Pengikut

Minggu, 06 Februari 2022

PECHA KUCHA ACA-ACA

Nama                : Lilis Ernawati

Pertemuan        :    1
Waktu              :  Selasa, 1 Februari 2022 
Pukul                : 19.30  wib s.d selesai
Moderator        : Ibu Sunarmi
Narasumber     : Bapak Ajun
Judul                : PECHA KUCHA ACA-ACA



kalau dengar istilah ini jadi kayak bahasa indiahe yah,...acha..acha.....sambil bernyanyi dan berjoget. Dulu saya sempat seneng banget yang namanya film indiahe itu. Tapi sekarang masa-masa itu telah hilang. Sekarang saya lebih seneng nongkrong di depan laptop saat waktu luang. Kalaupun melihat TV yah pasti film kartun, karena cuma itu yang sering di stel sama anakku. kecuali kalau dia main, baru aku lihat berita-berita yang sedang viral saat ini.

Kembali lagi ke materi Pecha Kucha Aca-Aca

Pecha kucha aca-aca itu bukan bahasa indiahe lho, tapi bahasa jepang yang artinya mengobrol atau basa basi. Nulisnya gimana yah? bisa lihat di sini yah.




Biasanya pembicara pemula, kebingungan saat membuat presentasi menggunakan aplikasi  powerpoint.
Kebingungannya dapat berupa jumlah salindia (slides) yang harus dibuat dan waktu yang dibutuhkan untuk menampilkannya. Di materi ini akan dibahas tentang pecha kucha yang dapat dmembantu permasalahannya.

Penemu Pecha Kucha adalah Mark Dytham dan Astrid Klein, dua arsitektur yang bekerja di jepang




Konsepnya
Pecha Kucha terdiri dari 20 salindia dan tiap salindia ini terdiri dari 20 detik. Jadi tiap salindianya diatur per 20 detik


Topik
Yang pertama dilakukan agar dapat membuat Pecha Kucha yang baik adalah menentukan topik yang akan dipresentasikan

Sederhana/Simple
Tidak terlalu banyak gambar/kata-kata dalam salindia

Kehangatan atau kedekatan
sampaikan materi dengan kehangatan dan kedekatan agar peserta tidak merasa terintimidasi dan sangat membutuhkan

Latihan
Sebelum melakukan presentasi, lakukan latihan agar dalam pelaksanaannya nanti dapat mempresentasikan dengan baik

Pecha Kucha hanyalah salah satu alternatif yang dapat digunakan para pembicara, khususnya yang pemula. Untuk berbicara dengan efektif di depan publik, termasuk di dunia digital. Dan perlu diingat Pecha Kucha fokus untuk melatih pembicara agar dapat berbicara secara seefisien mungkin, tapi penuh bobot. Serta menjadikan media presentasi sebagai "alat bantu belaka" bukan segala


1. BERBICARA EFEKTIF DI DUNIA DIGITAL

BERBICARA EFEKTIF DI DUNIA DIGITAL


Nama                : Lilis Ernawati

Pertemuan        :    1
Waktu              :  Selasa, 1 Februari 2022 
Pukul                : 19.30  wib s.d selesai
Moderator        : Ibu Sunarmi
Narasumber     : Bapak Ajun
Judul                : Berbicara Efektif di Dunia Digital


 Alhamdulillah malam ini saya masih bisa mengikuti kegiatan  zoom meeting bersama kelas public speaking yang diadakan PGRI.

Sambil nyetrika dan ngepak-ngepak paket yang akan dikirim ke kosan anakku yang di Bandung dan di Tasikmalaya, ku lihat layar monitor.

Ada tugas aneh yang di berikan Narasumber malam ini. Tugasnya kita harus menyiapkan buku, alat tulis dan sebotol air.
Sesuai perintah aku siapkan semua tugas itu. Namun ternyata peserta lain ada yang menggunakan gelas dan ada juga yang gak menyiapkan apa-apa.

Pak Ajun bilang, itulah sifat manusia, yang inginnya selalu menentang dan penasaran, untuk apa membawa semua itu. Sementara aku terbiasa nurut kali yah, jadi terpenuhi semua he...he...tanpa bertanya untuk apa, yang penting bawa aja dulu.



Selanjutnya Pak Ajun menyuruh kita menjawab pertanyaan di bawah ini :

1. Kapan terakhir kali berbicara di depan umum?
2. Dalam Acara atau kegiatan apa?
3. Apakah kegiatan itu merupakan kegiatan rutin atau pertama kali?
4. Apakah saat berbicara itu merasa gugup , biasa, bosan atau senang?

Dan Jawabanku 
1. Bulan Desember akhir
2. MC Upacara adat sunda
3. rutin
4. tidak gugup.

Dari sekian jawaban termasuk aku, rata-rata salah. Karena sebenarnya, kita berbicara di depan umum, bisa jadi tadi pagi. Karena tadi pagi mengajar di sekolah. sebagian besar kesalahannya di nomer 1. karena jika nomer 1 nya betul, maka ke nomer selanjutnya pasti betul.  Dan jawaban yang tepat hanya Miss Leni saja.

Selanjutnya Pak Ajun menyuruh kami mencari arti kata berikut ini 
1. Glossophobia
2. pecha Kucha
3. Claps  (clear, loud and powerful Speaking)

Aku langsung mencari di Mbah google dan jawabannya adalah 
1.Dalam dunia medis, rasa takut yang dialami seseorang ketika harus berbicara di depan umum disebut Glosophobia
2. Pecha Kucha adalah format presentasi sederhana di mana Anda menunjukkan 20 gambar atau slide, dengan masing-masing gambar atau slide hanya ditampilkan selama 20 detik.
3. Claps adalah teknik bicara menghipnotis 

Seorang narasumber itu harus bisa meyakinkan audiennya. misalnya dengan baju jas yang rapi. perlente, bawa buku yang tebal-tebal dan banyak, cara berbicara yang membius audiens sehingga mereka berpikir jika narasumbernya luar biasa,penguasaan   kosakatabeberapa bahasa  yang ngetren, alumni sekolah yang terkenal  serta wajah yang meyakinkan. Sehingga semua baru melihatnya saja, sudah klepek-klepek he...he...
 Terkadang seorang narasumber sengaja membawa pulpen dan buku yang tebal ke depan untuk menutupi kegugupannya dan mengalihkan perhatian audiens sehingga merasa terpukau.

Bagaimana agar bisa berbicara efektif?
1. Mengatur volume bertujuan menyesuaikan kondisi lingkungan
2. Menggunakan bahasa tubuh untuk menekankan suatu respon ketika berbicara  dengan lawan
3. Menyesuaikan audience dimana saat berbicara kepada orang yang lebih tua 
4. Ekspresi wajah untuk memberitahukan kepada lawan bicara  terkait respon yang diberikan

Cara agar Terbiasa berbicara saat zoom meeting
1. Latihan  berbicara di depan kamera/ cermin lalu rekam dan lihat kembali atau posting
2. Simpanlah notes/catatan kecil di depan laptop agar saat ngezoom, ada sesuatu yang bisa bisa mencontek dari notes tersebut

Ungkapan Peserta Saat Dorang Daring

Ada banyak ungkapan yang dilontarkan peserta saat  webinar . Mulai yang penting untuk diungkapkan sampai yang konyol-konyol
Ungkapan peserta saat mengikuti kegiatan daring
      Share materinya dong!

Ini adalah ungkapan paling ngehits di setiap kegiatan webinar. Seakan tak afdol,jika tak menyebutkannya. Padahal ya belum tentu juga dibaca, sesudah mendapatkannya. La terus buat apa nyimpan begituan? Pada dasarnya, manusia adalah makhluk pengkolektor. Sehingga menjadi kebahagiaan sendiri saat memiliki banyak hal (termasuk dalam hal ini materi presentasi).

      Mana link presentasinya?

Yang tanya beginian, patut diduga adalah manusia-manusia yang dikejar eksistensinya oleh manusia-manusia lainnya. Agar dikira dia ada. Persoalan bisa menyerap materi webinar, itu soal yang kesekian ribu.

      Aku hadir lho bos.

Ini sebenarnya sebelas-dua belas dengan yang tadi. Cuma tidak ribut soal mengisi daftar hadir. Hanya suka “menyampah” dengan menyebutkan asalnya. Padahal seringkali tidak ada permintaan itu dari panitia. Yang penting pamer.

      Nyimak di pojokan

Mau menyimak di pojokan, di gardu jaga, di kantin, sampai di atas pematang sawah, itu tak masalah. Nggak penting-penting banget, info kayak beginian dibagikan. Tapi memang nggak asyik rasanya, kalau tak ada begituan.

      Sertifikatnya ditunggu

Percayalah manusia semacam ini adalah manusia yang serba formalitas hidupnya. Apa-apa harus ada hitam di atas putih. Jika tak ada, ya ogah. Makanya bila menemui mereka ini, nggak usah capek-capek ngasih nasihat.

      Maaf, gak bisa open kamera

Ada banyak kemungkinan, jika ada ujaran ini. Yang pertama adalah kendala teknis yang menyangkut gawainya. Yang kedua, terkait kemulti-taskingan si peserta. Sebab ikut beberapa webinar dalam satu  momen. Yang ketiga, nggak pede wajahnya ditampilkan. Yang keempat, sedang beres-beres. Yang kelima, ada alasan yang tak bisa diungkapkan. Dan alas an terakhir inilah, yang masih menjadi misteri. Apa yang hadir ini, makhluk gaib ya?

      Sinyalnya nggak bersahabat

Guyonan tentang hal ini adalah “Janganlah berteman dengan sinyal. Sebab saat kau sedih maupun senang, tak pernah ada di sampingmu.” Dan sebenarnya, yang layak ngomong ini, kan pemateri, moderator, maupun pihak penyelenggara. Ngapain peserta ikutan latah?

      Keluar dulu nih

Baik pakai alasan maupun tidak, orang sudah pada tahu. Dan ini bukan soal sopan atau tidak. Sebab tingkat kesopanan manusia saat menghadiri webinar, itu naik-turun.

      Suaranya kecil banget

Kadang ditambahi suka “ghosting” bin krosak-krosak. Ya iyalah yang namanya jarak-jauh, kondisinya tak mungkin dapat dipastikan kenyamanannya (juga keamanannya).

      Boleh tanya lain?

Inilah manusia oportunis yang memanfaatkan segala situasi untuk kebutuhan dirinya sendiri. Lupa bahwa di luar dirinya ada manusia lain. Jangan-jangan mengira yang di luar itu, cuma ngontrak.

      Pematerinya kok gak sama sih?

Ini adalah peserta yang kudet. Padahal sudah diumumkan, walaupun ngasih tahunya terlambat sih. Selain itu juga, kadang mencak-mencak, mengatakan penipuan. Untuk hal ini, panitia harus yang sabar dan banyak mengelus dada.

      Saran saya bla-bla-bla

Yang mengatakan ini adalah manusia pakar yang tidak tahu menempatkan kepakarannya. Hobi menyela atau menyanggah pemateri dan panitia. Dan ada saja, gagasan yang dilemparkan.

      Tolong diagendakan lagi!

Kelihatannya bagus sih, ucapan ini. Namun apabila didalami, menjadi beban tersendiri bagi penyelenggara. Sebab ada banyak hambatan, untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan. Tak semudah kelihatannya.

      Flyer-nya kurang rinci

Ini juga jenis manusia pakar seperti tadi. Tapi suka ngasih info yang nggak penting-penting amat. Sebab setiap webinar punya kebutuhan sendiri-sendiri, tidak mungkin disama-ratakan.

      Sssstt jangan berisik!

Ini peserta yang suka mengambil porsi “kekuasaan” moderator dan penyelenggara. Seakan mereka dianggap abai, jika ada peserta yang melakukan tindakan yang dikira aneh.

      Ooo, ini bapak/ibu itu ya?

Kelihatannya sepele dan mencoba akrab dengan pemateri. Namun seringkali, perlakuan semacam ini menimbulkan ketidak-nyamanan bagi pemateri dan peserta lainnya. Sebab bisa jadi, peserta lainnya akan merasa dianak-tirikan. Sedang untuk pemateri, juga dapat menimbulkan kebingungan tersendiri, khususnya ketika lupa mengenal.

      Gratis lagi ya?

Betul-betul manusia yang tidak tahu diri, pelit, dan tidak menghargai orang lain. Maunya hanya dikasih gratis dan enak pula. Mungkin urat malunya sudah terputus.

      Ada nggak doorprize-nya?

Dikiranya semua webinar mengandung hadiah. Dan celakanya pula, pas webinar gretongan pun, perkataan ini tega untuk ditampilkan terang-terangan. Sungguh tidak ada yang bisa dikatakan lagi.

      Penutup

Karena sudah tak ada yang bisa dikatakan lagi, maka tulisan ini sampai di sini saja. Jika ada yang merasa terhibur, termotivasi, tersinggung, atau yang lain, tak perlu chat saya secara personal. Cukup di grup saja, kalau memang itu penting untuk dilakukan.


 Demikian kegiatan pertemuan pertama publik speaking ini, dilanjut dengan sharing materi dengan Bapak Ajun yang luar biasa dan mau menjawab semua unek-unek peserta pelatikan kelas public speaking for teacher yang diselenggarakan oleh PGRI. Terimakasih Pak Ajun dan semuanya yang telah memfasilitasi




OPENING CEREMONY KELAS PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

 

OPENING CEREMONY KELAS PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Nama                : Lilis Ernawati
Pertemuan        :    1
Waktu              :  Sabtu, 29 Januari  2022 
Pukul                : 13.00 wib s.d selesai
Inisiator             : Om Jay
Koordinator        Ibu Leni Priska
                            Ibu Sunarmi Juweni
Moderator           Ibu Daru Any Putri, SDPJ
   : 
             : 

Public speaking  merupakan suatu ungkapan yang sudah umum kita dengar saat ini. kesannya memang lebih keren dibandingkan dengan ceramah, pidato, ataupun dakwah. Padahal intinya sama yaitu berbicara atau berkomunikasi lisan  di depan umum , baik yang dilakukan secara bertatap muka kepada umum ataupun terhadap sekelompok orang tertentu. 

Berbicara di depan umum itu sendiri tidak melulu dalam bentuk kita mengisi acara workshop atau seminar. Saat kita melakukan presentasi pun juga termasuk dalam berbicara di depan umum. Begitupun halnya saat kita mengajar di kelas atau melakukan zoom meeting.

Jadi sebenarnya kegiatan public speaking sudah lama kita kenal dan kita lakukan. Materi pelajarannyapun ada, baik ditingkat SMP maupun SMA, tercantum di silabusnya dengan judul ceramah ataupun pidato.




Pengertian dan metode public speaking dapat pula diartikan sebagai seni berbicara atau seni berpidato. Public speaking itu sendiri sudah berkembang sejak abad sebelum masehi loh. 

Pengertian Public Speaking menurut kamus Merriam Webster adalah  the act or skill of speaking to a usuallu large group of people”. artinya  keterampilan yang dimiliki seseorang dalam berbicara, baik dalam bentuk kelompok besar ataupun kelompok kecil. 

Berbeda dengan pendapat David Zarefsky secara garis besar menyampaikan bahwa public speaking merupakan bentuk komunikasi berkelanjutan, lewat pesan maupun lewat lambang dengan cara interaksi dengan pembicara dan audience. 

Menurut KBBI pengertian public speaking adalah retorika yang dapat diartikan sebagai keterampilan berbahasa. Public speaking juga dapat diartikan sebagai studi tentang pemakaian bahasa secara efektif dalam menyusun kata atau kalimat.

Perspektif yang lain, KBBI juga mengartikan public speaking sebagai seni berpidato yang bombastis dan muluk-muluk. 

Dari ulasan di atas, maka pengertian dan metode public speaking dapat diartikan sebagai keterampilan dan kemampuan dalam berbicara di depan banyak orang. dimana orang tersebut dapat menjelaskan atau mempresentasikan sesuatu secara mudah dipahami dan lancar. 

Pada dasarnya pengertian dan metode public speaking tidak sekedar ngomong seenaknya. Butuh banyak aspek. Mulai dari aspek ilmu pengetahuan, kemampuan berbahasa dan kemampuan analitis kritis.

Hal yang tidak kalah penting, public speaking juga butuh yang nama nya kemampuan persuasif positif. Agar audience tertarik, termotivasi dan merasa hidup saat mendengarkan apa yang disampaikan public speaking.

Adapun metode Public Speaking antara lain :

a. Metode Impromtu (spontanitas) 

adalah metode public speaking yang dilakukan secara spontanitas. Namanya spontanitas, yah.. tanpa perencanaan, tanpa naskah tertulis ataupun tanpa persiapan yang matang. Semua dilakukan secara langsung dan mendadak. Adapun kelebihan dan kekurangan metode ini adalah :

1) Kelebihannya 

  • Gagasan dan pesan yang disampaikan muncul secara spontan 
  • Mengungkapkan perasaan secara objektif 
  • Pembicara dituntut untuk berfikir 
2) Kekurangannya
  • Kesimpulan masih mentah, kurang maksimal 
  • Gagasan yang dihasilkan kurang runtun 
  • Bagi yang belum berpengalaman, penyampaian kurang lancar 

b. Reading manuscript
 adalah metode public speaking yang dilakukan dengan cara membaca naskah yang sudah dipersiapkan sebelum-sebelumnya. Cara ini lebih sering digunakan oleh para pejabat Negara. Sering digunakan untuk menghindari kesalahan kata dan ucapan, karena disampaikan secara formal, resmi kepada masyarakat umum. 

1) Kelebihannya 

  • Tidak takut salah karena tinggal membaca manuscript 
  • Bisa menyusun kalimat dan kata-kata sebaik mungkin 
  • Menghemat pernyataan 
  • Berbicara lebih lancar 
  • Meminimalisir terselip lidah 
  • Naskah dapat diperbanyak 

2) Kekurangannya

  • Mengurangi interaksi dengan audience 
  • Terkesan kurang ahli 
  • Terlihat kaku 
  • Memakan waktu persiapan lebih lama 
  • Tanggapan audience sulit mempengaruhi pesan 
  • Kurangnya interaktif 

c. Memoriter
 adalah  metode dengan cara menghafalkan teks yang sudah disiapkan sebelumnya. Jadi dari segi penyampaian tetap tertata, tidak melantur kemana-mana dan tetap efektif. Cara ini sangat cocok buat kamu yang suka dengan tantangan. 

1) Kelebihannya

  • Terlihat lebih berwibawa dan keren 
  • Terlihat lebih pintar dan cerdas 
  • Pesan tetap tersusun secara rapi 

2) Kekurangannya

  • Jika lupa, bisa hilang kendali saat berbicara 
  • Membutuhkan waktu persiapan lebih lama 
  • Otak akan bekerja lebih keras karena harus menghafal teks yang sudah disiapkan

d. Using note 
adalah metode public speaking yang paling disarankan. Isi dari using note bukanlah isi ceramah secara keseluruhan. Tetapi sebagai kisi-kisi atau outline atau garis besarnya saja. Sisanya dikembangkan secara spontan di depan panggung. 

Dengan kata lain, metode ini dibutuhkan keterampilan berbicara dan berpikir kritis. Cara ini sangat direkomendasikan buat kamu yang sudah biasa mengisi seminar atau public speaking. Buat kamu yang masih belum cukup jam terbangnya, tidak apa-apa, pelan-pelan. Semua perlu dipelajari dan dibiasakan. 

1) Kelebihannya

  • Adanya interaksi dengan audience 
  • Pesan yang disampaikan sesuai kebutuhan audience 
  • Penyajian lebih spontan 
  • Terlihat profesional dan keren 

2) Kekurangannya 

  • Jika persiapan terburu-buru hasilnya kurang maksimal 
  • Jika tidak biasa, diksi yang dipilih jadi kurang menarik 
  • Potensi terjadi penyimpangan pesanan awal sangat besar 

Cara public speaking yang baik adalah berikut ini. 
1) mengenali audience. 
apakah audience pelajar, mahasiswa, umum atau dosen. mengetahui siapa audience, akan menentukan isi yang akan kamu sampaikan. Audience mahasiswa tentu saja pesan dan isi yang disampaikan berbeda dengan audiens yang dari kalangan masyarakat umum. 

2) membuat kerangka yang akan disampaikan

Cara public speaking penting banget membuat kerangka yang hendak disampaikan. Seperti yang sudah disinggung di metode public speaking, setiap orang memiliki cara dan seleranya sendiri-sendiri.

Dari pengalaman dan kenyamanan yang saya rasakan, saya lebih senang metode publik speaking using note. Alasannya sederhana, karena saya tidak perlu lagi menghafal sama persis.

Saya hanya perlu mengetahui referensi sebelumnya. Saya cukup membaca, memahami dan menghayatinya. Sisanya, saya sampaikan menggunakan bahasa sendiri. 

Jadi kerangka yang saya buat hanya membantu agar saya tidak keluar jalur utama yang akan saya presentasikan. Kerangka public speaking juga membantu saya mencatat data-data penting yang bersifat mutlak. Misal menulis data dari hasil survey atau dari hasil penelitian. 

3) Mempersiapkan alat bantu

Ternyata pengertian dan metode public speaking tidak sekedar teori. Tetapi butuh kecakapan praktek di depan audience. salah satunya masalah teknis mempersiapkan alat bantu. Alat bantu yang dimaksud bisa materi yang kita tulis di power point, atau bisa juga alat bantu seperti OHP atau LCD.

Jadi tergantung konteks public speaking untuk keperluan apa dulu. 

Jika untuk pendadaran skripsi, penting banget buat kamu menguasai bagaimana cara menyambungkan LCD dengan laptop. Jika konteks public speaking ditempat umum, mengisi seminar atau semacamnya, kita cukup mempersiapkan materi powerpoint, sisanya biasanya akan diurus oleh panitia. 

4) Menguasai Materi

Menyambung pembahasan nomor tiga, penting banget nih buat kamu untuk menguasai materi. Menguasai tidak harus menghafal. Cukup pahami, cermati, pikirkan, renungkan dan hayati. Jangan berusaha dihafal. Karena menghafal justru akan merusak daya konsentrasi lain. 

Ups! Tunggu dulu, tiap orang berbeda-beda caranya. Bagi saya, menghafal justru menutup gagasan spontan. Ketika kita menguasai materi, maka saat saya spontan berbicara di depan umum, akan muncul gagasan lain dan ide brilian lain yang muncul. 

Agar kamu bisa melakukan cara tersebut, kamu hanya perlu rileks. Rileks dan biarkan ide kita melakukan eksplor. Tentu saja harus tetap fokus dan kritis. 


5) Memperhatikan aspek non verbal

Kunci public speaking kamu menarik bagi audience karena adanya interaksi non verbal dari pembicara. Nah, karena berbicara di depan banyak orang itu rasanya nano-nano. Ada beberapa tips agar aspek non verbal tetap rileks dan nyaman. 

  • Anggap mereka setara atau dibawah kamu dalam hal perspektif atau ke intelektualnya. 
  • Tatap mereka tanpa persepsi macam-macam. Jika banyak persepsi macam-macam akan mempengaruhi kepercayaan diri kita di depan panggung. 
  • Jangan berbicara diri sendiri, sesekali melontarkan pertanyaan basa basi. 
  • Jangan berbicara terlalu teoritis, dan tidak berbicara tentan data melulu, karena mereka akan tidur
  • Sampaikan sesuai apa yang didekat mereka
  • Jika masih tidak percaya diri menatap mereka, tatap dahi mereka. saat kita menatap dahi, mereka akan melihat kita melihat mata mereka. bisa juga menatap ujung kepala mereka, agar tidak langsung bertatapan dengan audience.


Public speaking memiliki beberapa manfaat antara lain berikut ini. 

1. Meningkatkan Jenjang Karir 

Manfaat paling dirasakan adalah meningkatkan jenjang karir dan memperluas jaringan relasi. Semakin luas relasi, semakin besar peluang dan potensi yang akan kita peroleh. Tentu saja akan mempengaruhi hal-hal baik di masa yang akan datang. 

Jika public speaking kamu dapatkan diluar kemampuan pekerjaan kantoran, maka jika pihak kantor kamu memiliki potensi ini. Maka kamu pun akan direkomendasikan atau jenjang karir yang kamu miliki bisa dinaikan karena keterampilan tambahan yang kamu punya. 

2. Membangun Percaya Diri 

Manfaat memahami pengertian dan metode public speaking secara tidak langsung membangun rasa kepercayaan diri kamu loh. Setidaknya dari pengalaman berbicara di depan umum, sudah sebuah langkah hebat, karena bisa melawan rasa takut pada diri sendiri.

Tidak semua orang berani dan bisa berbicara di depan umum. Jadi jika ada kesempatan menjadi public speaking, lakukan. Karena kesempatan tersebut sebagai ajang membangun keberanian diri. 

3. Berfikir Cerdas 

Banyak orang yang pintar, tetapi sedikit orang yang cerdas. Orang pintar pintar dalam kemampuan otak. Sayangnya kekritisan dalam mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tidaklah semua orang bisa melakukannya.

Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengolah dan memanajemen waktu yang ada sebaik mungkin. Bahkan dalam kondisi yang tidak terduga saat hendak berbicara di depan umum, orang cerdas mampu menutupi kekurangan dan mampu menemukan strategi spontan yang tetap keren. 

4. Pandai Berbicara 

Sedikit cerita tentang pengalaman saya. Awalnya saya mendapatkan tawaran berbicara di depan umum. Tidak begitu yakin saya menerima tawaran tersebut. Saat di depan panggung pun, rasanya campur aduk. Dari satu tawaran, muncul tawaran lain dan lainnya. 

Sejak awal, saya tipe orang yang mahir menulis dibandingkan berbicara. Karena memaksakan diri menerima tawaran menjadi public speaking tersebut, saya pun mulai berani berbicara di depan umum. Bisa dibilang, kemampuan berbicara saya daripada awal pertama kali lebih baik. Yah, jika dibandingkan dengan public speaking sejati, tentu masih jauh. 

Setidaknya dari sini saya menyadari, manfaat public speaking yang tidak sekedar memberikan melatih keberanian tetapi juga melatih kecakapan berbicara di depan umum. 

Tujuan dari public speaking  antara lain.

1. Memotivasi 

Tujuan dari public speaking adalah memberikan motivasi bagi para audience. Sementara bagi pembicara, memiliki kepuasan tersendiri ketika audiens antusias dan merasa bersemangat atas informasi yang kita sampaikan.

Coba bayangkan, satu kalimat yang berkesan, memotivasi mereka dan bermanfaat untuk mereka, jika dipraktekkan, kita akan mendapatkan tabungan amal di akhir kelak nanti. Tentu ini juga menjadi motivasi religius bagi pembicara. 

2. Menginformasikan sesuatu 

Tujuan yang tidak kalah penting dari public speaking adalah memberikan informasi yang belum mereka tahu. Bagi kamu informasi tersebut mungkin biasa saja, bahkan menganggap tidak penting.

Namun, bagi orang lain, informasi tersebut sangat penting bagi mereka. dahsyatnya, mampu mengubah nasib orang tersebut. 

3. Persuasif 

Apa yang kita sampaikan dalam public speaking adalah bentuk persuasive kepada audience. kemampuan menarik perhatian dan daya tarik audience adalah tujuan utama.

Sayangnya, untuk bisa mencapai di titik ini, dibutuhkan konsentrasi dan kepandaian dalam menyampaikan pesan secara lisan. 

4. Menghibur Audience 

Ada beberapa tujuan public speaking, tergantung dari sasaran audience nya dan tema. Ada public speaking yang sifatnya disampaikan ringan. Asal bisa menghibur para audience. oh iya, public speaking yang formal sekalipun juga perlu ada hiburan, agar mereka tidak dilanda rasa kantuk yang tak tertahan. 

Itulah sekilas tentang apa publik speaking itu. Dan hari ini kegiatan  pembukaan/Ceremony kelas  public speaking dibuka. pasti akan banyak banget manfaat yang bisa aku ambil, oleh karena itu aku akan memanfaatkannya sebaik mungkin, agar aku lebih pede lagi. 
Untuk opening ceremony kelas public speaking gelombang 5 ini dibuka oleh Ibu Sunarmi. Seperti biasa pada pembukaan diawali dengan ucapan sapa, salam dan senyum.








Adapun susunan acaranya adalah berikut ini.
1. Pembukaan
2. Sambutan
3. Tanya jawab yang akan dimoderatori oleh Ibu Daru Ani
4. Penutup


Acara Pembukaan diisi dengan pembacaan doa sesuai agam dan kepercayaan masing-masing yang dipimpin oleh Ibu Sunarmi

Selanjutnya pembukaan kegiatan cerremony kelas public speaking gelombang  5 oleh Om jay. namun sebelumnya Ibu Sunarmi memberikan satu pantun untuk Om Jay

Yosep pijay kemarin menelepon saya
katanya ingin jalan-jalan  ke samarinda
Yang terhormat Om Jay saya sapa
Dipersilakan menyampaikan wejangan dan agendanya

Dalam sambutan pembukaannya, om Jay berharap   semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk semua guru-guru dan membantu guru-guru dalam berbicara di depan umum. Dan peserta kegiatan ini bisa lulus semua dan bisa membuat sebuah buku kegiatan public speaking for teacher.

Selanjutnya  Ibu Daru selaku moderator  menyampaikan planning kegiatan public speaking for teacher   yang akan dilaksanakan setiap hari selasa pukul 19.30 wib sampai selesai. dan untuk yang ingin mengikuti english for teacher setiap hari kamis pukul 19.30 wib. Di kelas Publik speaking ini, semua peserta harus mau jika diminta menjadi  moderator
Ibu Darru gunana 
Ibu Rosminiyati dari pangkal pinang menanyakan apa saja kegiatan kita agar bisa dikatakan lulus?
Jawaban Ibu Leni Priska katanya pertemuan kita akan berlangsung 20 pertemuan dengan 16 resume bisa dikatakan lulus. 

Sambil menunggu Pak Ajun acara diisi dengan obrolan sekaligus 
Selanjutnya Pak Ajun Pujang Anom  akan menyampaikan materi dengan judul kelas Inovasi merupakan program lanjutan kelas menulis, berbicara, bahasa Inggris dan kelas inovasi yang akan digelar maret 2022 selama 4 bulan yaitu 16 kali pertemuan setiap pukul 19.30 sampai dengan selesai. teknisnya akan menyusul. 
 Alhamdulillah Pak Ajun datang jua. Dan ternyata beliaupun sama, sedang melakukan pembelajaran 



Ibu Rosminiyati menanyakan apakah pembelajarannya dari dasar?
Jawabannya, "yah dari dasar hingga sampai pada akhirnya peserta dapat menghasilkan media pembelajaran yang bisa digunakan untuk lomba atau oleh-oleh di sekolah. Pematerinya sebagian besar adalah para inovasi nasional dan inovator pendidikan

Ibu Daru menanyakan, apakah akan diselipkan pembelajaran RPP Silabus Protitype?
Jawaban Pak Ajun, "Nanti akan diselipkan materi prototype.nya 
Ibu Umi Farida, ada Ibu Munawaroh, Pak Rusli, Pak Wardoyo dan Ibu Noengki yang berbagi cerita tentang suka duka pembelajaran.
 


Dan diakhir kegiatan, semua yang bertanya mendapatkan doorprice baik uang maupun buku. 

BEDAH BUKU SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL SMK

 


        KELAS INFORMASTIKA BERSAMA KOGTIK PGRI

Nama                : Lilis Ernawati

Pertemuan        :    4
Waktu              :  Sabtu, 4 Februari 2022 
Pukul                : 13 wib s.d selesai
Moderator        : Bapak Eko
Narasumber     : Bapak Pebi Pebriadi
Judul                : kelas Informatika untuk SMK




Mengisi waktu di hari sabtu, walau cuaca mendung mendayu dayu

Namun aku tetap semangat mencari ilmu

agar tidak ketinggalan oleh perkembangan waktu

Alhamdulillah kegiatanpun dimulai, dan dibuka oleh Pak Eko dengan gaya bicara jawanya yang medok banget. seperti halnya kegiatan lainnya, acara ini dibagi dalam 3 sesi yaitu

1. pembukaan

2. Pemaparan buku

3. Penutup

Pembukaan diisi dengan doa dan pengenalan profil narasumber. 

Narasumber bernama Pak Pebi Pebriadi pengarang buku Simulasi  Dan Komunikasi Digital untuk SMK Mengajar di SMK 2 Tasikmalaya jurusan komputer jaringan, penggiat Robotik dan ahli Microcontroler sekaligus dosen di Unsil Tasikmalaya.


JUDUL BUKU : SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL UNTUK  SMK

DAFTAR ISI 

BAB 1  KONSEP DASAR INFORMATIKA

Materi ini bisa kita terangkan  dengan mudah kepada anak-anak baik menggunakan infokus  maupun tidak. isinya meliputi :

a. Logika dan Informatika

*    Mengenai logika, 

*    apa itu logika, 

*    apa itu algoritma berisi langkah-langkah misalnya algoritma membuat kopi, layangan dll

*    proposisi pernyataan benar atau salah dengan logika

*    bisa lebih komplek dengan logika informatika dengan penggunaan konjungsi, disjungsi, and, or, dll

*     flowchat membuat kopi, menambahkan dua buah bilangan hingga kita terbiasa untuk             menggunakan   flowchat itu untuk menyelesaikan masalah jadi ini merupakan dasar informatika

b. Peta Minda

konsep dari suatu masalah bisa menggunakan aplikasi mind maps yang sekarang banyak digunakan di perusahaan-perusahaan besar.


BAB 2 PENGELOLAAN INFORMASI DIGITAL

a. Mengetik 10 Jari 

Di dalamnya terdapat layout qwerty  yang harus hapal di luar kepala. misalnya jari kelingking di A, biasa dijadikan games siapa yang lebih dulu 

b. Perangkat Lunak Pengolah Kata

yang terpenting di sini mereka dalam mengetik 10 jari di word dengan format yang sesuai sehingga rapi laporannya, mulai pengaturan spasi, paragraf, batas kiri dan kanan, membuat daftar isi otomatis, 

c. Perangkat Lunak Pengolah angka

ini menggunakan excel yang paling dasar mengenai sum, mid, average, penampil type-type, kode, dan konsep makro

d. Perangkat lunak pengolah  Presentasi

diterangkan bagaimana cara presentasi yang baik dan menarik

e. Buku Digital

jadi disini belajar membuat buku digital bisa berbasis web


   BAB 3 KOMUNIKASI DAN KOLABORASI DALAM JARINGAN

    a. Kewargaan Digital

Bagaimana seorang siswa sebagai user yang baik harus menerapkan mengenai konsep kewargaan  digital, diterangkan juga  komunikasi antara dua orang, jika saya berbicara anda mengerti dan sebaliknya. 

Diterangkan juga sebagai pelajar warga digital Lingkungan digital, lingkungan belajar memanfaatkan ict, etika digital, update digital, komunikasi digital, sehingga siswa punya filter dalam berselancar di internet. selain itu merekapun dibelajari tentang kegiatan   plagiat yang tidak boleh dilakukan

b. Internet Safety

Menerangkan mengenai cara membuat pasword yang kuat, tentang berita hoaks, hal ini sangat penting agar siswa bisa mengenal informasi yang hoaks dan tidak hoaks

c. Virus Komputer

Di materi ini, diterangkan tentang jenis-jenis virus diantaranya adalah virus bom, virus frozan, virus blackbord, virus it, skywerd,  polimorti virus dan metamorti virus sehingga  mereka  mengetahui  taraf krisis dari tiap virus, ada yg topup virus dan duplicat virus

d, Creative Commons

Menjelaskan tentang hak cipta. sehingga peserta didik tidak begitu saja menggunakan dan mengakui suatu penemuan

e. Teknik Penelusuran Search Engine

Agar siswa bisa dengan cepat mencari informasi ada yang memakai and, or, bintang, kutip

siswa diajak mengenal kelas maya yaitu google chek out dan games menggunakan kahoot. selain siswa, untuk guru juga bisa digunakan untuk membuat soal-soal 

BAB 4 VISUALISASI KONSEP

a. Pasca Produksi

b. Sinopsis, Naskah dan Storyboard

c. Memproduksi Video, Musik Digital

d. Alur Proses Pembuatan Video

e. Pra Produksi

Materi Bab 4 Ini lebih ke arah seni kalau di SMA mungkin ada jurusan boardcasting. bisa menggunakan softwarenya yang paling kecil backpaker  hingga yang premier  sony vega, dan  saat ini software-software  berbasis android malah lebih cocok, bisa gunakan late juga. Selain itu  ada ilmu cara mengambil gambar video seperti   sub in, sub on, dsb. 

Di buku SIMDIK SMK ini semua ada materinya. 

Jadi menurut Pak Eko, bahwa setiap guru saat ini sangat memerlukan materi video editing. Karena membutuhkan untuk membuat ptk dll. 

Selanjutnya ada sesi tanya jawab.

Dan saya diberi kesempatan bertanya, sehubungan dengan fasilitas di sekolah saya yang masih sangat kurang, sementara materi pembelajaran sudah sangat tinggi. Bagaimana cara mengatasinya?

Jawabannya, "Akhirnya kita alihkan ke yang online yaitu google drive, visit dan google. Namun permasalahannya kembali ke kuota. Namun jika memang sarana prasarana tidak memungkinkan dalam pemetaan di lapangannya yah sekemampuan kondisi di lapangan saja. Misalnya pembelajaran story board, bisa menggunakan kertas saja dulu misalnya tentang hobby. "

Pak Eko juga menambahkan dengan pengalaman beliau dalam memotivasi teman-teman, karena memang saat ini pembelajaran TIK di silabus RPP nya lumayan berat.  Karena mereka berpikir prakarya lebih mudah dibandingkan TIK.

Selanjutnya Pak Ari dari Bekasi menanyakan bisa tidak skill anak-anak dalam pembelajaran di sesuaikan dengan kondisi saat ini agar anak-anak bisa mengerjakan tugas cukup dengan HP saja, tanpa menggunakan laptop.

jawabannya, " Bisa saja, namun kembali lagi ke fasilitas yang harus dimiliki oleh pengajar maupun peserta didik, jika memang menggunakan smartphone maka harus smartphone yang bisa masuk file-file seperti WPS dll, sehingga jika ada siswa yang tidak memiliki laptop, tetap bisa mengerjakan. 

Praktek Membuat Soal Menggunakan Kahoot

Kelebihannya ada musik, tampilan menarik warna warni, dan ada gamesnya juga. Dan setiap pertanyaan bisa kita gunakan batas waktu.

1. Ketik Kahoot.id pinnya 04677156 enter

2. lalu tuliskan nomer kemudian keluar soalnya dan silakan jawab

Cara membuat soal

1. kahoot.com

2. Login

3. lalu kita pilih teacher

4. Pilih school

5. pilih individual. kalau team buat di kelas

6. pilih yang free

7. continue for free

8.ada tanda plus di atas kanan, pilih tanda plus biru atau pilih create

9. waktunya tinggal pilih misal 10 second 

10. jawabannya satu pilih single select

Alhamdulillah Pak Feby dengan tangan terbuka siap mengajari bapak dan ibu guru dalam pembelajaran TIK. Makasih Pak Feby, semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga kemampuan guru-gurunya semakin meningkat.

Dan alhamdulillah acarapun selesai, Pak Eko selaku moderator menutupnya dengan doa.



fiorentia viviane lesmana