Pengikut

Rabu, 26 Januari 2022

DESAKU TERCINTA BERUBAH NUANSA

 

MANISLOR,  DESA PENGGERAK DONOR DARAH DAN DONOR MATA



 


Ini adalah desaku,  Manislor. Tepatnya berada di Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Desa dengan  sejuta kenangan dan keindahan. Desa tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Desa tempat leluhurku menetap dan disemayamkan. Desa Manislor berada di bawah kaki Gunung Ciremai.  Tempat ini, dulu saat aku masih kecil, sangatlah dingin. Sungai-sungai dialiri oleh air yang jernih dan deras, sehingga sering di pakai mencuci dan mandi warga sekitar. Saat kecil, jika libur sekolah aku suka ikut dengan ibuku ke Cinyungsu atau ke  Cikaler. Di Cikaler ada dua aliran sungai. Yang di bawah airnya deras dan yang atas airnya kecil, sehingga kami biasa mandi dan mencuci di sungai yang di atas. Dua-duanya sama-sama air dari mata air Gunung Ciremai. Sedangkan di Cinyungsu airnya berasal dari mata air pohon-pohon besar di sekitar itu, sehingga membentuk sebuah kolam yang jernih yang bawahnya dihiasi bebatuan dan pasir yang bersih serta ikan-ikan kecil yang lucu-lucu dan menggemaskan.





  Sebelum mandi dan mencuci biasanya aku dan teman-teman sebayaku sering mencari udang yang bersembunyi di bawah bebatuan kecil, atau mencari belut dan ikan gabus dekat sawah. Asyik sekali. Setelah lelah mencari ikan barulah kami mandi, sedangkan ibu-ibu  yang mencuci biasanya langsung menjemurkan cuciannya di batu-batu besar, sehingga saat anak-anaknya lelah bermain,  cucian mereka yang telah dijemurpun keringlah sudah. Sedangkan kami, mengikuti jejak mereka, setelah puas bermain, kemudian kami mencuci pakaian sambil mandi. Setelah itu biasanya kami menjemur pakaian di atas batu-batu besar sambal berjemur. Bongkahan batu yang halus dan asyik jika di pakai untuk tiduran, seperti singgasana layaknya. Katanya itu adalah batu-batu yang terbawa hanyut saat Gunung Ciremai meletus. Ada air terjun yang asyik jika kami loncati sambal berenang-renang kecil di aliran air yang cukup deras. Di kiri kanan banyak ditumbuhi pohon-pohon kaso, dan buah-buahan, yang jika berbuah suka menggoda kami untuk mengambilnya. Karena tidak ada pemiliknya, semua warga desa kami bebas mencicipinya, dengan syarat, tidak boleh di bawa pulang, makan sekenyangna di situ.



Kenangan yang tak akan pernah dilupakan dan takkan pernah bisa dijumpai oleh anak cucuku nanti. Semuanya hanya tinggal cerita karena aliran sungai itu kini telah tergerus zaman terbawa modernisasi, ikut kering dan takada kehidupan sungai yang penuh dengan ikan-ikan dan biota air lainnya. Semenjak kedatangan para investor, dan mereka membuat pabrik air mineral, serta melakukan pembelian tanah warga secara besar-besaran yang mereka jadikan sebagai perumahan, villa dan taman rekreasi, sungai-sungai yang dulu dialiri air yang jernih dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dan pertanian, kini menjadi kering dan tak berguna, kini hanya semak belukar yang menutupi aliran surai itu. Tak ada lagi orang yang bersenda gurau di sana, takada lagi ibu-ibu yang menjemur pakaiannya di atas bebatuan besar itu, dan tanaman buah-buahan yang dulu begitu lebat dan suburpun kini entah kemana.

Dulu sawah-sawah petani selalu di tanami padi dan ikan . Sehingga penduduk desa kami tidak pernah kekurangan beras dan ikan.  Sedangkan dijalan setapak pembatas antara pemilik sawah yang satu dengan yang lainnya biasanya ditanami tomat, cabe, singkong, ubi jalar dan kacang-kacangan. Dan di setiap sawah, ada saung atau rumah-rumahan kecil terbuat dari jerami, tempat para petani beristirahat dan makan. Dipojokan saung itu biasanya ada pohon pepaya atau pisang. Eeehhhmmm,,,,tak terasa air matakupun berlinang, mengingat kebahagiaan kecilku dulu bersama kakek nenekku  yang telah tiada dan kedua orangtuaku yang dulu masih muda. Mereka telah memberikan kenangan yang begitu indah dan membekas di hati sanubari ini. Sehingga walaupun kini aku sudah dewasa dan jarang pulang ke kampung halamanku,akan tetapi kenangan itu tak bisa tergantikan dengan keindahan alam lainnya yang aku jumpai saat ini di tempat yang berbeda.

Desaku,…pagi hari ramai oleh suara burung, kambing, sapi  dan  ayam, bersahutan  menyanyikan lagu alam mengiringi hembusan angin dan gemericik air di setiap pancuran rumah yang terbuat dari bambu sebagai pengganti pipa saat ini. Dan jika kodok merindukan hujan, suara kodokpun ikut mengiringi musik alam.  Sementara itu di sore hari, suara jangkrik dan tonggeret bersahutan, menambah rasa kagumku akan kebesaran Tuhan.

Desaku terkenal dengan hasil pertaniannya. Hampir setiap rumah memiliki lahan pertanian. Sehingga, jika menjual beras di desaku pasti tidak akan laku, karena produksi beras di desa kami sangatlah melimpah.  Begitupun dengan  sayuran dan umbi-umbian. Di bidang peternakan, hampir setiap rumah memiliki ayam dan kambing, serta kolam ikan. Sedangkan untuk sapi hanya beberapa orang saja yang memilikinya. Makanya penduduk desa kami lebih menyukai ikan, terutama ikan nilem dan ayam kampung.

Namun kini semua tinggal kenangan karena desa kami telah dikuasai oleh pendatang. Karena tanah dan persawahan di desa kami sebagian besar telah dijual dan dijadikan perumahan serta supermarket oleh orang-orang dari luar kampung kami. Apalagi sebagian besar pemuda  di desa kami, enggan untuk menggarap sawah. Mereka lebih bangga pergi ke kota untuk berjualan atau bekerja serabutan di kota. Karena bagi mereka, kota lebih menjanjikan dibandingkan desa. Sehingga kini, beraspun mulai di datangkan dari tempat lain, sayuranpun yang dulu bisa berbagi dengan tetangga, kini harus kami beli. Begitupun dengan ayam, ikan, telor dan umbi-umbian. Takada lagi kebersamaan seperti dulu, saat kami panen raya, makan bersama di sawah dan setelah panen padi kami jemur di jalanan. Semuanya kami jalani dengan kebahagiaan dan senda gurau. Tak ada rasa lelah tergambar di wajah kami.

Kini, setiap rumah di pagar tinggi, setiap jendela di pasang teralis besi. Takada lagi anak-anak bermain di halaman tetangga, belajar sambil bercanda. Takada lagi kebiasaan saling berkirim masakan atau makanan khas di tempat kami. Dulu di bulan safar biasanya kami saling berkirim   cimplo, jenis makanan berbentuk bulat seperti sorabi tapi dicampur gula merah. Enak sekali. Katanya itu buat menolak bencana, jadi kami harus saling berbagi dengan tetangga. Kalau menurut saya alasan itu sangat masuk akal. Karena dengan saling berbagi dan perhatian dengan tetangga, maka kitapun akan saling menjaga sehingga dijauhkan dari kejahatan dan keributan dengan tetangga. Namun kini,  budaya dan adat perkotaan mulai masuk menular ke perkampungan kami. Ingin rasanya bisa mengembalikan lagi adat istiadat orangtua kita dulu, yang walaupun jika  dilihat dari tingkat pendidikan, mereka jauh dari kata bertitel sarjana. Namun dilihat dari karakteristik mereka, jelas lebih berpendidikan dan berkemanusiaan dibandingkan dengan generasi saat ini yang katanya berpendidikan tinggi, akan tetapi solidaritasnya minim. Semoga ada perubahan yang terjadi agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam menjaga toleransi dan solidaritas sesama warga di desa kami.



Desa Manislor kini di bawah kepemimpinan Bapak Rusdi Sriwiyata, S.PKP  mulai berbenah kembali merajut asa berharap dapat terus maju dan bisa mengikuti perkembangan jaman,  tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur kebersamaan dan  kekeluargaan diantara para warganya serta terus meningkatkan rasa solidaritas agar kerukunan tetap terjaga dan terpelihara walaupun gaya hidup saat ini sudah mulai diluluh lantakkan oleh globasisasi yang salah menerapkan, akan tetapi  kekompakkan dan kekeluargaan  terus diusahakan  terjaga dan terpelihara oleh pimpinan Desa Manislor ini.



Hal ini dibuktikan dengan adanya penghargaan Muri kepada  Desa Manislor sebagai desa  siaga calon pendonor mata sukarela tingkat  nasional/internasional  karena banyak warga desanya yang siap mendonorkan matanya jika suatu saat nanti telah tiada, dan kornea matanya masih bisa dimanfaatkan serta ada yang membutuhkan. Hal ini membuat Bupati Kuningan yaitu Bapak H.Acep Purnama, S.H, M.H. ikut merasa terenyuh dan mendaftarkan diri sebagai relawan pendonor mata, semoga hal ini bisa menular kepada khalayak ramai sehingga rasa kemanusiaan dan rasa saling menyayangi diantara sesamanya semakin tinggi.  Adapun tempat pelayanan pendaftaran sukarelawan  pendonor mata atau yang membutuhkan donor mata, dapat menghubungi PPMTI Kabupaten Kuningan yang diketuai oleh Kuwu (kepala desa) Manislor, yaitu Bapak Rusdi  Sriwiyata.

Desa Manislor selain memiliki sukarelawan donor mata terbanyak, juga melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali. Antusias masyarakat desa Manislor sangat tinggi dalam hal ini, sehingga jika ada yang membutuhkan darah dari mana saja dan kapan saja, bisa dilayani karena masyarakatnya siap berbagi dan menolong tanpa pamrih. Silakan tinggal menghubungi aparat desa Manislor  yang menjadi kooordinator donor darahnya saja, pasti nanti akan langsung ditindaklanjuti. Kesadaran untuk mendorohkan darah masyarakat di desa ini sudah mendarahdaging  karena sudah tertanam berpuluh-puluh tahun lamanya sejak donor darah mulai digembor-gemborkan oleh pemerintah. 

Semoga kekompakan  berbuah manis, sehingga  anak cucu kita ke depannya dapat terus menjaga dan memelihara tali kekeluargaan dan kebersamaan ini serta terus memupuk nilai-nilai kemanusiaan sesuai yang tercantum dalam butir-butir Pancasila.

Desaku kini telah berubah nuansa. Biarlah semua berjalan seperti air yang mengalir mengikuti perkembangan  jaman, akan tetapi kita jangan bosan untuk terus menanamkan rasa kekeluargaan, kebersamaan dan solidaritas pada jiwa-jiwa anak bangsa yang akan menjadi penerus kejayaan negeri ini. Semoga warga desa Manislor selalu ada dalam lindungan Allah Swt, sehingga diberikan kemajuan dan kemakmuran hingga akhir jaman.

5. MENULIS MEMBUATKU NAIK KELAS DAN BERPRESTASI

                    MENULIS MEMBUATKU 

               NAIK KELAS DAN BERPRESTASI

 

Nama                : Lilis Ernawati

Pertemuan        :    5
Waktu              :  Rabu , 26 Januari  2022 
Pukul                : 19 wib s.d selesai
Moderator        : Bapak Dail Ma'ruf
Narasumber     : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd
Judul                : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi



Hari ini rasanya lelah sekali, setelah membersamai anak-anak kelas 12 yang sidang KTI dilanjut PKG oleh pengawas. Mungkin ini efek dari kekesalanku kemarin. Laptopku tiba-tiba mati, sehingga pekerjaanku mengeprin materi PKG terbengkalai. padahal banyak banget. 
Untungnya kemarin pukul 20.00 wib, laptopku kembali bagus dan bisa aku gunakan. Tahu gak, kekesalanku apa lagi?
ATMku tiba-tiba tidak bisa digunakan, padahal akukan harus bayar teknisi yang sudah membetulkan  laptopku, jadilah aku berhutang dulu dan berjanji besok di bayar.  Tidak sampai disitu, saat mau ngeprin, ternyata di laptop yang sudah aku instal itu tidak ada driver printernya. haruuuuh,.....ada aja. akhirnya ku download driver printernya dan alhamdulillah bisa, tapi sayang, hari telah larut. sehingga mataku sudah tak kuat menahan kantuk. Aku pikir, besok lagi saja aku kerjakannya.
Rupanya hari ini aku gak sempat ke bank untuk membetulkan ATMku  karena beres ujian KTI hingga pukul 15.30 wib.  Yah dengan terpaksa, kubayar laptopku dengan uang jatah dapur dan aku harus sabar, hingga besok tiba.
Saat aku rebahan, tiba-tiba kuteringat jika ada jadwal belajar menulis PGRI yang dikelola oleh Om Jay. Kegiatan ini akan dilaksanakan pukul 19.00 wib  sampai dengan selesai. Pada malam ini yang menjadi moderator yaitu Bapak H. Dail Ma'ruf dan narasumber bernama Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd.
Malampun tiba, pukul 19.00 wib aku sudah siap di depan laptop dan hpku. Acarapun segara dibuka oleh Master Dail dengan pembukaan. 
1. Pembukaan
Di awal pembukaan bapak Dail Ma'ruf membuka acara dengan memimpin doa agar acara bisa berjalan dengan lancar, bagi umat islam membaca Al-Fatihah dan umat yang lainnya sesuai kepercayaan masing-masing

2. Acara inti
Diacara inti, Bapak Dail Ma'ruf memperkenalkan sosok narasumber saat ini yaitu Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd dengan mengirimkan data berupa photo profil beliau. Ibu Aam adalah narasumber Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) dengan segudang prestasi nasional
Teryata Ibu Aam adalah alumni angkatan 8, waw keren, berarti tahun berapa tuh?dan teman seangkatannya ada Bu Nora, Pak Yulius Toraja, Pak Suharto, Cak Mukminin,  dan Mr. Bams. Namun saat itu Ibu Aam tidak lulus. Sempat merasa sedih dan gundah gulana, akan tetapi Ibu Aam kemudian maju lagi di angkatan 12 dan lulus. 
buku antologi Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng adalah Buku pertama beliau yang sangat berkesan dan bermakna yang ditulis oleh 42 orang hingga lahirlah buku solo perdananya yang berjudul Mengukir Mimpi Menjadi Penulis Hebat



Dan  saat dipercaya menjadi moderator di kelas Om Jay, Ibu Aam jadikan buku yang berjudul Kunci Sukses Menjadi Moderator Online. Ibu Aam sudah menghasilkan buku sebanyak 41 buku dengan 4 buku solo.
Setelah mengasah diri menjadi moderator, Ibu Aam kembali ikut  lomba ngeblog dan juara 1 . Hasil lomba inipun beliau jadikan buku yang berjudul Blogger Inspiratif.
Ibu Aam merasa naik kelas setelah menjadi juara blog karena berkat pengalamannya menjadi juara ngeblog, Ibu Aam menjadi editor dan bekerja  bersama Ibu Kanjeng di Oase Pustaka.  Maksud naik kelas disini yaitu beliau bisa  berproses dari nol sampai bisa ke tempat yang lebih tinggi pak.
Jejak menulis Ibu Aam, diikuti oleh muridnya yang bernama Juminah yang berhasil menerbitkan buku berjudul Seindah takdir cinta. Padahal murid Ibu Aam ini hanya menulis lewat wa saja.


Dari sekian banyak buku, Ibu Aampun bisa tembus membuat buku bersama Prof. Richardos Eko Indrajit berjudul Parenting 4.0 kepercetakan Andi yang terkenal sangat selektif dalam menyaring buku-buku untuk diterbitkannya

Memang Ibu Aam ini luar biasa. salut banget.  Semoga semangatnya bisa menular kepada saya. Amiin yra.

Acara selanjutnya adalah tanya jawab. 
1.Pak syamsurizal SMKN 3 Padang menanyakan motivasi saat ikut lagi gelombang 12 apa? apa kiat Ibu aam bisa membukukan buku? dan apa rahasia menulis agar tidak bosan?
Jawabannya.
"Yang memotivasi saya kembali mengulang kelas adalah kepercayaan diri pak. Masa yang lain bisa lulus, saya tidak? Ini pasti bukan soal kemampuan, karena bakat bisa diasah dan dilatih. Ini soal fokus dan niat yang harus kita tanamkan sejak pertama kali bergabung. Jika tidak fokus, pasti tidak akan lulus. Jika fokus dan terus kerjakan resume sampai akhir, niscaya setelah pelatihan ini akan jadi buku solo perdana bapak. Bismillah, kembali ke jalan yang benar. Luruskan niat untuk bisa menghasilkan karya buku solo dan antologi"
"Setiap hal yang kita alami pasti ada cerita menarik di dalamnya. Yakin semua pengalaman akan jadi buku. Bismillah, ayo kumpulkan pengalaman terbaik kita saat mengajar dan menjadi guru. Pasti akan menjadi buku yang tebal dan menarik untuk dibukukan"
"Rahasia agar tidak bosan adalah jadikan menulis sebagai kebutuhan bukan beban. oleh karena itu sehari saja tidak menulis maka hidup terasa ada yang kurang. jadikan menulis sebagai passion atau gairah yang terus memompa untuk berkarya mengukir keabadian."

2. Rini dari Bogor🙏
Bagai mana cara kita memotivasi diri ketika mulai ada keraguan pada saat proses menulis? Ragu apakah tulisan ini bisa bermanfaat? Apa ini bukan sekedar mengeluarkan uneg-uneg dihati? 

"Semua penulis pemula pasti punya keraguan saat pertama kali menulis. Ragu tulisan jelek. Ragu tulisan tidak bermanfaat. Ragu tulisan tidak dibaca orang. Saya pun mengalaminya. Cara untuk memotivasi diri sendiri adalah biarlah tulisanmu berproses. Menulis dan terus menulia setiap hari. Menulis hal-hal kecil, bisa berarti besar bagi orang lain. Tetap niatkan menulis supaya berbagi kebaikan dan manfaat itu tujuan utama. Insyaallah, tulisanmu akan menemui takdirnya. PD saja saat menulis ya."

3.  Hadi dr jkt,  
Bagaimana cara ibu, dalam waktu singkat bisa dan mampu mengerjakan segudang tugas, sehingga berbuah... Manis?
" Saya tidak akan menjadi penulis besar, jika tidak menjadi penulis pemula dan penulis antologi. Bunda Rina bisa mulai dengan ikut antologi ya.Saya seorang kepala sekolah, ibu rumah tangga, dan mempunyai anak kecil yang masih sekolah PAUD. Tentunya, saya harus pandai mengatur waktu antara tugas sekolah dan dunia literasi. Biasanya saya gunakan skala prioritas. Tugas sekolah saya kerjakan pasa siang hari. Sedangkan mengedit naskah dan literasi saya kerjakan pada malam hari. Tanpa mengurangi tugas sebagai ibu tentunya. Mengurus anak dan suami juga"

4. Ibu Zunnurin Isnaini Pasuruan
 Mohon tips untuk dapat melahirkan karya sebegitu banyak dg tidak sekedar menulis, akan tetapi benar² berkualitas. 
" Banyak cari referensi supaya buku kita berbobot ya. Bisa klik Google Scholar atau Academia"

5. Wisri Atuti dari Jakarta
Bagaimana cara mengajak orang2 terdekat seperti teman, anak, saudara dan juga siswa untuk mau Menulis?
 "Caranya bisa dimulai dengan menunjukkan karya kita terlebih dahulu. Karena siswa, teman, anak, atau keluarga, butuh role model, atau contoh nyata dulu. Insyallah, mereka akan  termotivasi untuk menulis juga"

6. Yosefina Hoar Klau. Asal sekolah SMP Negeri 8 Kota Kupang-NTT
Bagaimana cara ibu membagi waktu antara menulis,ngeblog Dengan tugas pokok ibu sebagai seorang kepala sekolah?
"Caranya dengan membuat skala prioritas. Usahakan mana tugas yang urgent. Dahulukan tugas penting dan lihat deadline. Karena setiap tugas ada batas waktunya."

7.  Eni Anggreni dari SMK Negeri 2 Pangkalpinang. 
Apa saja tips untuk mulai menulis, karena saya suka bingung kalo mau menulis  mulainya dari mana?
"Mulai menulis dari hal yang sederhana, dari hal yang kita sukai, dari hal yang kita alami. Menulis 3 alinea, berupa paragraf pembuka, isi, dan penutup. Mulai dari buat resume akhirnya jadi buku deh."

8.  Elmi anggota Gelombang 23-24. 
Bagaimana cara mendapatkan ide dan pengolahan kata sedemikian hingga menjadi buku sebagus itu?
"Dengan mengamati hal-hal di sekitar kita bisa. Begitu banyak ide yang berserak yang bisa dijadikan ide tulisan. Bisa tentang anak murid, keluarga, atau hal yang kita senangi.. Dengan banyak membaca, niscaya tulisan kita akan semakin bagus. Sering  blog working dan kasih komentar juga bagus. Semangat"

9. Kadek Suprapto dari parigi moutong 
Bagaimana cara menulis di blog agar tulisan kita bisa di baca banyak orang? tulisan seperti apakah yang dapat menarik minat agar orang tertarik membacanya?
 "Cara tulisan kita banyak dibaca orang, rajin blog walking. Buat resume yang berbeda dengan teman..Pasti tulisan bapak dirindukan dan dinantikan. Tulisan yang dapat menarik pembaca, dimulai dengan paragraf pembuka yang menarik. Bisa pantun, kalimat motivasi, atau kata bijak penulis dunia"

10.  Iksan dari Kebumen. 
Apakah bisa kumpulan cerita pendek anak2 didik saya tadi dibuat dan diterbitkan menjadi buku antologi?  Kalau bisa, mohon tipsnya ibu. 
" Sangat bisa sekali pak. Semua cerita bisa dijadikan buku. Bisa japri saya untuk saya bantu dan diproses ya."

11.  Mulyati
Apa  tips dan triknya menulis?Pernahkah ibu merasa bosan dan mengalami stuck? Bagaimana mengatasinya?Ibu juga begitu jeli melihat sebuah moment dijadikan buku solo, bagaimana memulainya?
"Tips dan triknya berani berproses dari nol. Berani ikut tantangan antologi. Tantangan kurator. Tantangan editor. Sampai mengasah diri ikut lomba blog. Pernah mengalami bosan tentu saja. Biasanya saya berhenti sejenak dan hiburan dengan hobi lain. Bisa jalan-jalan ke pantai, nyanyi, atau merajut. Kalau diajak hiburan, nanti mood menulis kita kembali segar. Cara memulainya, ambil kesempatan dan pengalaman berharga lalu tuliskan menjadi buku. Bayangkan begitu banyak moment indah dalam hidup ini yang bisa kita wariskan."

12. Mutmainah Lebak
Bagaimana bu Aam membagi waktu agar semua bisa terlaksana dengan baik  ?
"Kerjakan yang paling mendesak. Luangkan waktu untuk hiburan. Kerja aja kan capek. Pasti otak butuh rehat"

13. Siska dari Nagekeo. 
 Bagaimana membuat tulisan menjadi indah, menarik bagi pembaca
"Saya biasa mengedit pada malam hari. Jika ingin mengenal dunia maka membacalah,  jika ingin dikenal dunia maka menulislah."

14.  Zainab dari MTs Negeri Sumba Timur NTT
Apakah ide menulis Bu Aam mengalir begitu saja ataukah ada peristiwa tertentu yg menjadi motivasi untuk menulis? Soalnya saya tak bisa menulis jika tidak terjadi peristiwa atau sesuatu yg saya rasakan maupun yang saya lihat seperti yg dikatakan omjay menulis tanpa ide juga bagus .bagaimana saya bisa menulis sementara tidak ada?
" Sebenarnya menulis itu seperti ini. Ibarat keran air, kita harus bisa mencari penyumbat, kenapa air tidak mengalir lancar. Masalah yang ibu alami sangat wajar karena keran air ibu masih macet. Itu pun pernah saya alami. Coba deh lihat sekeliling bunda, amati, perhatikan ada apa saja lalu tuliskan.  Atau gini deh, buka  album foto di hp, atau fb. Pasti banyak cerita di dalamnya. Buat menulis ibarat update status. Tanpa beban tulis saja"

15. Frans Fernandez dari SMPN 1 Praya Lombok Tengah bertanya:
1. Energi atau motivasi yang membuat ibu berubah dari guru biasa menjadi penulis. 
2. Motivasi yang mengubah dari penulis biasa menjadi penulis produktif dan bermutu.
3. Ide yang muncul untuk menulis itu diperoleh dari mana saja.
4. Bagaimana mengolah ide-ide itu menjadi tulisan berbobot.
5. Selain kepuasan batin bahwa tulisan kita diterbitkan, juga ada kepuasan finansial. Sehingga makin semangat dalam berkarya. Apa rahasianya?
"Energi terbesar saya adalah ketika mendapatkan motivasi dari Ibu kanjeng, mengapa yang muda kalah sama yang tua semangatnya.selama 1 tahun bersama bu kanjeng bisa berproses dari bloger menjadi editor dan kurator. ide yang muncul diperoleh dari hal yang kita alami dan kita lihat. kunci agar tulisan berbobot, harus rajin menulis diksi maka lama kelamaan menjadi banyak kosakata yang dimiliki. rahasia semangat berkarya karena karya kita bisa diwariskan."

16. Maria_SMPN 25 Jakarta
Berikan dong tehnik paling sederhana tetapi bisa kulakukan sebagai penulis yang masih banyak belajar dan Memulai tulisan tentang resume materi. Conto…
"Menulis satu hari satu bab, 1 bab minimal 10 halaman jika A4 dan jika A5 jadi 15 halaman, untuknovel, kita harus banyak membaca novel juga. untuk blog yang menarik harus punya ciri khas tersendiri."

17,  A'am
1) Bagaimana mengatur waktu untuk menulis dalam kesibukan dan aktivitas guru mengajar tiap harinya? Apalagi, supaya bisa nerbitin buku dalam waktu 1 minggu.
2) Ide dan judul buku karangan bu Aam cukup simpel, tapi menggugah dan inspiratif..mohon bisa sharing triknya bagaimana menemukan tema menulis yang dapat dilakukan oleh setiap guru dalam rutinitas di sekolah.
Ibu Aam ngajar senin selasa dan rabu sedangkan hari lain digunakan untuk menulis buku. Judul buku pertama di dapat dari mimpi, sedangkan buku menjadi moderator online, karena banyak kisah saat menjadi moderator
18.  Lastika Lena Rosalida dari Kota Pematangsiantar
Bu, saya sedang giat-giatnya menulis blog sejak ikut kelas menulis, kapankah waktu menulis yang paling pas menurut ibuk jika ditilik dari inspirasi ide menulis?
"Biasa menulis di malam hari karena kejadian dari pagi siang dan malam bisa ditulis hal yang paling menarik"

19.  Widuri Permata AR, S. Pd dari Lombok Barat. 
Menulis buku solo berapa biayanya bu. Apakah ada minimal jumlah cetakan? 
Maksud saya berapa eksemplar minimal kita bisa cetak buku di percetakan? 
Supaya jadi bayangan buat saya untuk mencetak buku solo.
"Biaya buku solo bergantung  percetakan, ada yang terima cetak saja, ada juga yang sekalian mengedit. minimal 70/80 halaman. Cari amannya 100 halaman"

20. bu Siti Rohani SMP Negeri I Kalirejo Lampung Tengah 
Dalam menulis saat kehilangan kata-kata. Supaya resume atau tulisan cepat selesai apa yang harus kita lakukan supaya kata kata tetap mengalir deras tanpa jeda Bu Aam... 😀😀🥰🥰
"Simpulkan apa yang disampaikan inti dari pembicaraan narasumber"

21. Ibu Jaitun Kalteng
1. Apa rahasianya bisa menjadi penulis hebat dngn segudang prestasi sperti ibu.
2. Bagaimana memunculkan ide dlm tulisan kayaknya tdk pernah habis, dan 
3. Bagaimana cara membagi waktunya dengan kesibukan ibu.
"Rahasianya harus punya niat dan tekad bahwa bisa, harus berprestasi, buktikan bisa menang. untuk memunculkan ide, kita harus peka terhadap sekitar kita, kalau gak bisa buka google. Cara membagi waktunya gunakan skala prioritas"

22.  Bu Norliana dari Palangka Raya Kal- Teng
 Pengalaman  ibu mengikuti lomba blog kriteria apa saja yang dinilai juri sehingga juara 
"Jumlah kata, tema tulisan, diksinya, isi blognya nyambung tidak, jumlah kata jika diminta 750 kata maka harus segitu kalau tidak nanti di blacklist."

23. Ashabul Yamin, dari Lombok Timur, NTB. 
Berdasarkan penjelasan riwayat karir, Bu Aam bisa melesat cepat ke puncak. Bisa jadi juara, dipercaya sebagai editor, kurator, sampai narsum. Ini seperti sebuah keajaiban. Bagaimana cara kerjanya? 
"Semuanya berproses dari seorang peserta, seorang blogger, menjadi moderator, menjadi editor, menjadi kurator dan sampai sekarang.Dari jumlah kata, diksinya, dan kalimatnya nyambung atau tidak."

24. Vivin Sumenep. Ijin bertanya, apakah kita harus selalu berbagi link blog, agar tulisan kita bisa dibaca orang. Atau ada trik agar orang lain tertarik mengunjungi blog kita?
"Harus rajin blog working  dan sering komentar. Buat judul yang menarik yang orang mau berkunjung"

25.  Susi, dari Kayu Agung, Sumatera Selatan.
Izin bertanya, setelah semua pencapaian ibu sekarang ini, masih adakah yang menjadi asa yang ingin diraih dimasa depan? Kalau Ibu sendirian, apa sih yang biasa Ibu katakan pada diri Ibu, agar ngak mager menulis?
Keinginan ibu Aam adalah membuat sebuah buku tentang suka duka guru honorer selama 11 tahun hingga menjadi ASN.
Bagi ibu aam jika beliau tidak menulis hari ini berarti beliau tidak berkarya, jika kita menulis berarti kita tidak berkarya dan tidak dikenal orang esok hari.

Selanjutnya Pak Dail selaku moderator menutup acara dengan doa  dan ucapan hamdalah sedangkan Ibu Aam memberikan pesan berikut ini. 
Untuk peserta kelas menulis khususnya gelombang 23-24, jangan takut untuk menulis, jangan takut untuk berproses, jangan takut untuk naik kelas. Menulis di setiap kesempatan,  ikut lomba blog, jangan pikir menang, tapi uji keberaniam Jangan menunggu waktu baru menulis, tapi LUANGKAN WAKTU UNTUK MENULIS RAJINLAH MENULIS HINGGA KARYAMU BERBUAH MANIS

Senin, 24 Januari 2022

 

PEMILU TELAH DITETAPKAN



DUH ....DIA DATANG LAGI

Semalam sebelum tidur, aku tak sempat membaca isi chat dari teman-temanku, baik teman sekolah, kuliah maupun grup-grup lainnya. Badanku terlalu lelah setelah aktivitas di siang hari, belum lagi kegiatan belajar nulis yang dimulai pukul 19.00 wib hingga 22.00 wib dan dilanjutkan dengan membuat resume F1 yang kejar-kejaran. Luar biasa. semua ini perjuangan untuk hidup baik dalam artian nyata maupun dalam arti yang lainnya.

Pagi hari saat bangun tidur, kubuka HP dan kubaca satu demi satu. Kemudian Kuberhenti sejenak diberita yang membahas pemilu. Duuuuh,....dia datang lagi...

Pemilu bagiku adalah sandiwara yang penuh dengan kemunafikan karena banyak janji-janji pejabat disampaikan, akan tetapi saat waktunya tiba semua itu diabaikan.

Pemilu hanyalah ajang penghamburan dana yang luar biasa. Mungkin jika dipakai untuk membayar utang-utang bangsa ini bisa terlunasi. Aku hanya warga biasa yang jika saatnya tiba, selalu seperti makan buah simalakama, dipilih kadang suka ingkar janji, tak memilih kursi kita di duduki orang dan itu juga merugikan.

Jadi apa yang bisa aku dapat? saat aku memilih, jika yang dipilih olehku tidak melaksanakan amanat aku ikut berdosa, dan jika kita tidak memilih, kitapun sebagai warga ikut berdosa karena telah melalaikan hak suara yang mungkin bisa diduduki oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Terus bagaimana langkah terbaik kita saat ini? kita tak dapat membedakan kebaikan orang hanya melihat peci yang dikenakan atau sedekah yang diberikan atau perangai yang menjanjikan saja. Karena hati manusia itu tak dapat diselami seperti halnya lautan, walaupun dalam, masih bisa diselami, walaupun luas masih bisa kita arungi. Tapi hati manusia, walaupun kecil, tapi isinya sangat tersembunyi. Karena lazimnya manusia yang memiliki sisi buruk dan baik, saat iman kita dipuncak, kita akan tahu dan mengerti mana kebaikan dan mana keburukan, akan tetapi saat iman kita di bawah, kebaikan itu tertutup oleh kabut kelam keburukan dengan alasan "sedikitsih gakpapa kali"



Namun aku sebagai warga yang baik, selalu berdoa semoga di masa yang akan datang, pemilu bisa memunculkan sosok-sosok pahlawan yang akan mensejahterakan rakyat sehingga Indonesia menjadi sejahtera gemah ripah loh jinawi dan rakyat merdeka di tanah kelahirannya sendiri. Tumpas para pengkhianat rakyat yang hanya bekerja demi kenikmatan hidupnya saja dan hancurkan semua kedzoliman yang dapat menghancurkan negeri kita tercinta ini.

Selamat untuk para wakil rakyat yang telah sukses mensejahterakan hidupnya dan sebagian kecil rakyatnya. Semoga para penggantinya adalah orang-orang yang lebih kredible dan benar-benar wakil rakyat, pelayan rakyat, yang akan membahagiakan rakyat.

Aku Manusia Biasa

 

AKU MANUSIA BIASA



Hari ini selesai pekerjaan rumahku, kusiapkan amunisiku persiapan saat aku menulis. Karena selama ini aku rasakan, saat aku menulis, aku kadang enggan beranjak dari kasur tipisku yang dengan setia menopang tubuhku yang bohay dan aduhai ini. 

Aku hanyalah manusia biasa yang tidak akan luput dari rasa haus dan lapar. Sesibuk apapun aku, air putih selalu menjadi pendamping setiaku agar aku tidak dehidrasi. Akupun sangat menyayagi usus besar dan usus halusku yang harus menggiling remah-remah yang mengenyangkan agar aliran darah ditubuhku tetap terisi nutrisi yang bisa menyehatkanku dan menguatkanku.  Walau aku tahu berbagai nutrisi kumasukkan, takakan bisa menolak waktu senjaku, akan tetapi setidaknya aku masih sehat dan kuat menjadi pelayan suami dan anakku serta masih bisa membagikan ilmu yang aku miliki kepada murid-murid dan mahasiswaku tercinta.

Bagiku menulis adalah kesenangan yang tak dapat tergantikan. Karena disini dengan tanpa sengaja aku bisa berbagi ilmu dan mendapatkan ilmu dari tulisan sahabat-sahabat penaku. terimakasih semuanya yang telah mau berbagi denganku.

Namun ingat, kita manusia biasa yang harus bersyukur atas karunia yang Allah berikan dengan cara menjaganya baik jiwa kita maupun raga kita, baik makan dan minum kita maupun rohani kita dengan ibadah dan kebaikan. 

Makanya seperti inilah aku sebelum asyik dengan kegiatanku menulis, kuhidangkan apa yang aku inginkan, agar aku dapat mudah mendapatkannya dan isi kepalakupun keluar ide-idenya. Selamat pagi,...selamat berkarya .......awali semua dengan bismillah inshaallah barokah. Amin yra

4. HOW TO BE THE F1

                                                     HOW TO BE THE F1


Nama                : How To Be The F1

Pertemuan        :    4
Waktu              :  Senin, , 21 Januari  2022  
Pukul                : 19 wib s.d selesai
Moderator        : Ibu Widya  Setianingsih
Narasumber     : Ibu Maesaroh, M.Pd
Judul                : How To Be the f1



Kesan pertama melihat judulnya, hatiku sedikit risau karena aku pikir akan menggunakan bahasa Bule. Wah...harus siap-siap kamus, dengan cemilan roti gandum mentega keju, biar ngomongnya jadi agak lancar.....padahal, apa urusannya yah, makan roti sama lancar bahasa bule.

Namun saat acara dibuka oleh Ibu Widya yang cantik, eeeeeeeeh,....rupanya bahasa kita juga. syukurlah. Jadi menu roti pakai kejuku bisa diganti lagi nih sama nasi tutug oncom pakai karedok ikan asin dan tahu tempe,,,mak nyus.......

Perkenalan Ibu narasumber kita malam ini dimulai dengan karyanya yang pilu mendayu-dayu bikin ingat masa lalu...

Senja Mengukir Cinta

Oleh: Maesaroh


Deru angin dalam semilir

Mengukir ruang resah

Tentang senja paling gulita

Yang membawa rasa untuk dia.


 

Untuk rembulan dalam temaram

Ku titipkan singasana cinta

Berceloteh tentang rindu

Yang bersembunyi dalam diam.


 

Sunyi bertahta dalam gelap

Hampa riak suara, kelabu

Hanya menandu rindu

Dari cinta yang berselimut dingin.



Rasa cinta yang tetap terjaga

Bak bersanding dengan alam

Menjadi singgasana keabadian

Membumi dengan lubuk paling dalam.


 

Untuk dia, ku jaga rasa

Memeluk rindu seabad

Ku sampaikan dalam maya

Agar terukir cerita paling menawan.


 

Lebak, 20 Juni 2021


Narasumber kita malam ini adalah  Seorang bloger, motivator dan novelis. Seorang guru muda yang multitalenta. The Queen of Diction. Ratu Diksi, Ibu Widya menyebutnya demikian karena kepiawaian Beliau merangkai kata-kata indah sarat makna. Siapa dia??????jeng....jeng......inilah dia...Ibu Maesaroh....Beliau bilang jika Maesaroh, nama Panggungnya Blogger Millenial dan nama penanya Maydearly. Keren. 

Namun sayang, beliau tidak mau memberitahukan biografinya, katanya "The secret" . Ibu Maesaroh  berasal dari Provinsi Banten, tepatnya dari Kota Lebak. Salah satu kota yang kaya akan budaya. Di kenal dengan motto Lebak Unique karena miliki Tanah Baduy.

Menurut beliau bahwa membuat resume jika ingin cepat yaitu dengan menggunakan dua perangkat yaitu gawai sebagai alat menyimak dan laptop sebagai alat menulisnya.

Kemudian cara menulis resume dengan benar  menurut Ibu Maesaroh yaitu :

1. Amati materi dari Narasumber dengan baik, Tiru bahasa Narsum dengan tehnik parafrase, dan modifikasi menjadi bahasa sendiri (ATM) Amati, Tiru, Modifikasi. Ingat, bahasa yang kita tulis adalah bahasa gubahan dari Narasumber. So, we must think hard!

2. Memodifikasi Bahasa Narsum dengan gaya bahasa sendiri. Jelas ya, Jangan Copy Paste Bahasa Narasumber secara menyeluruh. Jika kita akan meniru bahasa Narsum, maka sisipkan 

Menurut Pak.....

Atau dengan memberi tanda  (") dengan tulisan cetak miring.

3. Hindari Copy Paste seluruh materi Narsum. Artinya, perlu keterampilan dalam mengolah bahasa menjadi bahasa sendiri yang memiliki poin sama dengan yang disampaikan oleh Narasumber.

4. Kembangkan materi dengan relevansi sumber lain yang berhubungan dengan materi tersebut. So, perlu kesiapan untuk menulis resume.

5.   Berikan kesimpulan di akhir penjabaran resume atau tepatnya sebelum kalimat penutup

6. Yang terpenting dari menulis resume adalah membuatnya dengan gaya bahasa sendiri. Kenapa ini menjadi keharusan? Sejatinya seorang penulis yang baik, adalah penulis yang memiliki karakter dalam tulisannya. Sebagaimana Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman bahasa, maka bahasa yang baik, adalah bahasa yang mempertahankan keindahan bahasanya sendiri.

Menurut beliau intinya yah be your self tulislah sesuai yang kita suka

Makanya saya  menulis sesuai dengan apa yang sedang saya rasakan, saya lihat, dan saya pegang. Pokoknya yang dekat dengan kita dan kita temui sehari-hari.

SET OUR MIND

1. Posisikan resume anda di urutan pertama karena dengan memposisikan diurutan pertama akan banyak peminat yang berkunjung

2. berikan karakter pada resume anda, jika resume kita dibuat dengan bahasa yang menarik akan membuat  tulisan kita lebih berkarakter

3. tambahkan referensi lain yang berkaitan dengan materi. Hal ini dilakukan agar tulisan kita lebih kredibel

4. meramu tulisan dengan bahasa yang khas agar pembaca merasa tidak bosan dan menunggu tulisan kita selanjutnya

Untuk menjadi penulis yang handal, kita harus mengatur pola pikir kita. Untuk menjadi penulis, tentunya tujuan utama kita adalah agar tulisan kita ada yang baca.Tidak mudah membuat banyak orang tertarik dengan dunia literasi, terkadang banyak tulisan yang berserak di WAG. Namun ada yang membaca dan banyak pula yang mengabaikan. Benar banget. Bahkan kadang orang-orang yang kita harapkan memperhatikan kitapun  tak peduli dengan link yang kita bagikan, mereka sekedar melihat linknya saja tanpa membukanya. Apalagi di zaman sekarang ini tingkat keinginan membaca masyarakat kita bisa tergolong rendah.

Untuk itu, seorang penulis harus memiliki karakter, karena terkadang ada saja yang mau membaca tulisan bergantung pada siapa penulisnya. Karena kesan pertama mereka saat pertama  membaca naskah kita akan membuat mereka penasaran dengan tulisan kita selanjutnya.

Disini kita semua adalah penulis, akan tetapi tak jarang jika semua dari kita saling membaca tulisan satu sama lain. Berbeda ketika ada seorang penulis yang sudah terkenal seperti Tere Liye misalnya, tanpa beliau suruh, kita pasti mencari Tulisannya. Itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki karakter dalam menulis. Harus memiliki kekhasan dalam bahasa tulisan. Sebagai penulis pemula, memang bukan hal yang mudah untuk menumbuhkan sikap percaya diri.

Menurut Ibu Maesaroh hindari plagiarisme karena memang diantara kita masih ada yang suka mengcopy karya orang agar mudah dan cepat tanpa berpikir panjang dan bersusah payah merangkai kata-kata. 

Semakin kita sering dalam menulis, maka semakin handal pula kita serta makin tinggi pula rasa percaya diri kita. oleh karena itu menurut ibu Maesaroh, Untuk menjadi penulis handal, kita harus memupuk mental baja dalam menulis dengan cara:

1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luarbiasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.

2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus membuat kita semakin memperbaiki tulisan. 

3. Bangunlah tulisan di berbagai Blog. Hal ini amat perlu karena terkadang orang akan bosan melihat penampilan kita yang itu itu saja. Ibarat memakai baju, tentu orang akan bosan jika baju yang kita pakai hanya warna hijau saja. Itulah sebabnya tulisan harus memiliki warna lain, salah satunya  tulisan kita pada blog lainnya. Seperti Omjay yang memiliki banyak blog dan banyak pengunjung.

4. Menulis di berbagai blog juga menanamkan mental penulis yang mudah beradaptasi dan tak segan memberi perubahan.

Menurut Ibu maesaroh , Trik Cepat Menulis Resume  adalah sebagai berikut :

1. Duduk 10 menit sebelum kuliah di mulai

2. tulis narasi pembuka yang nyambung dengan materi  dan narasi penutup sebagaisimpulan pemaparan

3. tulis resume dengan paragrap yang pendek .

4. tulis pernyataan narasumber dengan gaya bahasa paralelisme


Pesan terakhir dari Ibu Maesaroh 

"Yang terpenting dari semua poin yang saya sampaikan adalah mulailah menulis, mencoba menulis.Menulislah dengan gaya sendiri, jika terasa sulit kuncinya hanya menulis dan teruslah menulis semakin sering semakin terampil menulislah dengan kekhasan, sampai orang mencari tulisanmu. Materi ini saya tutup dengan penggalan ayat motivasi Jadilah manusia cerdas yang siap menerima perubahan"

Acara selanjutnya adalah tanya jawab

1. Dari Ibu Inge yang menanyakan cara mensiasati agar tidak terpengaruh oleh tulisan orang lain apa ? dan Ibu Mae menjawabnya agar kita berprinsip bahwa kita mampu

2. Ibu Afiatur bertanya bagaimana cara membuat tulisan kita berkarakter? menurut ibu Maesaroh, karakter kita akan terbentuk jika kita sering membaca dan menulis

3. Ibu Chaula menanyakan bagaimana agar tidak terpengaruh oleh tulisan narasumber? dan Ibu maepun menjawab bahwa boleh saja sama dengan narasumber hanya memberikan tanpa kutip atau konjungsi kalimat tidak langsung menurut ibu/bapak...

4. ibu maria menanyakan agar bisa di zona menulis yang menyenangkan, agar tidak plagiarisme dan tidak menggunakan bahasa narasumber? jawab Ibu maesaroh adalah bahwa agar di zona menyenangkan yah pakai bahasa sendiri, terus agar tidak plagiarisme gunakan parafrasi sedangkan agar tidak seperti narasumber, pakai tanda kutip atau hubung, ini pertanyaannya sama dengan ibu chaula

5. Ibu mutmainah menanyakan agar kalimat enak dibaca dan disertai diksi bagaimana? dan Ibu Maesaroh pun menjawab bahwa perlu memahami keterampilan sense of jurnalism dimana sebuah tulisan bisa memiliki ruh dan dapat menyentuh hati pembaca. Bisa di kepoin di kelas diksi

6. Pak Ahmad Zaki penasaran katanya apa yang Ibu Mae lakukan agar kata-kata cepat menjadi buku? he,,he,,, pengen tahu aja nih si bapak. Tapi Ibu Mae tetap menjawab dengan sabar  dan jawabnya singkat bisa ala biasa

7. ibu isti menanyakan cara  agar kita percaya diri dan tidak menganggap rendah karya sendiri serta cara mengawali sebuah resume? jawabannya ibu Mae adalah bahwa semakin kita sering menulis semakin ahli dan gakusah peduli apa kata orang, sedangkan mengawali sebuah resume sebenarnya ada aturannya namun untuk membukukan harus menggunakan referensi dan bahasa sendiri

8. Ibu Parni menanyakan cara mengisi blog yang banyak karena 1 juga belum terisi semua lalu sejauh mana kita disebut   plagiarisme? dan Bagaimana mengatur pola pikir kita agar menjadi penulis yg handal? Menurut Ibu mae, menulis di berbagai blog mambantu kita untuk lebih beradaptasi dalam menulis. Kita dikatakan plagiarisme ketika mengcopy seluruh tulisan/bahasa narsum. sedangkan agar menjadi penulis handal, kita berusaha dan terampil dalam menulis. Percaya diri adalah kunci utama.

9. ibu widuri bertanya bagaimana jadi yang pertama dan jawaban ibu mae ada di pptnya yang cara menulis cepat

10. Bapak Fransisco menanyakan cara membaca cepat ? dan jawaban ibu Mae Cara mengatasi masalah membaca cepat, menyimak tepat dan dan menulis benar adalah dengan Ambil kesimpulan secara garis besar dari pemaparan materi narsum ketika kita memulainya, maka ide ide  itu akan muncul dengan sendiri

11. Ibu sisca menanyakan cara  agar tidak salah mengirim link. dan jawaban ibu mae  adalah Sebelum grup dibuka, usahakan ibu sudah mengkopi resume ibu. Ketika grup dibuka ibu hanya tinggal klik salin tautan maka ibu akan menjadi yang tercepat.

12. Ibu Cut nisaul menanyakan tentang cara memainkan majasdan meminta contohnya.jawaban ibu Mae adalah  memainkan majas adalah dengan memahami tehnik menulis. Memahami tehnik menulis sense of jurnalism dimana setiap banda yang kita sentuh, yang kita rasa memiliki kontur tersendiri. Bisa lembut, keras, dingin, hangat, hingga panas.

Takdir Cinta

Oleh: Maydearly

 

"Pengecut terbesar adalah pria yang membangunkan cinta seorang wanita tanpa bermaksud untuk balas mencintainya". Bob Marley

Kusebut ia dengan Delima. Sebuah nama yang ingin penulis narasikan sebagai pemilik rasa cinta. Sesekali perasaan di hatinya seperti kemarau. Ia butuh mata air  untuk mengobati dahaga yang gersang. Delima menganggap cinta sebagai angin  paling risau. Ia datang menembus sukma dan pergi dengan sayap-sayap kenangan.

Hikayat rasa berjejer  pada beranda hati si gadis bernama Delima. Mencintai tidaklah mudah, ia perlu belajar  mengeja rindu yang terkadang berontak tanpa  jemu. Masa muda merupakaan penciptaan paling elok dari sketsa cinta. Cinta bak matahari yang hinggap di orbit hati.

Pena ini hanya untaian rasa dari frasa memori tentang sebuah sajak rasa dari takdir sang Delima. Kerinduannya pada lelaki yang dicintainya adalah bara yang sulit di eja, apalagi jika rindu bertepuk sebelah tangan. Hatinya terlalu lemah karena mengemis rasa yang tak pernah memudar. Rasa sesak yang menyakitakan, selalu terjaga dalam sirkuit ingatannya.

Semua punya kisah tentang rasa cinta. Mencintai yang saling berbalas adalah oase paling indah. Aku ingin menarik benang memori tentang cinta sang Delima yang tak berbukit. Sebuah rasa yang menumpuk dalam hatinya, tak pernah berbalas dari lelaki yang dicintainya. Ia  mengenal seorang lelaki yang  ia pikir, saat itu teman laki-lakinya adalah satu-satunya Adam di muka bumi.  Rasa kagum, suka, dan cinta bertumpuk jadi satu. Semua angan Delima hanya tentang dia. Bayangan wajahnya membangunkan larik paling epik. Ya, itulah rasa pada cinta pertama bagi sang Delima.

Lelaki itu  datang kepada Delima dengan sebuah isarat rasa, yang  ia jabarkan sebagai rasa cinta. Segala pengorbanan dilakukan Delima sebagai pembuktian atas rasa cinta. 4 tahun mempertahakan makna agar rasa tetap asri. Sebuah kedekatan yang tanpa komitmen menghadirkan kegundahan yang tak pasti. Bersama tapi  samar, saling cinta tapi tak berucap. Hingga sampai pada pucuk ratapan, sebuah pertemuan dengan orang ketiga.

Waktu itu, Delima berkumpul dalam suatu wadah ikatan mahasiswa di Kampusnya. Sebuah  organisasi yang kemudian  mengadakan pertemuan di Puncak Cigamea. Di situ Delima seperti dipanah racun paling menusuk. Mendapati orang yang paling di kaguminya dekat dengan temannya. Derai air mata bercucuran dari mega hitam kelopak mata sang Delima. Ingin marah tapi tak pasti, ingin teriak tapi tak berhasrat. Hingga ia  berlari dari puncak dengan kepala paling nanar.

Sepanjang perjalanan di mobil, Delima tak bisa menyeka air mata yang lupa cara mereda. Sesak dan sakit di hatinya adalah gelembung rasa paling koyak. Seminggu bahkan sebulan tak bisa lepas dari rasa cemburu paling buta. Hingga sampai pada pucuk waktu, takdir mempertemukan Delima dengan cinta sejatinya.

Waktu berjalan meninggalkan jejak luka dari hati sang Delima. Ia mencoba melepas ingtn tentang sebuah pepisahan yang tanpa permisi. Ia mencoba menepis episode merindu. Meski binar di matanya menguap pada pucuk kesediha, serta hatinya yang terjermbab pada rindu yang tak tahu cara berteduh. Jika bisa Delima berteriak maka mungkin ia melangitkan kata “I Wanna meet You”, tapi rasa itu semakin melangit semakin sesak dirasakan.

Hingga pada sudut waktu, Delima benar-benar tersadar jika cinta tak harus memiliki. Seperti pepatahnya Fierra BesariBeberapa rindu memang harus sembunyi-sembunyi. Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa". Melupakan larik rasa cinta adalah keberanian yang paling elegan.

Sebuah pertemuan yang tanpa sengaja, tetapi menepi pada guratan takdir yang sempurna. Hari itu, Delima bertemu dengan  cinta sejatinya atas urusan pekerjaan. Mereka  bertemu dengan awalan komunikasi yang sederhana. Tak ada rasa, semua normal dan biasa. Namun, di hari pertemuan itu tanpa sengaja Delima diantarkan  pulang oleh si calon jodohnya. Kebetulan  lelaki itu harus bertemu rekannya yang sekampung dengan Delima. Dari pertemuan itu mereka bertukar nomor Hp, dan kemudian  saling bertukar cerita. Pertemuan yang tanpa sengaja kemudian menciptakan sebuah kedekatan yang mengundang rasa nyaman.

Sampai pada episode dimana lelaki itu  memberikan ketegasan untuk sebuah keseriusan. Namun Delima selalu belajar dari pengalaman. Belajar untuk tak terlalu memberi harapan agar tak larut pada kecewa yang dalam. Kali itu perjalanannya seperti roda di arena balapan. Semakin Delima berlari cinta sejatinya semakin mengejar, semakin ia menjauh cinta sejatinya semakin mendekat hingga sampai pada garis waktu, lelaki itu meminang Delima dengan Syahadat. Itulah suami Delima sebagai cinta sejatinya. Begitulah cinta sejati datang tanpa prediksi, meski berusaha berlari ia tetap datang menghampiri. Tak perlu mengukir kisah ribuan hari, tanpa ujung yang pasti. Cinta sejati pasti datang dengan cepat memberi kepastian yang hakiki.

Jodoh itu terlalu sederhana, ia hanya menunggu kapan waktu berpihak padanya. Yang harus kita sadari hanyalah kebesaran hati atas rasa kecewa, cemburu buta, dan merasa diri tak beruntung. Seperti Hadist Shahih AL-Hakim "Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang kepada kalian siapa yang kalian ridhai akhlak dan agama nya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah dan muka bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Al-Hakim – sanadnya shahih).

Hidup itu sudah di atur oleh Sang Penulis Takdir. Tak perlu tergesa dan terlena untuk segala rasa. Karena berharap pada manusia adalah duri paling pahit. Berserah diri pada Ilahi adalah langkah pasti dari kecewa paling gulita. Belajarlah mencintai sewajarnya, karena Tuhan adalah yang paling berhak untuk cemburu. Ketika kita terlalu mencintai manusia, mencintai dunia, maka Tuhan akan menguji kita dengan menjauhkannya.

Lebak, 6 Oktober 2021

Maydearly


13. pak syamsul menanyakan cara menyadur dan bolehkah menyela tulisan dengan menambahkan motivasi? jawabannya boleh banget

14. Apakah tulisan harus selalu ada diksi dan cara penempatannya? dan bu Mae menjawab bahwa tidak semua suka tulisan berdiksi, jadilah diri sendiri

15. pak Arfan menanyakan apakah resum tidak sama isinya dengan pematerinya? jawabannya adalah bahwa resume itu ringkasan bahasa pemateri. Bahasa yang dikeluarkan pemateri adalah bahasa yang timbul dari kekayaaan intelektual sang pemateri. Jadi ketika kita meresume, ada baiknya dengan kekayaan intelektual yang kita sendiri

16. Pak kadek menanyakan bagaimana cara menempatkan tulisan yang masih belepotan? jawabannya adalah bahwa kita menulis harus dengan hati, rasa  dan kita lihat

17 dan terakhir adalah pertanyaan saya he,...he...he......saya menanyakan rasa setelah banyak karyanya dan apa yang diinginkan Ibu mae....dan jawabannya adalah?......jeng...jeng... perubahan terbesar bagi saya adalah saya seperti mendapat rezeki terbesar bertemu dengan orang2 hebat di komunitas menulis.Tahun lalu, saya pernah gagal mendapatkan beasiswa ke luar negeri di Universitas tazmania. Rasa kecewa itu kubawa lari ke laut, batinku koyak bak menerbangkan kepakan mimpi yang berserak di udara. Beranda kalbu mengajaku untuk menyepi dari keramaian dan berserah pada Ilahi.Sang Waktu  semakin menarik pelatuknya mengitari bulan dan tahun, menyajikan bias bintang untuk mengawalku menuju kehidupan baru, kehidupan menjadi seorang penulis dan bertemu orang2 hebat se Indonesia. mantaaaap.... ternyata memang rejekinya di sini bukan di tazmania

Pencapaian selanjutnya adalah Go to Cappadocia seperti yang lagi viral sekarang😅😅 semangat bunda Maesaroh

18. Pak ibnu Muslim menanyakan apa perlu tulisannya di akun  belajar.id  dipindahkan ke blog? jawaban ibu Mae adalah bahwa Seperti programnya guru penggerak, dimana guru diharuskan menulis di akun Lms, maka akun di id guru pembelajar juga sangat cocok di salin ke blog dan dibagikan untuk referensi pbelajaran.

19. Ibu Yandri Novitasari menanyakan trik dan tips ibu yang pandai memainkan diksi dalam membuat tulisan.  Bagaimana ibu mendapatkan ide ide baru disetiap tulisan dengan menyajikan dengan diksi yang epic untuk di baca? dan cara memainkan diksinya. Jawaban Ibu Maee sejauh kita memahami diksi dengan baik, memahami makna kata dengan baik, memahami padanan kata dengan benar, tentunya majas yang kita gunakan atau tulisan yang kita buat, jauh dari kata lebay, sedangkan cara memainkan diksi  dengan tehnik touch in write, atau make sense of word.


20. apakah dalam menulis diperlukan iringan lantunan musik atau hal lain yang dapat menyebabkan kita bergairah dalam menulis? Bagaimana pengalaman Kak May dalam berproses dalam beraktivitas menulis? ternyata kebiasaan Ibu Mae itu keren lho kata beliau ketika hendak  menulis

1. Sebelum menulis ada baiknya berwudhu, agar tulisan kita memiliki ruh yang sampai pada pembaca.

2. Saya menikmati menulis di waktu fajar sebelum subuh, karna dengan hening, sukma itu terasa bangkit.

3. Menulis dengan merasakan energi udara, karena dengan energi udara kita akan merasa damai. Sehingga ide yang sulit muncul mengalir dengan baik sejalan dengan urat nadi kita.

Jadi inti dari pembelajaran menulis  malam ini  adalah menulislah dengan hati apa yang kita rasa, dan kita lihat, semakin banyak kita membaca dan melihat maka semakin banyak ide yang bisa kita tuangkan dalam tulisan. semakin sering kita menulis, semakin pandai kita memparafrasekan kata-kata narasumber saat memberi materi. semakin kita sering membuat resume, semakin cepat kita menangkap ide dan menuliskannya hingga bisa menjadi F1 

2.

Minggu, 23 Januari 2022

PMS

                                                                         PMS


 

 

PMS.....................

Kini kamu datang lagi

Mengisi hari-hariku tanpa permisi

mengoyak-ngoyak tubuhku  hingga nyeri

Kembung, mulas, letih, pegal dan pening tujuh keliling

Aku tak menolakmu hadir di sini

Namun cobalah kau mengerti

Karena akupun ingin menikmati hari-hari

 

 

PMS......................

Hanya wanita yang tahu nikmatnya kehadiramu

Begitu kental, merah, hitam dan penuh dengan kenistaan

Tapi dari sini awal semua keajaiban Tuhan

Saat kesucian Allah turunkan

Melahirkan keindahan dan kebahagiaan

serta kerinduan yang begitu dalam

Pada jiwa-jiwa yang halal

 

SELAMAT PAGI NEGERI SEJUTA SINGKATAN

                     SELAMAT PAGI NEGERI SEJUTA SINGKATAN

 


Carut marut kosakata Indonesia

Secarut marut negeri kita tercinta

Yang ingin singkat namun padat

Yang ingin mudah walau gundah

Yang ingin untung tapi  buntung

 

Rakyat terkelupas  hatinya

Luka.....

Luka ....

Luka terkoyak dimana-mana

Luka ekonomi.......

Luka jabatan.....

Luka pengangguran....

Dan luka penistaan serta kebiadaban

 

Norma-norma kehidupan telah dicampakkan

Rona-rona penistaan telah dilegalkan

Butir-butir kedaulatan telah digantungkan

Dan ketidakadilan menjadi candu kehidupan

 

Indonesia......

Saat kita mudah tersinggung menjadi baper

saat kita malas bergerak menjadi mager

saat tol cilenyi garut tasik menjadi cigetas

bogor ciawi sukabumi menjadi bocimi

Purwakarta, Bandung, Cileunyi menjadi Purbaleunyi

Jakarta , Bogor, Ciawi menjadi Jagorawi

Palimanan, Kanci menjadi Palikanci

mana PUEBI singkatan yang benarnya

kekuasaan  membuat kata menjadi rancu

jabatan membuat hukum menjadi kebal

Indonesia penuh kerancuan

Indonesia penuh kemirisan

kemana undang-undang dasar 1945

Kemana butIr-butir pancasila dan pasal-pasalnya

yang mengagungkan adab kehidupan

bangsa Indonesia

fiorentia viviane lesmana