Pengikut

Selasa, 15 Maret 2022

Cara Penulisan Daftar Pustaka dan Kutipan

Daftar pustaka merupakan kumpulan referensi yang dirujuk untuk sebuah karya atau tulisan yang dibuat.

Dengan kata lain daftar pustaka harus ada ketika mengutip salah satu tulisan atau karya orang lain, ketika melakukan pengutipan tandanya kamu juga harus membuat sebuah daftar yang berisi informasi tentang siapa dan topik apa yang sedang dirujuk.

Daftar pustaka atau yang sering dikenal juga sebagai referensi memberikan detail informasi kepada pembaca tentang sumber rujukan sehingga setiap pembaca mendapatkan pemahaman tentang sumber tersebut.

Pengertian Daftar Pustaka

Ketika menulis sebuah tulisan ilmiah, kita diharuskan untuk menyajikan tulisan yang berasal dari sumber yang benar. Dari situlah penulisan daftar pustaka sangat diwajibkan dalam penulisan karya ilmiah. Daftar pustaka adalah daftar yang berisi tentang buku-buku atau sumber lainnya yang digunakan dalam sebuah penelitian ilmiah.

Terdapat beberapa sebutan lain dari daftar pustaka yaitu, referensi, rujukan, pranala atau sumber pustaka. Daftar pustaka umumnya terletak di halaman paling akhir dari sebuah karya ilmiah.

Menuliskan daftar pustaka dalam tulisan karya ilmiah memiliki banyak manfaat diantaranya, sebagai petunjuk bahwa data yang diambil merupakan data yang benar, memenuhi etika penulisan karya ilmiah, sebagai penanda bahwa kita berterima kasih kepada penulis atau peneliti sebelumnya dan menunjukkan bahwa kita mendukung ide dari penulis tersebut.

Selain itu, apa tujuan dari menuliskan daftar pustaka dan bagaimana cara menulis daftar pustaka yang benar? Supaya tidak bingung ketika menuliskan daftar pustaka, simak penjelasan tentang daftar pustaka dan cara menuliskan daftar pustaka dari berbagai sumber di bawah ini.

Tujuan Adanya Daftar Pustaka

Menuliskan daftar pustaka memiliki beberapa tujuan yaitu menguatkan tulisan ilmiah. Maka dari itu, ketika mengutip sebuah tulisan jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari tuduhan plagiat atau penjiplakan.

Selain untuk menghindari tuduhan plagiat, menuliskan daftar pustaka juga bertujuan untuk menghargai penulis yang menjadi sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah. Dengan begitu, kamu dianggap telah mengakui bahwa ide atau kutipan yang kamu tulis berasal dari pemikiran orang lain.

Tujuan dari menuliskan daftar pustaka lainnya adalah membantu pembaca lainnya mengetahui lebih dalam sumber kutipan karya ilmiah yang ditulis. Tidak jarang pembaca yang ingin menelusuri informasi lebih lanjut mengenai sumber bacaan dari sebuah karya ilmiah.

Penulisan Sumber Kutipan

Berdasarkan caranya, mengutip sebuah sumber tulisan dibagi menjadi dua cara yaitu:

1. Cara Menulis Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah mengutip tulisan dari sumber acuan tanpa merubah kalimat sang penulis. Istilah mudahnya, mengutip langsung menggunakan teknik copy-paste sebuah tulisan. Sesuai ketetapan American Psychological Association atau APA, kutipan langsung terdiri dari dua jenis yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang.

Kutipan langsung pendek berarti mengutip sebuah tulisan tidak lebih dari 40 kata. Untuk penulisan kutipan langsung pendek, tulislah menjadi satu paragraf dengan tulisan kamu dan disertai dengan tanda kutip. Hal ini untuk membedakan mana tulisan kamu dan kutipan dari orang lain. Tulis sumbernya berdekatan dengan kutipan yang kamu tulis.

Kutipan langsung panjang adalah kutipan yang lebih dari 40 kata atau biasa dikenal dengan block quote. Cara menulis kutipan langsung yaitu membuat paragraf baru dengan kalimat agak sedikit menjorok ke kanan tanpa tanda kutip, namun tetap menggunakan jenis font yang sama dengan tulisanmu. Hal ini untuk membedakan mana tulisan yang kamu kutip, mana tulisan kamu sendiri.

Perlu diingat bahwa mengutip sebuah tulisan tidak hanya dilakukan untuk mendukung ide tulisanmu, namun bisa juga digunakan untuk menunjukan bahwa ada beberapa penulis yang tidak setuju dengan ide kamu atau memiliki pandangan berbeda dengan ide kamu.

Contoh kutipan langsung:

“perempuan harus memiliki ruang dan uang untuk dirinya sendiri” (Hadid, 2002, h. 3)

2. Cara Menulis Kutipan tidak Langsung

Dalam hal ini, penulis berarti tidak mengutip secara utuh kalimat dari sumber acuan namun penulis merangkai kalimatnya sendiri. Kutipan tidak langsung atau biasa disebut parafrasa, umumnya tidak perlu menuliskan nomor halaman dari sumber yang dikutip.

Tetapi American Psychological Association atau APA menganjurkan untuk menuliskan nomor halaman dari sumber yang menjadi acuan. Jika kamu menganggap mencantumkan nomor halaman dapat membantu pembaca karya ilmiah mu, maka tidak ada salahnya untuk menuliskan nomor halaman. sebaiknya, diskusikan hal ini dengan dosen pembimbing, atau tutor mu.

Contoh kutipan tidak langsung:

Hal ini dikemukakan oleh Goffman (1951) yang berpendapat bahwa laki-laki cenderung memilih pasangan yang memiliki status sosial yang sama dengannya.

Atau bisa juga dengan cara : Pada tahun 1950, Goffman melakukan penelitian tentang keterkaitan antara laki-laki dengan status sosial.

Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Benar

cara menulis daftar pustaka

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam menulis daftar pustaka yaitu;

1. Daftar pustaka ditulis berdasarkan urutan abjad nama belakang sang penulis.

2. Daftar pustaka yang memiliki penulis yang sama, diurutkan berdasarkan tanggal publikasi yang paling awal.

Beberapa elemen yang harus dituliskan dalam daftar pustaka: nama penulis, tahun publikasi / terbit, judul buku atau karya ilmiah, tempat terbit dan nama penerbit.

1. Cara  Menulis Daftar Pustaka dari Buku

Secara umum berikut ini adalah format penulisan daftar pustaka dari buku :

Nama Belakang, Nama Depan. (Tahun). Judul Buku. Kota: Penerbit Buku.

Contoh : Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.


Jadi komponen-komponennya adalah :

a. Nama penulis
Tulis nama belakang penulis lebih dahulu baru disusul dengan tanda koma dan inisial nama depannya. Jika di dalam buku terdapat gelar-gelar penulis, maka gelar-gelar tersebut tidak perlu ditulis di dalam daftar pustaka.

Contoh:

  • Lestari, Dewi.

Jika ada dua atau lebih nama penulis yang tercantum di sumber acuan, hanya nama penulis pertama yang dibalik, sisanya tidak perlu. Jangan lupa untuk menambahkan ‘dan’ di antara pengarang kedua dan ketiga.

Contoh: Lestari, Dewi dan Selo Soemardjan.

  • Lestari, Dewi. Marta Susilo., dan Selo Soemardjan.

Jika penulis buku acuan yang kamu gunakan lebih dari tiga penulis, maka tulis nama pengarang pertama dengan dibalik, dan ditambah ‘dkk’ (dan kawan-kawan).
Contoh: Lestari, Dewi dkk.

b. Tahun terbit
Setelah menuliskan nama penulis, tuliskan tahun terbit buku yang kamu jadikan sebagai acuan, diikuti dengan tanda buka kurung dan tutup kurung.
Contoh: Hirata, Andrea. (2006).

c. Judul buku
Setelah menuliskan nama penulis dan tahun terbit, tuliskan judul buku yang dipakai. Perlu diingat untuk menuliskan dengan tulisan miring atau italic.

Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi.

d. Tempat terbit
Tuliskan tempat terbit buku yang kamu jadikan sebagai referensi lalu diikuti dengan tanda titik dua.
Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta:

e. Nama penerbit
Rangkaian terakhir dalam menuliskan sebuah daftar pustaka yang diambil dari buku adalah nama penerbit.

Contoh: Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang mungkin bisa terjadi dalam penulisan daftar pustaka bersumber dari buku :

1) Terdapat Angka dalam Nama Penulis

Jika terdapat angka dalam nama penulis, tulislah angka setelah nama penulis.
Contoh:

  • Anderson, Michael., III. (1995). A Guide to Reptiles. New York: Doubleday.

2) Daftar Pustaka dari Buku Yang Tidak ada Nama Penulis

Jika tidak terdapat nama penulis buku, maka hanya tuliskan judul buku, tahun terbit, dan lokasi terbit.
Contoh:

  • American Oxford Dictionary and Thesaurus. (2009). Heatherton, Victoria: Australia.

3). Daftar Pustaka dari Banyak Buku Penulis Sama

Jika kamu menggunakan lebih dari satu buku dengan penulis yang sama, maka urutkan secara berurutan berdasarkan dari tahun terbit yang paling awal.

Contoh:

  • Willmott, W. (2004). Rocks and landscapes of the national parks of Southern Australia. Brisbane: Geological Society of Australia, Queensland Division.
  • Willmott, W. (2006). Rocks and landscapes of the national parks of Central Australia. Brisbane: Geological Society of Australia, Queensland Division.

4). Buku Ditulis oleh Sebuah Organisasi / Institusi

Jika kamu menggunakan buku referensi yang ditulis oleh sebuah organisasi atau institusi, tulis nama Organisasi, tahun terbit, Judul buku, Tempat terbit dan nama organisasi yang bertanggung jawab.

Contoh:

  • New York Health. (2002). Best practice guidelines for the management of type 2 diabetes in children and adolescents. New York, Qld.: New York Health.

5) Daftar Pustaka dari Buku dengan Edisi

Jika buku yang digunakan terdapat beberapa edisi yang berbeda, maka dituliskan di daftar pustaka dengan urutan seperti berikut: Nama penulis, tahun terbit, judul buku (edisi ke), tempat Terbit dan Penerbit.

Contoh:

  • Willmott, W. (2004). Rocks and landscapes of the national parks of Southern Australia (4th ed). Brisbane: Geological Society of Australia, Queensland Division.

6). Diambil dari Buku Yang diedit oleh Editor

Jika buku yang kamu gunakan merupakan buku yang diorganisir atau diedit oleh editor, maka tulis di daftar pustaka dengan urutan seperti berikut: Nama editor (Eds). (Tahun terbit). Judul buku. Tempat terbit: Penerbit.

Contoh:

  • Friedman, S. & Wachs, T.D. (Eds). (1999). Measuring environment across the lifespan: Emerging methods and the concepts. Washington, D.C.: American Psychology Association.

7) Daftar Pustaka dari Buku Ber Seri

Jika buku yang kamu jadikan referensi memiliki beberapa seri, maka tulis di daftar pustaka dengan urutan: Nama belakang penulis, Inisial. (Tahun terbit). Judul buku. Nama Seri. Tempat publikasi:Penerbit.

Contoh:

  • Friedman, S. & Wachs, T.D. (Eds). (1999). Measuring environment across the lifespan: Emerging methods and the concepts. Series in affective science. Washington, D.C.: American Psychology Association.

8). Daftar Pustaka dari Ebook

Jika kamu menggunakan buku yang hanya bisa diakses secara daring, atau menggunakan E-book, maka cukup tuliskan: Nama belakang penulis, Inisial. (Tahun terbit). Judul buku. Tempat terbit: Penerbit. Tersedia dari nama database atau url.

Contoh:

  • Willmott, W. (2004). Rocks and landscapes of the national parks of Southern Australia (4th ed). Brisbane: Geological Society of Australia, Queensland Division. Tersedia dari NetLibrary database.

Namun, jika link yang kamu berikan hanya mengarahkan pembaca bagaimana cara mengakses buku tersebut, bukan membukanya secara daring, maka tuliskan “tersedia dalam”.

9). Daftar Pustaka dari Buku Terjemahan

Jika buku yang kamu jadikan referensi merupakan buku terjemahan, maka tuliskan nama pengarang asli. (Tahun terbit). Judul buku dan inisial penerjemah diikuti nama penerjemah. Tempat terbit: nama penerbit terjemahan.

Contoh:

  • Doe, John. (2006). Sistem Informasi dan Komunikasi. (M. Harianto, Terjemahan). Jakarta: Gramedia.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Artikel Jurnal, Koran dan Majalah

Cara menulis daftar pustaka dari sebuah jurnal, makalah atau laporan tidak berbeda jauh dengan menulis daftar pustaka dari buku.

Cara menulis daftar pustaka dari artikel jurnal:

Cara menulis daftar pustaka artikel jurnal satu penulis

Nama belakang penulis dan inisial, baik satu atau lebih dari satu penulis. (Tahun terbit). Judul artikel jurnal. Nama Jurnal ditulis italic, volume jurnal ditulis italic (Issue atau Nomor), Halaman.

Contoh:

  • Xie, W. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.
Cara menulis daftar pustaka dua penulis

Jika menggunakan referensi jurnal yang terdiri dari dua penulis, tetap tulis nama keduanya dari nama belakang terlebih dahulu, diikuti dengan inisial.

Contoh:

  • Xie, W. & Willmott, W. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.
Cara menulis daftar pustaka lebih dari tiga penulis

Jika artikel jurnal terdiri dari 6 penulis, maka cukup tulis nama belakang penulis pertama dan diikuti dengan ‘dkk’.

  • Contoh: Xie dkk. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: the case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.
Cara menulis daftar pustaka artikel jurnal online/daring

Jika mengambil artikel jurnal daring dari universitas, tambahkan tanggal diaksesnya artikel dan nama universitas.

Contoh:

  • Shaw, J. (2003). Epidemiology and prevention of type 3 diabetes and metabolic syndrome. Medical Journal of Australia, 379-383. Diakses 22 Desember 2016, dari University of Queensland Library E-Reserve.
Cara menulis daftar pustaka dari koran atau majalah

Jika mengambil referensi dari artikel koran atau majalah (tabloid), penulisan daftar pustakanya sebagai berikut: nama belakang penulis dan inisial, baik satu atau lebih penulis, (Tahun Publikasi) Judul dari yang dipublikasikan ditulis italic, tempat publikasi: penerbit

Contoh cara menulis daftar pustaka dari koran:

  • Cook, D. (2001, Mei 5). The Courier Mail, h. 18.

Contoh cara menulis daftar pustaka dari majalah:

  • Marano, H.E. (2008, Maret-April). Making of the Perfectionist. Psychology Today, 90-91.

Jika mengutip dari majalah atau koran elektronik, tambahkan ‘diakses dari’ beserta url yang diakses.

Contoh:

  • Sandy, A. (2009, January 22). Cheaper to Fly than hire a car in Brisbane. The Courier mail. Diakses dari http://www.news.com.au/couriermail/story/0,23739,24949645- 952,00.html

3. Cara menulis daftar pustaka dari Makalah, Skripsi, Disertasi, Tesis atau Karya Ilmiah Lain

Cara menulis daftar pustaka yang diambil dari tesis atau laporan ilmiah, memiliki urutan sebagai berikut: nama belakang dan inisial penulis. (Tahun pembuatan Tesis). Judul tesis ditulis italic. (Award, institusi, tahun). Jangan lupa untuk menyertakan ‘diakses dari’ dan url yang diakses. Contoh:

  • Sandy, A. (2009). Cheaper to Fly than hire a car in Brisbane. (Disertasi Doktoral, University of Queensland,2008) Diakses dari http://espace.library.uq.edu.au/UQ:1587477

Dalam merancang skripsi, disertasi ataupun karya ilmiah lainnya, kita seringkali kesulitan untuk mengolah, mengatur, dan menyusun dokumen tersebut dalam aplikasi Microsoft word ataupun ms excel. Seperti contohnya mengatur format dokumen, membuat format kolom, membuat tabel, mengatur halaman, maka buku Microsoft word dan excel Untuk Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi) karya Muhammad Arifin, M.Pd. ini akan sangat cocok untuk kalian. Jika Grameds tertarik maka ada bisa membelinya dengan klik “Beli Buku” di bawah ini.

4. Cara menulis Daftar pustaka dari Internet atau Website

Jika kamu mengambil referensi dari situs internet atau halaman web, penulisan daftar pustakanya sebagai berikut: Penulis halaman tersebut, baik orang maupun organisasi. (Tahun halaman dibuat atau direvisi). Judul halaman ditulis dengan italic. Tanggal diaksesnya, bulan hari, tahun, dari halaman web.

Contoh penulisan daftar pustaka dari website dengan nama penulis

Jika halaman web terdapat nama penulis, daftar pustaka ditulis seperti contoh berikut.

Contoh:

  • Atherton, J. (2005). Behaviour Modification. Diakses pada 5 Februari 2018, dari http://www.learningandteaching.info/learning/behaviour_mod.html

Contoh penulisan daftar pustaka dari website dengan nama institusi

Jika terdapat nama institusi sebagai penulis, daftar pustaka ditulis seperti berikut.

Contoh:

  • Queensland health. (2008). Health Starts in life. Diakses pada 1 Maret 2017, dari http://www.health.qld.gov.au/ph/documents/saphs/hsil_ful_doc.pdf.

Contoh penulisan daftar pustaka dari website tidak ada nama penulis atau organisasi

Jika halaman web tidak ada nama penulis atau organisasi, maka langsung tulis judul di awal diikuti dengan tahun halaman itu dibuat.

Contoh:

  • Behaviour Modification. (2005). Diakses pada 5 Februari 2018, dari http://www.learningandteaching.info/learning/behaviour_mod.html

Mengambil sumber dari media selain website

Jika mengambil referensi dari media lain seperti podcast, maka penulisan daftar pustaka sebagai berikut: Penulis. (Tahun, bulan, hari). judul, [tipe media]. Tanggal akses, tahun akses, alamat web.

Contoh:

  • Al Zaabi, M. (Producer) & Bjarnesen, T. (Presenter). (2006, November 7). Diabetes in the elderly. [Podcast radio program]. Sydney: ABC Radio National. Diakses pada 11 Februari 2015, dari http://www.abc.net.au/hn/talks/

5. Cara menulis daftar pustaka dari hasil wawancara

Ketika kamu menggunakan hasil wawancara yang tidak dipublikasi untuk sumber karya ilmiah mu, tuliskan referensinya di catatan kaki.

Jangan lupa untuk menuliskan nama pewawancara. Jika kamu yang melakukan wawancara sendiri, tuliskan nama pewawancara dengan ‘oleh penulis’.

Contoh:

  • Nellie Melba, diwawancarai oleh Albert Smith, September 1924, Oral History Archive, National Library, Australia.

6. Cara menulis Daftar Pustaka dari Musik, Video dan Audio

a. Untuk penggunaan skor musik, video dan audio, penulisan daftar pustaka sebagai berikut,

Contoh:

  • Mozart, Wolfgang Amadeus. Sonatas and Fantasies for the Piano. Prepared from the autographs and earliest printed sources by Nathan Broder. Rev. Ed. Bryn Mawr, PA: Theodore Presser, 1960.

b. Jika menggunakan video dari internet, tuliskan tanggal video dipublikasi beserta panjangnya durasi video dan URL video. Dari contoh di bawah, ‘5.42’ menandakan durasi video.

Contoh:

  • South LanarkshireTV. “In Focus: Forest Kindergarten.” YouTube video, 5:42. August 13, 2010. https://www.youtube.com/watch?v =g8WWrRzf7ZU&list=TLEXvO6QPFaLk

c. Untuk penggunaan audio dari internet, sertakan tanggal diaksesnya audio, URL audio dan durasi panjangnya audio.

Contoh:

  • “Allegro Molto Appassionato,” Violin Concerto in E minor, Op. 64. Dimainkan oleh Franziska Früh (violin) with the Fulda Symphony Orchestra, Grosser Saal der Orangerie Fulda, March 18, 2001, 13 min., 27 sec. https:// commons .wikimedia.org /wiki/File: Felix_Mendelssohn__Violinkonzert_e-moll _1._Allegro_molto_appassionato.ogg.

Macam Style Penulisan Daftar Pustaka

1. Daftar Pustaka dengan ASA Style (American Social Association Edisi Ke-6)

Menulis daftar pustaka dengan gaya ASA (American Social Association) bisa dibilang salah satu  gaya penulisan daftar pustaka yang sering digunakan di Indonesia. Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin menggunakannya bisa menyimak contoh di bawah ini.

Data Buku yang dikutip:

Nama Penulis : Francine Jay
Judul               : Seni Hidup Minimalis
Tahun Terbit  : 2018
Penerbit          : Gramedia
Kota                 : Jakarta

Kutipan Kalimat:

“Kebahagiaan bukan hanya sekedar berasal dari materi, tetapi dari kesederhanaan dan kebersyukuran kita, seperti yang dikemukakan oleh Jay (2018) menumbuhkan sikap penuh rasa syukur sangat berguna dalam cara hidup minimalis”

Cara Penulisan Daftar Pustaka ASA Style:

Jay, Francine. 2018. Seni Hidup Minimalis. Jakarta: Gramedia.

 

2. Daftar Pustaka dengan APA style (American Psychological Association Edisi Ke-7)

APA (American Psychological Association) adalah salah satu gaya penulisan daftar pustaka yang berasal dari organisasi APA. Pada umumnya, penulisan daftar pustaka dengan gaya APA ini seringnya digunakan pada bidang sosial dan psikologi.

Daftar pustaka APA style bisa ditulis menggunakan Ms Word, simak langkah-langkahnya sebagai berikut.

1. Bukalah Ms word terlebih dahulu

2. Kemudian pilih dan klik “References”, pilih “APA” pada bagian “style”.

3. Setelah memilih APA style, kemudian klik manage source dan klik “new”

4. Kamu tinggal tentukan sumber daftar pustaka dari buku, jurnal artikel, website

Data Buku yang dikutip:

Nama Penulis : Yuval Noah Harari
Judul               : 21 Lessons for the 21st Century
Tahun Terbit  : 2018
Penerbit          : Random House
Kota               : New York

Kutipan Kalimat:

“Di era saat ini banyak perubahan yang tidak terduga sebelumnya serta banyak pekerjaan-pekerjaan yang tergantikan dengan sendirinya, hal ini sudah dipercayai oleh Harari (2018) bahwa akan ada pekerjaan baru yang dikolaborasikan dengan AI (Artificial Intelligence).”

Cara Penulisan Daftar Pustaka APA Style:

Harari, Y. N. (2018). 21 Lessons for the 21st Century. Random House.

 

3. Daftar Pustaka dengan style Chicago

Data Buku yang dikutip:

Nama Penulis : Thomas Hidaya Tjaya
Judul               : Kierkegaard dan pergulatan menjadi diri sendiri
Tahun Terbit    : 2004
Penerbit          : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Kota                : Jakarta

Kutipan Kalimat:

“Oleh karena itu untuk menghadapi dunia yang penuh perubahan diperlukan jati diri yang otentik, seperti yang dikemukakan oleh (Tjaya 2004) bahwa sebagai manusia harus menemukan otentisitas diri.”

Cara Penulisan Daftar Pustaka Style Chicago:

  • Tjaya, Thomas Hidya. 2004. Kierkegaard Dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri. Jakarta: KPG.

Merasa Kesulitan Menyusun Skirpsi?

Mungkin untuk para mahasiswa masih merasa hal tersebut masih sangat sulit secara teknis, sehingga banyak mahasiswa dalam menuliskan skripsi, disertasi ataupun karya ilmiah. Sehingga dengan dirancangnya buku ini berguna untuk memudahkan para mahasiswa untuk menulis skripsi, disertasi ataupun karya ilmiah.

Buku di bawah ini berisi tentang ulasan sistematika penulisan skripsi, disertasi ataupun karya ilmiah lainnya, teknik penulisan ilmiah, format format dalam penulisan hingga konten dari setiap unsur dalam tulisan ilmiah. Jika Grameds tertarik dengan buku Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi karya Otong Setiawan DJ, maka ada bisa meraihnya dengan klik “Beli Buku” di bawah ini.

Cara Membuat Daftar Pustaka Secara Otomatis

a. Menggunakan Microsoft Word

cara membuat daftar isi otomatis

 

Membuat daftar pustaka secara otomatis menggunakan aplikasi bawaan Microsoft Word ternyata juga bisa, tanpa harus menginstal aplikasi-aplikasi di perangkat komputer kamu. Caranya cukup mudah

1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah Buka Microsoft Word klik References lalu arahkan kursor ke Insert Citation.

2. klik Add New Source.

3. Tuliskan data-data yang berkaitan dengan sumber seperti Tipe sumber (buku, artikel, atau berita), Penulis, Judul, Tahun, Tempat, Penerbit, dan Bahasa, setelah semua terisi lalu Klik Ok.Pada bagian ini kamu harus insert source secara manual, karena di Microsoft Word tidak menggunakan Metadata seperti aplikasi citation yang lainnya.

4. Insert semua sumber yang akan dikutip dalam penulisan, setelah itu lakukan Manage Source dan pilih buku/artikel/berita mana saja yang nantinya akan dikutip.

5. Setelah Manage Source dilakukan, kamu bisa menulis dan mengutip sumbernya dengan cara Klik Insert Citation lalu akan arahkan pada Sumber buku/artikel/berita yang telah di manage sebelumnya.

6. Setelah pengutipan selesai dilakukan, saatnya kamu insert Daftar Pustaka secara otomatis. Lakukan di toolbar yang sama lalu klik Style untuk memastikan akan menggunakan style pengutipan yang mana,

7. Lalu klik Bibliography, dan pembuatan daftar pustaka menggunakan Microsoft Word sudah selesai.

b. Menggunakan Aplikasi Mendeley

mendeley daftar isi otomatis
Sumber: mendeley.com

Mendeley merupakan aplikasi untuk membuat citation, daftar pustaka dan bibliografi secara otomatis. Biasanya aplikasi ini sangat membantu bagi kamu yang sedang menulis karya ilmiah, skripsi, tesis atau buku, karena tidak perlu repot-repot menulis daftar pustaka secara manual.

Sumber: mendeley.com

1. Untuk menggunakan aplikasi ini terlebih dahulu unduh di mendeley.com setelah itu lakukan instalasi di perangkat komputer atau laptop. Jangan lupa instal plug-in untuk Microsoft Word dan peramban internet kamu agar dapat melakukan sitasi (rujukan) secara otomatis.

2. Jika instalasi plugin tersebut berhasil, akan ada fitur Mendeley di Microsoft Word kamu tepatnya di Menu References. Langkah selanjutnya lakukan pendaftaran akun agar dapat tersinkronisasi saat dibuka dalam mode online.

3. Setelah instalasi dan pendaftaran akun selesai dilakukan, saatnya kamu menggunakan fitur-fitur Mendeley.

4. Sebelum membuat daftar pustaka terlebih dahulu pastikan mendownload buku dan artikel baik dari library online, google scholar, maupun portal berita, agar dokumen dan meta datanya bisa di masukkan ke aplikasi mendeley.

5. Untuk memasukan metadata dan file ke mendeley, kamu cukup klik ke Add File Pilih File yang akan dikutip lalu tunggu sampai mendeley membaca metadatanya, setelah itu buku atau artikel anda akan muncul di My Library Mendeley dan sudah siap untuk dikutip.

6. Langkah selanjutnya adalah proses mengutip, buka tulisan kamu di Microsoft Word dan pastikan sumber sudah ada di My Library Mendeley. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan pilih References lalu pilih toolbar Insert Citation setelah itu akan muncul kotak dialog Mendeley lalu pilih Artikel yang akan dikutip pada My Library dan klik Ok.

7. Setelah pengutipan selesai dilakukan saatnya kamu membuat daftar pustaka, nah kali ini kamu tidak akan kesulitan karena dengan Mendeley pengerjaan daftar pustaka dilakukan secara otomatis. Langkah pertama adalah, pastikan cursor kamu berada di bagian akhir penulisan atau di BAB Daftar Pustaka.

8. Setelah itu klik References pada toolbar Mendeley lalu klik Insert Bibliography, selamat daftar pustaka otomatis anda telah muncul.

Dalam penulisan daftar pustaka menggunakan Mendeley kamu juga bisa mengganti Style apa saja yang akan digunakan, tinggal arahkan cursor anda di References dan pilih Style, setiap kamu mengubah style maka dengan sendirinya kutipan dan daftar pustaka akan berubah. Mudah bukan.

c. Menggunakan Aplikasi Zotero

membuat daftar isi otomatis
Sumber: zotero.org

Menggunakan zotero sebagai aplikasi tambahan dalam pengutipan dan pembuatan daftar pustaka sama seperti halnya dengan Mendeley, lakukan instalasi lalu pendaftara, dan instal plugin di office agar terhubung antara Zotero dan Microsoft Word.

Penggunaan aplikasi Zotero tidak hanya untuk mensitasi dokumen tapi bisa juga untuk film, video, musik, dan berita.

Basis penggunaan Zotero sama seperti halnya Mendeley yaitu dengan menggunakan Metadata, kamu akan dimudahkan jika saat mendownload sumber sudah tersedia meta data yang akurat. Jika belum akurat bisa diperbaiki secara manual, agar daftar pustaka kamu juga sesuai.

1. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mengutip dan membuat daftar pustaka harus memasukan sumber buku/artikel/berita ke aplikasi Zotero dengan Add Item lalu arahkan pada file sumber yang telah di download sebelumnya.

2. Lakukan pengutipan dengan pilih Zotero dan klik Add Citation dan arahkan ke sumber yang dituju.

3. Selesai mengutip saatnya membuat daftar pustaka dengan cara klik Add/Edit Bibliography. Pastikan kursor berada di posisi terakhir atau di bagian BAB Daftar Pustaka.

Dalam proses penyusunan skripsi, disertasi ataupun karya ilmiah lainnya tinjauan pustaka merupakan hal yang sangat penting. Tanpa adanya sebuah tinjauan pustaka, kita tidak bisa memahami apa yang telah dilakukan dalam suatu topik, bagaimana hal itu telah diteliti, serta apa masalah utamanya. Tanpa adanya sebuah tinjauan pustaka pula, kita tidak akan memperoleh pemahaman kesimpulan yang cukup tentang topik penelitian yang akan kita teliti atau tentang bidang keahlian kita.

MA MIFTAHUL ANWAR UKIR PRESTASI DI TENGAH PANDEMI

Madrasah Aliyah Miftahul Anwar merupakan sekolah swasta yang berada di kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut Jawa Barat. Sekolah ini mengedepankan kemampuan tahfidz Quran siswa siswinya. Namun, hal ini bukan berarti sekolah ini tidak melirik perkembangan ilmu pengetahuan yang lainnya. 

Hal ini terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih siswa siswinya di tengah pandemi yang melanda negeri ini. Banyak mimpi yang ingin digapai kepala sekolah MA Miftahul Anwar,  Bapak H. Tantan Khoerul Anwar, S.Pd.I. Walau banyak permasalahan mendera sekolah-sekolah swasta saat ini, diantaranya dana bos dan sertifikasi yang tak kunjung cair, pembelajaran yang tidak optimal dan media pembelajaran yang terbatas, akan tetapi beliau terus berusaha semaksimal mungkin membahagiakan semua warga MA Miftahul Anwar. Luar Biasa. 

Semoga ini bisa menjadi perhatian bagi para pemangku kekuasaan di atas sana, jika sekolah swasta yang berada di perkampunganpun bisa unjuk gigi hanya dengan modal semangat dan percaya diri.

MA Miftahul Anwar sebagian besar siswanya dari golongan ekonomi lemah, sehingga terkadang hanya untuk membayar uang bulanan yang besarnya Rp 25.000,- saja mereka tidak mampu. Sementara banyak mimpi yang ingin dicapai kepala sekolah MA Miftahul Anwar. Diantaranya keinginan untuk melihat peserta didiknya berseragam rapi dan keren, pembelajaran dengan media penunjang digital yang mumpuni dan fasilitas sekolah yang lengkap. Semoga ke depannya ada donatur yang mau melirik prestasi anak bangsa ini. Jangan sampai impian para pejuang ilmu pengetahuan ini tergadaikan, kandas di tengah jalan hanya karena biaya yang tak kesampaian.

Di tengah pandemi covid-19 ini, MA Miftahul Anwar melaksanakan pembelajaran luring secara bergantian, selain itu banyak kegiatan yang terus dilaksanakan, diantaranya kegiatan P3M yang dilaksanakan kelas 11, Kegiatan ujian Karya Tulis Ilmiah, Ujian Praktik, Ujian Hapalan Al-Quran dan kini persiapan menghadapi ujian madrasah yang insyaallah akan dilaksanakan minggu depan. Sementara itu kelas 10 kegiatannya pembelajaran seperti biasa dan di pagi hari selama satu jam kegiatannya hafalan Al-Quran.

Inilah Photo-photo kegiatan dan prestasi yang diraih MA Miftahul Anwar di tahun pembelajaran 2021-2022.







Ini adalah peserta lomba Sains tingkat kabupaten dan Provinsi Jawa Barat,  Olimpiade Fisika,  Kimia dan Biologi  Supernova IPI Garut











Dan inilah bukti keberhasilan siswa siswi MA Miftahul Anwar dalam mengikuti kompetisi tingkat Jawa Barat

Semoga keberhasilan ini tidak membuat MA Miftahul Anwar menjadi jumawa, akan tetapi menjadi titik tombak kemajuan MA Miftahul Anwar dalam mewujudkan mimpi yang terpendam dan ingin digapai hingga titik puncak keberhasilan. Karena mempertahankan itu lebih sulit daripada menggapai dari awal, tanamkan kepercayaan pada dunia bahwa MA Miftahul Anwar yang berlokasi di bawah kaki gunung Cikuraipun mampu berkompetisi dan unjuk gigi di kancah olimpiade nasonal.

Senin, 14 Maret 2022

Pantun

 Pantun berasal dari bahasa Minangkabau Patutun, yang berarti petuntun. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Pantun bukan sekadar kata-kata yang mempunyai rima dan irama saja, namun merupakan rangkaian kata yang indah dalam menggambarkan cinta, kasih sayang, dan rindu dendam penuturnya. Jadi, pantun adalah karya sastra yang kreatif dan padat kandungan makna.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pantun terdiri dari sampiran dan isi. Sampiran adalah dua bait pertama pantun, yang biasanya terkait dengan alam, mencirikan budaya agraris masyarakat, dan tidak ada hubungan dengan bagian kedua yang meyampaikan masud pantun. Sementara itu, dua baris terakhir pantun adalah isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

Dulunya pantun dikenal sebagai karya lisan saja, namun sekarang sudah banyak pantun yang juga ditulis. Untuk lebih memahami tentang pantun, kamu tentunya perlu mengenali ciri-ciri dan jenis-jenis pantun yang banyak. Melihat contohnya sekalian juga bisa membuatmu lebih mengerti tentang salah satu jenis puisi lama ini.


Ciri-Ciri Pantun

Sebelum mengetahui jenis-jenis pantun, kamu perlu mengenali ciri-cirinya terlebih dahulu. Pantun memiliki aturan terikat dalam penciptaanya karena termasuk dalam puisi lama. Sebuah pantun dapat dikenal dari ciri-ciri pantun itu sendiri. Ciri-ciri pantun tersebut antara lain:

1. Terdiri dari empat baris, setiap baris terdiri dari minimal 8 kata dan maksimal 12 kata.

2. Ciri-ciri pantun yang mudah dikenali adalah bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a

3. Terdiri atas dua bagian yaitu sampiran dan isi. Dua baris pertama disebut dengan sampiran, sampiran kerap kali berkaitan dengan alam dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima sajak. Sementara isi berada pada baris ketiga dan keempat yang berisi pesan atau makna utama dari sebuah pantun.

4. Pada pantun tidak terdapat nama penulis, berbeda dengan puisi atau karya sastra lainnya. Hal ini karena dahulu penyebaran pantun dilakukan secara lisan.


Unsur-Unsur Pantun

Dalam sebuah pantun memiliki 2 unsur pembentuk yang perlu kamu pahami, yaitu:

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur yang berasal dari struktur pantun itu sendiri. Unsur intrinsik dalam pantun terdiri dari tokoh, tema, amanat, setting atau latar tempat dan waktu, plot atau alur, dan lain sebagainya. Unsur intrinsik yang dapat menjadi ciri khas dari suatu pantun adalah rima. Rima dalam pantun memiliki akhiran yang sama sehingga dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi para pendengarnya.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar struktur pantun. Unsur ekstrinsik ini dapat dikatakan sebagai latar belakang atau keadaan tertentu yang mendasari pembuatan pantun. Unsur ekstrinsik merupakan unsur yang sangat penting untuk menentukan isi pantun. Unsur ini diperlukan untuk mendukung berbagai unsur intrinsik yang merupakan struktur pantun itu sendiri. Unsur ekstrinsik dalam suatu pantun dapat berupa adat, norma dan nilai yang berlaku di masyarakat, serta biografi atau latar belakang pembuat pantun. Unsur ekstrinsik dapat digunakan untuk mengarahkan gaya bahasa dan makna yang terdapat di dalam isi pantun.


Jenis-Jenis Pantun dan Contohnya

Berdasarkan isinya, pantun terdiri dari berbagai jenis. Berikut jenis-jenis pantun yang kerap ditemui dan contohnya:

1. Pantun Nasihat

Jenis-jenis pantun yang pertama adalah pantun nasihat. Pantun nasihat memiliki isi yang bertujuan menyampaikan pesan moral dan didikan. Pantun nasihat biasanya memiliki pesan-pesan bijak yang mengajak untuk berbuat baik.

Contoh:

Jalan-jalan ke Kota Blitar

jangan lupa beli sukun

Jika kamu ingin pintar

belajarlah dengan tekun

 

2. Pantun Jenaka

Pantun jenaka merupakan jenis-jenis pantun yang dibuat untuk tujuan hiburan. terkadang pantun jenaka dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan dengan pantun jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang.

Contoh:

Duduk manis di bibir pantai

Lihat gadis, aduhai tiada dua

Masa muda kebanyakan santai

Sudah renta sulit tertawa

 

3. Pantun Teka Teki

Ciri-ciri pantun teka-teki adalah kalimat pertanyaan pada baris akhir pantun. Pantun ini berisi teka-teki untuk para pendengarnya.

Contoh:

Kalau tuan muda teruna

Pakai seluar dengan gayanya

Kalau tuan bijak laksana

Biji di luar apa buahnya

 

4. Pantun Cinta

Pantun cinta merupakan jenis-jenis pantun yang isi pesannya berhubungan dengan cinta, romantisme atau asmara antara dua insan. Hingga saat ini masih banyak orang yang menggunakan pantun cinta untuk mengungkapkan cintanya.

Contoh:

Walaupun hanya sebatang tebu

Tetapi bisa diramu

Walaupun jarang ketemu

Cintaku hanya untukmu

 

5. Pantun Agama

Tujuan dari pantun agama sama dengan pantun nasihat, yaitu memberikan pesan moral dan didikan. Pantun agama membahas mengenai manusia dengan pencipta-Nya. Berbeda dari pantun nasehat, pantun agama lebih spesifik isinya karena diselipkan nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.

Contoh:

Banyak bulan perkara bulan

Tidak semulia bulan puasa

Banyak tuhan perkara tuhan

Tidak semulia Tuhan Yang Esa

 

6. Pantun Peribahasa

Seperti namanya, pantun peribahasa merupakan jenis-jenis pantun yang di dalamnya terdapat kalimat peribahasa yang pada umumnya memiliki susunan tetap.

Contoh:

Berakit-rakit kita ke hulu

Berenang kita ke tepian

Bersakit-sakit kita dahulu

Bersenang-senang kemudian

 

7. Pantun Kiasan

Pantun kiasan berisi pantun dengan kalimat kiasan. Artinya, pesan yang ada pada pantun ini disampaikan secara tersirat.

Contoh:

Berburu ke padang datar

Dapatkan rusa belang kaki

Berguru kepalang ajar

Bagaikan bunga kembang tak jadi

Minggu, 13 Maret 2022

RUMAHKU SURGAKU

 RUMAHKU SURGAKU



"gebruk,gebruk, krek, krek,krek, "Suara pintu terus berbunyi, jika tak terbiasa pasti akan merasa takut. Itu pasti kerjaan si belang kalau kedinginan di luar. Dia ingin masuk. Dia pinter membuka pintu kalau gak dikunci. Dia juga kucing yang kayak mengerti obrolan kami. Kalau kami sedang ngobrol-ngobrol, dia duduk dikesed sambil merhatiin obrolan kami. 

"Guuuk...guuuuk......guuuuuk....., , "suara burung merpati bersahutan.

"Kongkorongoooook, "suara ayampun ikut bernyanyi, membangunkanku dan keluargaku di pagi hari. Kulihat jam di dinding masih menunjukkan pukul 03.30 WIB. 

Yaaaah,...inilah rumahku, sudah seperti kebun binatang saja. Padahal itu burung merpati punya tetangga, begitupun kucing, adalah kucing liar yang berkuasa di rumahku, sehingga saat ada kucing lain masuk ke rumah, pasti dia akan melawan dan ngajak berantem. Entah kenapa rumahku ini disenangi oleh binatang-binatang. Dan merekapun sepertinya mengerti jika kami menyuruhnya pergi atau kami akan memberi makanan pada mereka.

Si belang, adalah  kucing yang terluka dibagian perutnya gara-gara diguyur oleh air panas entah air aki mobil,  hingga membuat buku-bulunya rontok dan kulitnya memerah. Saat itu kami obati hingga sembuh dan tumbuh bulu kembali. Sejak saat itu si belang menjadi penunggu rumah kami dan diberi nama Beti. 



Suatu pagi saat aku keluar rumah, di garasi mobil ada Beti sedang menarik-narik seekor ular kecil. Entah darimana ular itu, yang jelas sedang dimakan oleh Beti. Apa mungkin ular itu adalah ular yang hendak masuk ke rumah kami dan oleh Beti di serang, hingga ular itu tewas atau mungkin Beti mendapatkannya dari tempat lain. Namun aku bersyukur ular itu tidak sampai masuk rumahku.

Ternyata kenyamanan yang dirasakan oleh binatang-binatang itu sama halnya dengan penghuninya, yaitu aku, suami dan ketiga anakku. Walau rumah ini tidak mewah dan besar, akan tetapi di rumah ini ada cinta yang selalu kami tebar. Cinta dalam kebersamaan, dan cinta dalam keyakinan terhadap Allah swt. Kami saling mengingatkan dalam segala hal, baik itu saat melaksanakan sholat, belajar, makan dan kegiatan lainnya.

Andai harus memilih, dimanakah tempat yang paling nyaman kamu singgahi? jawabanku adalah rumah kami. Karena di rumah ada orang-orang yang aku cintai, ada buku-buku yang aku senangi untuk dibaca. Ada laptop untuk kujadikan curahan hati dan menyiapkan media pembelajaran,  ada dapur tempatku menyalurkan hobby, ada ruang keluarga tempatku dengan suami serta anak-anakku berleha-leha sambil melihat tv dan makan-makan serta  ada ranjang tempatku merebahkan badanku dari rasa lelah yang kurasakan. eeehm,....malah pikiranku kemana-mana.

"Masih ngantuk,  "kataku sambil menarik selimut. Dingin sekali. Akan tetapi baru saja aku mau menarik selimut, suara adzan di mesjid berkumandang.

"Allahuakbar, Allahuakbar........, "suara muadzin berkumandang. Kalau suara ini aku sudah tidak bisa berkutik lagi, harus bangun.

Kubatalkan menarik selimutku, dan bergegas mengambil handuk hendak mandi dan sholat subuh. Namun sebelumnya aku bangunkan suami dan anak-anakku agar mempersiapkan diri melaksanakan sholat subuh berjamaah.

"Mas, ayo bangun, mandi dulu, dah adzan, "bisikku sambil membelai kepala suamiku.

"ehm,...duluan aja, "jawabnya sambil menggeliat.

"abang, kakak, ade, ayo bangun, udah subuh nih, "teriakku sambil berjalan ke kamar mandi.

Tidak lama kemudian terdengar suara pintu kamar berderik tanda anak-anak sudah bangun. Butuh 15 menit menyiapkan diri kami semua untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di ruang keluarga.

Saat-saat seperti ini adalah waktu yang sangat membahagiakan kami, karena kami bisa bersama menghadap illahi, dan saling bertukar pendapat tentang semua hal yang sedang marak terjadi saat ini.

Setelah sholat subuh biasanya aku langsung ke dapur dan masak nasi goreng. Kami sarapan bersama, seru banget. Setelah makan masing-masing sibuk sendiri dengan gawainya, sementara aku langsung membereskan bekas makan dan langsung ke depan, membersihkan rumah dan tanaman yang kurang enak di pandang.

Di taman itu ada pohon rambutan, jambu, mangga, buah naga dan bunga-bunga. Diantara semua tanaman itu, buah naga memiliki misteri tersendiri yang takakan mungkin terlupakan. Buah itu pemberian muridku yang kini telah bahagia di sisi Illahi Robby.

Banyak sudah teman-teman yang berkunjung ke sini kuberikan pohon buah naga dengan harapan ada doa disetiap pohonnya untuk almarhumah muridku yang dulu memberinya. Salah satunya adalah Om Jay, Bapak Blogger yang telah berkenan berkunjung ke istana cinta kami. 

Terimakasih Om Jay, senang sekali rasanya bisa menjadi bagian dari keluarga blogger yang Om Jay kelola. Walaupun saat ke rumah aku tak bisa menjamunya dengan baik, malah aku yang dikirimi sayuran sama  Om Jay. Katanya Om Jay  habis panen di kebunnya sendiri. segar-segar pastinya.



Rumahku adalah surgaku, tempat dimana kami merasakan banyak kebahagiaan dan kenyamanan di rumah ini. Tempat dimana aku dan keluargaku menerima siapa saja yang berkunjung ke rumah kami, termasuk para pendaki teman kakak. Sampai-sampai rumah yang sederhana ini disebut sebagai rumah singgah para pendaki. Karena  kakak masuk grup pendaki indonesia, begitupun abang sehingga teman-temannya ada di seluruh Indonesia. Dan aku sering disebut sebagai mamah gunung karena selalu senang saat teman anak-anakku singgah ke rumah sebelum mendaki gunung. Kadang sekali mendaki ada sampai 20 orang tapi kadang hanya 3 orang saja, mereka tidur di ruang tengah, depan dan di atas, hanya beralas karpet dan bantal yang saling berebutan. Tapi kalau bertiga, bisa 1 kamar barengan, tidurnya lebih nyaman.

Memang capek sebenarnya saat mereka singgah. Namun ada kebahagiaan saat bisa menjamu mereka walaupun hanya seadanya saja. Kebayangkan, saat mereka datang, aku harus sudah menyiapkan sekitar 25 porsi makan karena takut ada yang mau nambah ha...ha...ha..., belum saat besoknya mereka hendak mendaki, aku  siapkan untuk makan pagi dan aku bungkuskan untuk diperjalanan nanti jadi aku membuat nasi sekitar  50 porsi. Untungnya suamiku tidak pernah keberatan, dan saja rejeki untuk menjamu tamu walaupun banyakan. Mungkin ini adalah pembalasanku dulu, yang sering merepotkan ibuku saat teman-teman main ke rumah masak-masak, nyate kelinci, pokoknya saat jaman aku muda, yah seperti ini. Makanya aku senang saja.

Rumah ini adalah rumah hasil kerja keras kami berdua, pilihan kami berdua sehingga terasa nyamannya. Banyak kisah bahagia,  pahit pedihnya  saat kami ingin memiliki rumah ini.  Di rumah inipun banyak rejeki telah kami dapatkan. Sejak kami di rumah ini, suamiku begitu cepat kariernya dan anak-anakku bisa lulus masuk sekolah dan perguruan tinggi sesuai yang mereka inginkan. Akupun memiliki bisnis yang lumayan maju, walaupun hanya jualan lewat online dan dari mulut kemulut melalui teman saja. karena aku tak punya toko yang tetap. Jadi selain mengajar, saat di rumah aku buka toko kelontongan dan pakaian. Ini merupakan suatu tantangan yang luar biasa, walaupun melelahkan akan tetapi menyenangkan dan membuat aku merasa hidupku tidak sia-sia karena bisa membantu orang dan keluargaku.

Banyak kenangan di rumah ini, suka duka kami rasakan bersama. Karena perjalanan tak semulus jalan tol. Kami tinggal di rumah ini sudah 10 tahun lamanya. Sebelumnya kami tinggal di asrama tentara yang letaknya 45km dari kota. Saat itu aku ingin anakku sekolah di daerah kota agar  tidak kuper dan bisa berkembang, karena saat SD anakku sangat pemalu dan enggan bergaul. Dan alhamdulillah dia bisa masuk sekolah SMP di kota jurusan pendidikan jasmani, sehingga setiap hari dia harus berlatih olahraga. karena kelas itu menjadi andalan sekolah untuk mengikuti kompetisi-kompetisi antar sekolah nantinya.

Sebenarnya sebelum memiliki rumah ini kami sempat membeli rumah di kampung dekat orangtua. Namun itu pilihan orangtua, bukan kami.  Walaupun kami yang membayarnya. Tapi rasanya kurang nyaman. Tapi saat aku dan suami mencari sendiri rumah yang sesuai dengan hati kami, ternyata rasanya lebih memuaskan, walaupun tidak sebesar rumah kami yang  di kampung.

Membeli rumah kata orangtua sama dengan mencari jodoh, tak selamanya bisa sesuai karena selain melihat kemampuan kita membeli juga melihat sejauh mana rumah itu terasa menyejukkan hati. Begitupun hubungan sepasang kekasih, saat hendak berjanji menyatukan dua hati, membutuhkan pertimbangan dan komitmen untuk seiya sekata dalam suka dan duka mengarungi bahtera kehidupan.

Sebentar lagi usia perkawinan kami menginjak ke-24 tahun, tepatnya 3 april, saat ulangtahun persit kartika chandra kirana atau perkumpulan istri-istri tentara. Tak terasa, selama waktu itu kami bisa melewatinya dengan banyak drama kehidupan yang membuat kami semakin dalam mencintai dan semakin erat saling membantu menghadapi semua kenyataan hidup ini. Amin yra. 

Dan ternyata Om Jaypun ulangtahun pernikahan yang ke-24 sama denganku hanya waktunya sedikit berbeda, Om Jay tanggal 8 Maret dan saya 3 April. Semoga Om Jay sekeluarga sehat dan Samawa till Jannah bersama pujaan hati yang selalu setia. Aamin yra.

Ternyata saat menjalani sebuah bahtera rumah tangga, bukan rumah mewah yang jadi takaran kebahagiaan dan bukan pula pasangan yang cantik atau ganteng yang menjadi suatu kepuasan, akan tetapi saling mengerti dan saling setia menjadi kunci kebahagiaan bersama.

Dulu, sempat terpikir ingin memiliki seorang pasangan yang romantis dan penuh dengan kejutan yang membahagiakan, akan tetapi kini aku mengerti jika semua itu hanya ada di sinetron saja. Karena dalam kenyataannya, keromantisan itu tidak perlu menunggu moment tertentu, karena setiap detik bersama pasangan kita adalah keromantisan yang tiada akhir dan semua kebersamaan kita adalah kejutan luar biasa yang menjadikan hati selalu berbunga-bunga. Takperlu lagi mobil mewah atau rumah yang megah karena saat bisa menjalankan sholat berjamaah, makan bersama dan bercanda bersama sudah menjadi  surga tersendiri bagi kita. 

Pernahkah kalian rasakan saat rindu begitu menderu, padahal baru saja berpisah dengan orang-orang yang kita cintai karena harus bekerja dan pergi demi tugas kantor dan kampus? Seperti itulah yang kita rasakan jika berpisah dengan orang-orang yang kita cintai, seakan-akan gawai ini terus aku pijit sekedar untuk menanyakan sudah makan atau belum, sedang apa, dimana? dan masih banyak lagi. 

Perpisahan sementara itu kadang menumbuhkan rasa rindu yang luar biasa,  baik kepada pasangan kita atau anak-anak kita. Namun ingat, semua itu hanya titipan  sang kuasa oleh karena itu serahkanlah mereka kepada  sang penguasa agar menjaga orang-orang yang kita cintai.

Sejatinya semua orang berumah tangga, yang diharapkan adalah bisa membentuk keluarga sakinah, mawadah dan warohmah. Namun,  dalam mewujudkannya butuh banyak pengorbanan, diantaranya tinggalkan keegoisan, tinggalkan keras kepala dan tinggalkan rasa memiliki yang berlebihan. Karena untuk menuju Sakinah mawadah warohmah itu membutuhkan kesadaran dan kewarasan dalam berpikir, walaupun  tujuannya sama, akan tetapi mungkin saja cara menggapainya  berbeda.

Ingatlah, menurut agamapun sebenarnya musuh terbesar kita adalah orang-orang yang sangat kita cintai di sekitar kita. Mengapa demikian? karena kadang demi orang-orang yang kita cintai, kita abaikan perintah Allah swt, karena orang-orang yang kita cintai, ada rindu dan cemburu yang membuat kita emosi dan karena orang-orang yang kita cintai ada kebencian yang luar biasa saat mereka yang kita cintai tak sejalan dengan harapan kita. 

Inilah hidup yang harus kita sadari, karena semua orang memiliki otak untuk berpikir dan berkeinginan, maka setiap orang memiliki keinginan yang berbeda-beda dan tidak bisa kita batasi hanya karena cinta. Namun jangan khawatir, Allah maha segalanya, titipkanlah orang-orang yang kita cintai pada kuasaNya, Karena kita takakan sanggup untuk menjaganya yang terpenting kita bisa bersama, berbahagia baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amin yra.




fiorentia viviane lesmana