bola itu terkena benturan, lampunya akan berkedip-kedip,... lucu. Ada yang pernah memiliki?

Namun, siang ini ceritanya lain. Aku sedikit panik, dan tanpa sadar, ada air mata yang siap meluncur di kedua netraku. Ada kekhawatiran, ketakutan dan kerinduan untuk bersama dengan orang yang aku cintai, Sudah 9 hari, suamiku tak pulang karena kegiatan kantornya yang lumayan padat sehubungan sudah banyak lagi peserta diklat yang mengikuti pelatihan. Dia bilang, jumat pasti pulang.

Namun, manusia hanya bisa berencana, semuanya kembali kepada takdir Illahi Robby. Kubuka WA... sesampai rumah karena saat di  sekolah,  wifi  mati.  Betapa terkejutnya aku, kududuk lemas dan kubuka kembali isi WA tadi, siapa tahu aku salah membaca, aku eja perlahan, tapi bener kok, tulisan di WA itu begini bunyinya : "P2 harus di swab, karena ada peserta diklat yang positif omicron 21 orang".

Agar tidak penasaran, ku telepon suamiku, tapi dia tidak menjawab, sepertinya sedang sibuk atau mungkin antri swab. yah sudahlah, aku balas saja WA nya.

"Kenapa bisa kecolongan?, bukannya peserta diklat semuanya di swab dulu?,"tanyaku seakan menyesali kecerobohan sistem penerimaan peserta didiknya.

"Yah gaktahu, p2 kan urusan operasional pelaksanaan diklat,"jawabnya lagi.

"Terus hasilnya bagaimana, "tanyaku lagi penasaran dan gak sabaran.

"nti sore, "jawabnya lagi pendek.

"Udah yah pengen tidur dulu, "kata suamiku di sana.

"ya udah, met istirahat sayang, udah makan siang kan,"tanyaku lagi seperti takingin menghentikan percakapan.

"udah, tadi sama telor dan sayur, "jawabnya lagi.

"oke dech kalau begitu, mamah juga mau istirahat dulu sambil buka-buka blog mamah, "jawabku.

Aku langsung mengambil air wudhu dan sholat Ashar, setelah itu seperti biasa aku siapkan makan dan kusuapi anakku yang sebenarnya sudah cukup besar. Namun, karena anak bungsu dan gakada saingan, akhirnya dia sangat manja. walau berulang kali sudah aku nasehati, tapi tetap saja, malas makan jika tidak disuapi, yah naluri seorang ibu, semuanya pasti akan sama, yaitu khawatir dan ujung-ujungnya mengalah menyuapi anak, daripada nanti dia sakit.


Setelah perut anakku kenyang, aku ambil laptop dan kubuka-buka blog-ku. Kubalas beberapa komentar yang singgah di blogku. setelah selesai, kubiarkan laptopku menyala, aku berbaring di depan TV, kunyalakan TV, tapi pikiranku melayang jauh ke tahun 2019. Saat itu awal-awal virus covid-19 muncul, semua  anggota TNI wajib rapid test. Saat itu aku sudah was-was, karena suamiku ada penyakit bawaan, yaitu malaria papua. Saat aku membaca sebuah artikel, disebutkan di sana, bahwa yang ada penyakit bawaan pasti saat rapid test hasilnya akan reaktif. Benar saja, saat test, hasilnya ternyata reaktif. 

apa yang terjadi selanjutnya? seisi kantor heboh semua. suamiku yang tinggal di mess kantor, di ciduk ambulan seperti pesakitan yang hina banget. Petugasnya menggunakan baju berlapis-lapis. saat suami kirim photo, dia malah tersenyum manis, seperti tak terjadi apa-apa.

Aku langsung telepon, kutanyakan apa yang terjadi, tapi dia malah tertawa.

"Sayang, ada apa?,"tanyaku sambil berlinang airmata.

"Gakapa-apa, cuma disuruh istirahat di Wisma Atlet aja,"jawabnya renyah tanpa beban.

Saat aku telepon, aku yang menangis sesenggukan, aku takut terjadi hal yang tak diinginkan. walau terlihat sehat, tapi ketakutan itu takbisa aku sembunyikan.

Setelah suami diangkut ke Wisma Atlet, semua rekan kerjanya yang pernah berdekatan dipulangkan suruh isolasi mandiri dan Kantor suamipun langsung disemprot disinfektan. Kok kesannya, seperti suamiku yang bawa penyakit yah?

Keesokan harinya kutelepon kembali suamiku dan kutanya keadaannya.

"Assalamualaikum sayangku, apa kabar pagi ini?,"tanyaku seperti biasa.

"Waalaikumsalam wr.wb. Alhamdulillah baik, sehat kok say, gakusah banyak pikiran kenapa, orang papah baik-baik aja kok,  "jawabnya, menghiburku.

Kupandangi wajahnya, kupastikan dia memang sehat dan segar seperti biasanya,

"Nanti siang papah swab lagi, kalau hasilnya negatif, berarti sekali lagi swabnya,"katanya memberitahuku.

"iya,"jawabku pendek. antara cemas dan takut menghinggapi hatiku.

Siangpun tiba dan suamiku memberitahuku jika hasil swabnya negatif. 

"Alhamdulillah,"kuucap syukur pada Rabbku yang telah menjaga orang yang aku cintai dan sayangi.

Berarti swab sekali lagi besok,  dengan harap-harap cemas kutanya lagi kondisinya.

"Papah sehat,"tanyaku lagi.

"Sehat, tenang aja. Papah dikasih tahu teman, katanya kalau mau rapid tes dan swab, kita harus makan garam seujung sendok,  sejam sebelum test dan biarkan garam itu habis bersama air liur dilidah, "ucapnya.

"yah semoga hasilnya negatif, jadi besok bisa pulang, "ucapku penuh harap.

"Kenapa emangnya?,"tanya suamiku menggoda.

"Kangen yang,"jawabku manja.

"eeehhm, "gumamnya. seperti bertanya dan meragukan kata-kataku.

"Beneran kangen yang, emangnya papah gak kangen?,"tanyaku lagi.

"Kangen dong,"jawabnya pendek.

"Bohong,"jawabku merajuk.

"Kata siapa?,"tanyanya.

"Kata mamah,"jawabku.

"Kan Papah yang merasakan kangennya, mamah tahu dari mana,"tanyanya lagi.

"beneran kangen?,"tanyaku manja.

"beneer,"jawabnya meyakinkanku. Akupun  tersenyum manja

"Cepet pulang yah pah,"kataku lagi.

"Iya,"jawabnya sambil memandangku senang melihat aku sudah tersenyum lagi.

Di kamera suami terlihat ada dokter yang siap memeriksa. dan suamiku berpamitan.

"Udah dulu yah yang, ada dokter mau periksa,"katanya

'Iya, Assalamualaikum, "kataku


Waalaikumsalam wr.wb.,"jawabnya di sana. Obrolanpun ditutup.

sejenak ku tertegun, oleh suara telepon yang kuletakkan di atas meja. Lamunankupun buyar.

Sebuah panggilan dari adik Iparku. Kuangkat gawaiku.

"Ceu, gimana keadaan mas," tanyanya.

"hari ini udah tes hasilnya negatif,  tadi udah PCR besok hasilnya kalau negatif juga yah berarti aman tapi harus tetap isolasi mandiri 10 hari,"jawabku.

"Yaudah kalau begitu, yang pentingkan negatif aja dulu,"jawab adik iparku

"Iya, tapi Mas lagi batu pilek,"kataku lagi.

"Kenapa?,"tanyanya


"Gaktahu juga,"jawabku lagi

"Jadi di mess sama siapa?,"tanyanya

"sendiri,"jawabku singkat.

"Terus makannya bagaimana?,"tanyanya lagi.

"Ada yang antar,"jawabku

"Yaudah kalau begitu, gakterlalu khawatir, udah dulu yah ceu salam buat anak-anak, jaga kesehatan,"ucap adik iparku.

"Iya dek, salam juga buat anak istrimu, hati-hati jaga kesehatan, "doaku untuknya.

Tak berapa lama berselang, teleponpun berbunyi lagi. ternyata ibuku.

"Assalamualaikum neng, katanya masnya isolasi yah,"tanyanya diujung sana. 


" Waalaikum salam, iya mih, tapi gakusah khawatir, mas sehat kok, doain aja yah mih agar bisa cepat pulang, tadi udah di swab negatif kok hasilnya, terus makannya segala di kirim dari kantor, "jawabku lengkap, agar mamihku gak khawatir.

"Syukurlah kalau gitu, jaga diri baik-baikyah, banyakin berdoa,"kata ibuku

"Iya mih, mamih juga jaga diri baik-baikyah, doain mas, biar bisa cepat pulang, "pintaku.

"yaudah gitu aja yah, Assalamualaikum,"pamit mamihku

"Iya, waalaikum salam,"jawabku.

Hari sudah sore, aku tutup semua hordeng rumah, jendela dan pintu. Malam ini kulewati dengan kecemasan. walaupun tetap ada obrolan dengan suamiku. Kutunggu pagi dengan perasaan was-was.

Pagipun tiba, seperti biasa suamiku menyapa dan membangunkanku di waktu subuh.

"Assalamualaikum sayang, dah bangun belum, dah sholat belum?, "tanyanya memberondongku.

"Waalaikumsalam udah semua yang, ini mau nanak nasi,"jawabku

"Yaudah atuh, Papah mau mandi dulu,"kata suamiku.

Pukul 08.00 WIB suamiku menelpon, akan tetapi tak sempat kuangkat karena aku sedang di kelas. Jika sedang di kelas, aku jarang melihat gawaiku, makanya pas istirahat pukul 10.30 WIB baru sempat aku buka. Ternyata suamiku memberitahuku jika hasilnya negatif, tapi harus isolasi.

Ada ucapan syukur yang keluar dari mulutku, tapi aku sedih karena suamiku harus tetap isolasi, jadi 10 hari ke depan baru bisa pulang. Yah sudahlah, yang penting suamiku sehat, walaupun aku sangat merindukannya.

fiorentia viviane lesmana