Nama : Lilis Ernawati
Pengikut
Minggu, 06 Februari 2022
PECHA KUCHA ACA-ACA
1. BERBICARA EFEKTIF DI DUNIA DIGITAL
BERBICARA EFEKTIF DI DUNIA DIGITAL
Nama : Lilis Ernawati
Alhamdulillah malam ini saya masih bisa mengikuti kegiatan zoom meeting bersama kelas public speaking yang diadakan PGRI.
Ini adalah ungkapan
paling ngehits di setiap kegiatan webinar. Seakan tak afdol,jika tak
menyebutkannya. Padahal ya belum tentu juga dibaca, sesudah mendapatkannya. La
terus buat apa nyimpan begituan? Pada dasarnya, manusia adalah makhluk pengkolektor.
Sehingga menjadi kebahagiaan sendiri saat memiliki banyak hal (termasuk dalam
hal ini materi presentasi).
•
Mana
link presentasinya?
Yang tanya beginian,
patut diduga adalah manusia-manusia yang dikejar eksistensinya oleh
manusia-manusia lainnya. Agar dikira dia ada. Persoalan bisa menyerap materi
webinar, itu soal yang kesekian ribu.
•
Aku hadir
lho bos.
Ini sebenarnya
sebelas-dua belas dengan yang tadi. Cuma tidak ribut soal mengisi daftar hadir.
Hanya suka “menyampah” dengan menyebutkan asalnya. Padahal seringkali tidak ada
permintaan itu dari panitia. Yang penting pamer.
•
Nyimak di pojokan
Mau menyimak di
pojokan, di gardu jaga, di kantin, sampai di atas pematang sawah, itu tak
masalah. Nggak penting-penting banget, info kayak beginian dibagikan. Tapi
memang nggak asyik rasanya, kalau tak ada begituan.
•
Sertifikatnya ditunggu
Percayalah manusia
semacam ini adalah manusia yang serba formalitas hidupnya. Apa-apa harus ada
hitam di atas putih. Jika tak ada, ya ogah. Makanya bila menemui mereka ini,
nggak usah capek-capek ngasih nasihat.
•
Maaf,
gak bisa open kamera
Ada banyak kemungkinan,
jika ada ujaran ini. Yang pertama adalah kendala teknis yang menyangkut
gawainya. Yang kedua, terkait kemulti-taskingan si peserta. Sebab ikut beberapa
webinar dalam satu momen. Yang ketiga,
nggak pede wajahnya ditampilkan. Yang keempat, sedang beres-beres. Yang kelima,
ada alasan yang tak bisa diungkapkan. Dan alas an terakhir inilah, yang masih
menjadi misteri. Apa yang hadir ini, makhluk gaib ya?
•
Sinyalnya nggak bersahabat
Guyonan tentang hal ini
adalah “Janganlah berteman dengan sinyal. Sebab saat kau sedih maupun senang,
tak pernah ada di sampingmu.” Dan sebenarnya, yang layak ngomong ini, kan
pemateri, moderator, maupun pihak penyelenggara. Ngapain peserta ikutan latah?
•
Keluar dulu nih
Baik pakai alasan
maupun tidak, orang sudah pada tahu. Dan ini bukan soal sopan atau tidak. Sebab
tingkat kesopanan manusia saat menghadiri webinar, itu naik-turun.
•
Suaranya kecil banget
Kadang ditambahi suka “ghosting”
bin krosak-krosak. Ya iyalah yang namanya jarak-jauh, kondisinya tak mungkin
dapat dipastikan kenyamanannya (juga keamanannya).
•
Boleh
tanya lain?
Inilah manusia
oportunis yang memanfaatkan segala situasi untuk kebutuhan dirinya sendiri.
Lupa bahwa di luar dirinya ada manusia lain. Jangan-jangan mengira yang di luar
itu, cuma ngontrak.
•
Pematerinya kok gak sama sih?
Ini adalah peserta yang
kudet. Padahal sudah diumumkan, walaupun ngasih tahunya terlambat sih. Selain
itu juga, kadang mencak-mencak, mengatakan penipuan. Untuk hal ini, panitia
harus yang sabar dan banyak mengelus dada.
•
Saran
saya bla-bla-bla
Yang mengatakan ini
adalah manusia pakar yang tidak tahu menempatkan kepakarannya. Hobi menyela
atau menyanggah pemateri dan panitia. Dan ada saja, gagasan yang dilemparkan.
•
Tolong
diagendakan lagi!
Kelihatannya bagus sih,
ucapan ini. Namun apabila didalami, menjadi beban tersendiri bagi
penyelenggara. Sebab ada banyak hambatan, untuk menyelenggarakan sebuah
kegiatan. Tak semudah kelihatannya.
•
Flyer-nya kurang rinci
Ini juga jenis manusia
pakar seperti tadi. Tapi suka ngasih info yang nggak penting-penting amat. Sebab
setiap webinar punya kebutuhan sendiri-sendiri, tidak mungkin disama-ratakan.
•
Sssstt
jangan berisik!
Ini peserta yang suka
mengambil porsi “kekuasaan” moderator dan penyelenggara. Seakan mereka dianggap
abai, jika ada peserta yang melakukan tindakan yang dikira aneh.
•
Ooo,
ini bapak/ibu itu ya?
Kelihatannya sepele dan
mencoba akrab dengan pemateri. Namun seringkali, perlakuan semacam ini
menimbulkan ketidak-nyamanan bagi pemateri dan peserta lainnya. Sebab bisa
jadi, peserta lainnya akan merasa dianak-tirikan. Sedang untuk pemateri, juga
dapat menimbulkan kebingungan tersendiri, khususnya ketika lupa mengenal.
•
Gratis lagi ya?
Betul-betul manusia
yang tidak tahu diri, pelit, dan tidak menghargai orang lain. Maunya hanya
dikasih gratis dan enak pula. Mungkin urat malunya sudah terputus.
•
Ada
nggak doorprize-nya?
Dikiranya semua webinar
mengandung hadiah. Dan celakanya pula, pas webinar gretongan pun, perkataan ini
tega untuk ditampilkan terang-terangan. Sungguh tidak ada yang bisa dikatakan
lagi.
•
Penutup
Karena sudah tak ada
yang bisa dikatakan lagi, maka tulisan ini sampai di sini saja. Jika ada yang
merasa terhibur, termotivasi, tersinggung, atau yang lain, tak perlu chat saya
secara personal. Cukup di grup saja, kalau memang itu penting untuk dilakukan.
Demikian kegiatan pertemuan pertama publik speaking ini, dilanjut dengan sharing materi dengan Bapak Ajun yang luar biasa dan mau menjawab semua unek-unek peserta pelatikan kelas public speaking for teacher yang diselenggarakan oleh PGRI. Terimakasih Pak Ajun dan semuanya yang telah memfasilitasi
OPENING CEREMONY KELAS PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER
OPENING CEREMONY KELAS PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER
Public speaking merupakan suatu ungkapan yang sudah umum kita dengar saat ini. kesannya memang lebih keren dibandingkan dengan ceramah, pidato, ataupun dakwah. Padahal intinya sama yaitu berbicara atau berkomunikasi lisan di depan umum , baik yang dilakukan secara bertatap muka kepada umum ataupun terhadap sekelompok orang tertentu.
Berbicara di depan umum itu sendiri tidak melulu dalam bentuk kita mengisi acara workshop atau seminar. Saat kita melakukan presentasi pun juga termasuk dalam berbicara di depan umum. Begitupun halnya saat kita mengajar di kelas atau melakukan zoom meeting.
Jadi sebenarnya kegiatan public speaking sudah lama kita kenal dan kita lakukan. Materi pelajarannyapun ada, baik ditingkat SMP maupun SMA, tercantum di silabusnya dengan judul ceramah ataupun pidato.
Pengertian dan metode public speaking dapat pula diartikan sebagai seni berbicara atau seni berpidato. Public speaking itu sendiri sudah berkembang sejak abad sebelum masehi loh.
Pengertian Public Speaking menurut kamus Merriam Webster adalah the act or skill of speaking to a usuallu large group of people”. artinya keterampilan yang dimiliki seseorang dalam berbicara, baik dalam bentuk kelompok besar ataupun kelompok kecil.
Berbeda dengan pendapat David Zarefsky secara garis besar menyampaikan bahwa public speaking merupakan bentuk komunikasi berkelanjutan, lewat pesan maupun lewat lambang dengan cara interaksi dengan pembicara dan audience.
Menurut KBBI pengertian public speaking adalah retorika yang dapat diartikan sebagai keterampilan berbahasa. Public speaking juga dapat diartikan sebagai studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam menyusun kata atau kalimat.
Perspektif yang lain, KBBI juga mengartikan public speaking sebagai seni berpidato yang bombastis dan muluk-muluk.
Dari ulasan di atas, maka pengertian dan metode public speaking dapat diartikan sebagai keterampilan dan kemampuan dalam berbicara di depan banyak orang. dimana orang tersebut dapat menjelaskan atau mempresentasikan sesuatu secara mudah dipahami dan lancar.
Pada dasarnya pengertian dan metode public speaking tidak sekedar ngomong seenaknya. Butuh banyak aspek. Mulai dari aspek ilmu pengetahuan, kemampuan berbahasa dan kemampuan analitis kritis.
Hal yang tidak kalah penting, public speaking juga butuh yang nama nya kemampuan persuasif positif. Agar audience tertarik, termotivasi dan merasa hidup saat mendengarkan apa yang disampaikan public speaking.
Adapun metode Public Speaking antara lain :
a. Metode Impromtu (spontanitas)
adalah metode public speaking yang dilakukan secara spontanitas. Namanya spontanitas, yah.. tanpa perencanaan, tanpa naskah tertulis ataupun tanpa persiapan yang matang. Semua dilakukan secara langsung dan mendadak. Adapun kelebihan dan kekurangan metode ini adalah :
1) Kelebihannya
- Gagasan dan pesan yang disampaikan muncul secara spontan
- Mengungkapkan perasaan secara objektif
- Pembicara dituntut untuk berfikir
- Kesimpulan masih mentah, kurang maksimal
- Gagasan yang dihasilkan kurang runtun
- Bagi yang belum berpengalaman, penyampaian kurang lancar
b. Reading manuscript
1) Kelebihannya
- Tidak takut salah karena tinggal membaca manuscript
- Bisa menyusun kalimat dan kata-kata sebaik mungkin
- Menghemat pernyataan
- Berbicara lebih lancar
- Meminimalisir terselip lidah
- Naskah dapat diperbanyak
2) Kekurangannya
- Mengurangi interaksi dengan audience
- Terkesan kurang ahli
- Terlihat kaku
- Memakan waktu persiapan lebih lama
- Tanggapan audience sulit mempengaruhi pesan
- Kurangnya interaktif
c. Memoriter
1) Kelebihannya
- Terlihat lebih berwibawa dan keren
- Terlihat lebih pintar dan cerdas
- Pesan tetap tersusun secara rapi
2) Kekurangannya
- Jika lupa, bisa hilang kendali saat berbicara
- Membutuhkan waktu persiapan lebih lama
- Otak akan bekerja lebih keras karena harus menghafal teks yang sudah disiapkan
d. Using note
Dengan kata lain, metode ini dibutuhkan keterampilan berbicara dan berpikir kritis. Cara ini sangat direkomendasikan buat kamu yang sudah biasa mengisi seminar atau public speaking. Buat kamu yang masih belum cukup jam terbangnya, tidak apa-apa, pelan-pelan. Semua perlu dipelajari dan dibiasakan.
1) Kelebihannya
- Adanya interaksi dengan audience
- Pesan yang disampaikan sesuai kebutuhan audience
- Penyajian lebih spontan
- Terlihat profesional dan keren
2) Kekurangannya
- Jika persiapan terburu-buru hasilnya kurang maksimal
- Jika tidak biasa, diksi yang dipilih jadi kurang menarik
- Potensi terjadi penyimpangan pesanan awal sangat besar
Cara public speaking penting banget membuat kerangka yang hendak disampaikan. Seperti yang sudah disinggung di metode public speaking, setiap orang memiliki cara dan seleranya sendiri-sendiri.
Dari pengalaman dan kenyamanan yang saya rasakan, saya lebih senang metode publik speaking using note. Alasannya sederhana, karena saya tidak perlu lagi menghafal sama persis.
Saya hanya perlu mengetahui referensi sebelumnya. Saya cukup membaca, memahami dan menghayatinya. Sisanya, saya sampaikan menggunakan bahasa sendiri.
Jadi kerangka yang saya buat hanya membantu agar saya tidak keluar jalur utama yang akan saya presentasikan. Kerangka public speaking juga membantu saya mencatat data-data penting yang bersifat mutlak. Misal menulis data dari hasil survey atau dari hasil penelitian.
3) Mempersiapkan alat bantu
Ternyata pengertian dan metode public speaking tidak sekedar teori. Tetapi butuh kecakapan praktek di depan audience. salah satunya masalah teknis mempersiapkan alat bantu. Alat bantu yang dimaksud bisa materi yang kita tulis di power point, atau bisa juga alat bantu seperti OHP atau LCD.
Jadi tergantung konteks public speaking untuk keperluan apa dulu.
Jika untuk pendadaran skripsi, penting banget buat kamu menguasai bagaimana cara menyambungkan LCD dengan laptop. Jika konteks public speaking ditempat umum, mengisi seminar atau semacamnya, kita cukup mempersiapkan materi powerpoint, sisanya biasanya akan diurus oleh panitia.
4) Menguasai Materi
Menyambung pembahasan nomor tiga, penting banget nih buat kamu untuk menguasai materi. Menguasai tidak harus menghafal. Cukup pahami, cermati, pikirkan, renungkan dan hayati. Jangan berusaha dihafal. Karena menghafal justru akan merusak daya konsentrasi lain.
Ups! Tunggu dulu, tiap orang berbeda-beda caranya. Bagi saya, menghafal justru menutup gagasan spontan. Ketika kita menguasai materi, maka saat saya spontan berbicara di depan umum, akan muncul gagasan lain dan ide brilian lain yang muncul.
Agar kamu bisa melakukan cara tersebut, kamu hanya perlu rileks. Rileks dan biarkan ide kita melakukan eksplor. Tentu saja harus tetap fokus dan kritis.
5) Memperhatikan aspek non verbal
Kunci public speaking kamu menarik bagi audience karena adanya interaksi non verbal dari pembicara. Nah, karena berbicara di depan banyak orang itu rasanya nano-nano. Ada beberapa tips agar aspek non verbal tetap rileks dan nyaman.
- Anggap mereka setara atau dibawah kamu dalam hal perspektif atau ke intelektualnya.
- Tatap mereka tanpa persepsi macam-macam. Jika banyak persepsi macam-macam akan mempengaruhi kepercayaan diri kita di depan panggung.
- Jangan berbicara diri sendiri, sesekali melontarkan pertanyaan basa basi.
- Jangan berbicara terlalu teoritis, dan tidak berbicara tentan data melulu, karena mereka akan tidur
- Sampaikan sesuai apa yang didekat mereka
- Jika masih tidak percaya diri menatap mereka, tatap dahi mereka. saat kita menatap dahi, mereka akan melihat kita melihat mata mereka. bisa juga menatap ujung kepala mereka, agar tidak langsung bertatapan dengan audience.
Public speaking memiliki beberapa manfaat antara lain berikut ini.
1. Meningkatkan Jenjang Karir
Manfaat paling dirasakan adalah meningkatkan jenjang karir dan memperluas jaringan relasi. Semakin luas relasi, semakin besar peluang dan potensi yang akan kita peroleh. Tentu saja akan mempengaruhi hal-hal baik di masa yang akan datang.
Jika public speaking kamu dapatkan diluar kemampuan pekerjaan kantoran, maka jika pihak kantor kamu memiliki potensi ini. Maka kamu pun akan direkomendasikan atau jenjang karir yang kamu miliki bisa dinaikan karena keterampilan tambahan yang kamu punya.
2. Membangun Percaya Diri
Manfaat memahami pengertian dan metode public speaking secara tidak langsung membangun rasa kepercayaan diri kamu loh. Setidaknya dari pengalaman berbicara di depan umum, sudah sebuah langkah hebat, karena bisa melawan rasa takut pada diri sendiri.
Tidak semua orang berani dan bisa berbicara di depan umum. Jadi jika ada kesempatan menjadi public speaking, lakukan. Karena kesempatan tersebut sebagai ajang membangun keberanian diri.
3. Berfikir Cerdas
Banyak orang yang pintar, tetapi sedikit orang yang cerdas. Orang pintar pintar dalam kemampuan otak. Sayangnya kekritisan dalam mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tidaklah semua orang bisa melakukannya.
Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengolah dan memanajemen waktu yang ada sebaik mungkin. Bahkan dalam kondisi yang tidak terduga saat hendak berbicara di depan umum, orang cerdas mampu menutupi kekurangan dan mampu menemukan strategi spontan yang tetap keren.
4. Pandai Berbicara
Sedikit cerita tentang pengalaman saya. Awalnya saya mendapatkan tawaran berbicara di depan umum. Tidak begitu yakin saya menerima tawaran tersebut. Saat di depan panggung pun, rasanya campur aduk. Dari satu tawaran, muncul tawaran lain dan lainnya.
Sejak awal, saya tipe orang yang mahir menulis dibandingkan berbicara. Karena memaksakan diri menerima tawaran menjadi public speaking tersebut, saya pun mulai berani berbicara di depan umum. Bisa dibilang, kemampuan berbicara saya daripada awal pertama kali lebih baik. Yah, jika dibandingkan dengan public speaking sejati, tentu masih jauh.
Setidaknya dari sini saya menyadari, manfaat public speaking yang tidak sekedar memberikan melatih keberanian tetapi juga melatih kecakapan berbicara di depan umum.
Tujuan dari public speaking antara lain.
1. Memotivasi
Tujuan dari public speaking adalah memberikan motivasi bagi para audience. Sementara bagi pembicara, memiliki kepuasan tersendiri ketika audiens antusias dan merasa bersemangat atas informasi yang kita sampaikan.
Coba bayangkan, satu kalimat yang berkesan, memotivasi mereka dan bermanfaat untuk mereka, jika dipraktekkan, kita akan mendapatkan tabungan amal di akhir kelak nanti. Tentu ini juga menjadi motivasi religius bagi pembicara.
2. Menginformasikan sesuatu
Tujuan yang tidak kalah penting dari public speaking adalah memberikan informasi yang belum mereka tahu. Bagi kamu informasi tersebut mungkin biasa saja, bahkan menganggap tidak penting.
Namun, bagi orang lain, informasi tersebut sangat penting bagi mereka. dahsyatnya, mampu mengubah nasib orang tersebut.
3. Persuasif
Apa yang kita sampaikan dalam public speaking adalah bentuk persuasive kepada audience. kemampuan menarik perhatian dan daya tarik audience adalah tujuan utama.
Sayangnya, untuk bisa mencapai di titik ini, dibutuhkan konsentrasi dan kepandaian dalam menyampaikan pesan secara lisan.
4. Menghibur Audience
BEDAH BUKU SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL SMK
KELAS INFORMASTIKA BERSAMA KOGTIK PGRI
Nama : Lilis Ernawati
Mengisi waktu di hari sabtu, walau cuaca mendung mendayu dayu
Namun aku tetap semangat mencari ilmu
agar tidak ketinggalan oleh perkembangan waktu
Alhamdulillah kegiatanpun dimulai, dan dibuka oleh Pak Eko dengan gaya bicara jawanya yang medok banget. seperti halnya kegiatan lainnya, acara ini dibagi dalam 3 sesi yaitu
1. pembukaan
2. Pemaparan buku
3. Penutup
Pembukaan diisi dengan doa dan pengenalan profil narasumber.
Narasumber bernama Pak Pebi Pebriadi pengarang buku Simulasi Dan Komunikasi Digital untuk SMK Mengajar di SMK 2 Tasikmalaya jurusan komputer jaringan, penggiat Robotik dan ahli Microcontroler sekaligus dosen di Unsil Tasikmalaya.
JUDUL BUKU : SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL UNTUK SMK
DAFTAR ISI
BAB 1 KONSEP DASAR INFORMATIKA
Materi ini bisa kita terangkan dengan mudah kepada anak-anak baik menggunakan infokus maupun tidak. isinya meliputi :
a. Logika dan Informatika
* Mengenai logika,
* apa itu logika,
* apa itu algoritma berisi langkah-langkah misalnya algoritma membuat kopi, layangan dll
* proposisi pernyataan benar atau salah dengan logika
* bisa lebih komplek dengan logika informatika dengan penggunaan konjungsi, disjungsi, and, or, dll
* flowchat membuat kopi, menambahkan dua buah bilangan hingga kita terbiasa untuk menggunakan flowchat itu untuk menyelesaikan masalah jadi ini merupakan dasar informatika
b. Peta Minda
konsep dari suatu masalah bisa menggunakan aplikasi mind maps yang sekarang banyak digunakan di perusahaan-perusahaan besar.
BAB 2 PENGELOLAAN INFORMASI DIGITAL
a. Mengetik 10 Jari
Di dalamnya terdapat layout qwerty yang harus hapal di luar kepala. misalnya jari kelingking di A, biasa dijadikan games siapa yang lebih dulu
b. Perangkat Lunak Pengolah Kata
yang terpenting di sini mereka dalam mengetik 10 jari di word dengan format yang sesuai sehingga rapi laporannya, mulai pengaturan spasi, paragraf, batas kiri dan kanan, membuat daftar isi otomatis,
c. Perangkat Lunak Pengolah angka
ini menggunakan excel yang paling dasar mengenai sum, mid, average, penampil type-type, kode, dan konsep makro
d. Perangkat lunak pengolah Presentasi
diterangkan bagaimana cara presentasi yang baik dan menarik
e. Buku Digital
jadi disini belajar membuat buku digital bisa berbasis web
BAB 3 KOMUNIKASI DAN KOLABORASI DALAM JARINGAN
a. Kewargaan Digital
Bagaimana seorang siswa sebagai user yang baik harus menerapkan mengenai konsep kewargaan digital, diterangkan juga komunikasi antara dua orang, jika saya berbicara anda mengerti dan sebaliknya.
Diterangkan juga sebagai pelajar warga digital Lingkungan digital, lingkungan belajar memanfaatkan ict, etika digital, update digital, komunikasi digital, sehingga siswa punya filter dalam berselancar di internet. selain itu merekapun dibelajari tentang kegiatan plagiat yang tidak boleh dilakukan
b. Internet Safety
Menerangkan mengenai cara membuat pasword yang kuat, tentang berita hoaks, hal ini sangat penting agar siswa bisa mengenal informasi yang hoaks dan tidak hoaks
c. Virus Komputer
Di materi ini, diterangkan tentang jenis-jenis virus diantaranya adalah virus bom, virus frozan, virus blackbord, virus it, skywerd, polimorti virus dan metamorti virus sehingga mereka mengetahui taraf krisis dari tiap virus, ada yg topup virus dan duplicat virus
d, Creative Commons
Menjelaskan tentang hak cipta. sehingga peserta didik tidak begitu saja menggunakan dan mengakui suatu penemuan
e. Teknik Penelusuran Search Engine
Agar siswa bisa dengan cepat mencari informasi ada yang memakai and, or, bintang, kutip
siswa diajak mengenal kelas maya yaitu google chek out dan games menggunakan kahoot. selain siswa, untuk guru juga bisa digunakan untuk membuat soal-soal
BAB 4 VISUALISASI KONSEP
a. Pasca Produksi
b. Sinopsis, Naskah dan Storyboard
c. Memproduksi Video, Musik Digital
d. Alur Proses Pembuatan Video
e. Pra Produksi
Materi Bab 4 Ini lebih ke arah seni kalau di SMA mungkin ada jurusan boardcasting. bisa menggunakan softwarenya yang paling kecil backpaker hingga yang premier sony vega, dan saat ini software-software berbasis android malah lebih cocok, bisa gunakan late juga. Selain itu ada ilmu cara mengambil gambar video seperti sub in, sub on, dsb.
Di buku SIMDIK SMK ini semua ada materinya.
Jadi menurut Pak Eko, bahwa setiap guru saat ini sangat memerlukan materi video editing. Karena membutuhkan untuk membuat ptk dll.
Selanjutnya ada sesi tanya jawab.
Dan saya diberi kesempatan bertanya, sehubungan dengan fasilitas di sekolah saya yang masih sangat kurang, sementara materi pembelajaran sudah sangat tinggi. Bagaimana cara mengatasinya?
Jawabannya, "Akhirnya kita alihkan ke yang online yaitu google drive, visit dan google. Namun permasalahannya kembali ke kuota. Namun jika memang sarana prasarana tidak memungkinkan dalam pemetaan di lapangannya yah sekemampuan kondisi di lapangan saja. Misalnya pembelajaran story board, bisa menggunakan kertas saja dulu misalnya tentang hobby. "
Pak Eko juga menambahkan dengan pengalaman beliau dalam memotivasi teman-teman, karena memang saat ini pembelajaran TIK di silabus RPP nya lumayan berat. Karena mereka berpikir prakarya lebih mudah dibandingkan TIK.
Selanjutnya Pak Ari dari Bekasi menanyakan bisa tidak skill anak-anak dalam pembelajaran di sesuaikan dengan kondisi saat ini agar anak-anak bisa mengerjakan tugas cukup dengan HP saja, tanpa menggunakan laptop.
jawabannya, " Bisa saja, namun kembali lagi ke fasilitas yang harus dimiliki oleh pengajar maupun peserta didik, jika memang menggunakan smartphone maka harus smartphone yang bisa masuk file-file seperti WPS dll, sehingga jika ada siswa yang tidak memiliki laptop, tetap bisa mengerjakan.
Praktek Membuat Soal Menggunakan Kahoot
Kelebihannya ada musik, tampilan menarik warna warni, dan ada gamesnya juga. Dan setiap pertanyaan bisa kita gunakan batas waktu.
1. Ketik Kahoot.id pinnya 04677156 enter
2. lalu tuliskan nomer kemudian keluar soalnya dan silakan jawab
Cara membuat soal
1. kahoot.com
2. Login
3. lalu kita pilih teacher
4. Pilih school
5. pilih individual. kalau team buat di kelas
6. pilih yang free
7. continue for free
8.ada tanda plus di atas kanan, pilih tanda plus biru atau pilih create
9. waktunya tinggal pilih misal 10 second
10. jawabannya satu pilih single select
Alhamdulillah Pak Feby dengan tangan terbuka siap mengajari bapak dan ibu guru dalam pembelajaran TIK. Makasih Pak Feby, semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga kemampuan guru-gurunya semakin meningkat.
Dan alhamdulillah acarapun selesai, Pak Eko selaku moderator menutupnya dengan doa.